Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Kesehatan
Studi: Covid-19 Bisa Bertahan Hidup di Permukaan Ponsel dan Kaca Sampai 28 Hari
Senin, 12 Oktober 2020 - 10:56:00 WIB
Ikustrasi (ist)

SULUHRIAU - Hasil studi Badan Sains Nasional Australia mengungkap handphone (HP) dan bahan kaca bisa menjadi media penyebar Covid-19. Sebab, virus dapat bertahan lebih dari 20 hari di permukaan benda tersebut.

Para peniliti di Pusat Kesiapsiagaan Penyakit CSIRO menguji seberapa lama Covid-19 dalam bertahan dalam kondisi gelap dan tiga tingkatan suhu.

Hasilnya menunjukkan tingkat ketahanan hidup virus itu menurun saat kondisi permukaan suhunya jadi lebih panas.

Ilmuwan menemukan bahwa pada suhu 20 derajat celcius (68 derajat Fahrenheit), Covid-19 memiliki daya tahan sangat kuat hingga 28 hari di permukaan halus seperti layar ponsel, kaca, besi, plastik dan struk bank.

Pada suhu 30 derajat Celcius (86 derajat Fahrenheit) tingkat kelangsungan hidup virus turun menjadi tujuh hari dan turun menjadi hanya 24 jam pada suhu 40 derajat Celcius (104 derajat Fahrenheit).

Virus bertahan untuk waktu yang lebih singkat hingga 14 hari di permukaan berpori seperti kapas pada suhu terendah dan kurang dari 16 jam pada suhu tertinggi.

Ini secara signifikan lebih lama daripada penelitian sebelumnya yang menemukan virus itu dapat bertahan hingga empat hari pada permukaan yang tidak berpori, menurut makalah yang diterbitkan dalam Virology Journal.

Trevor Drew, Direktur Pusat Kesiapsiagaan Penyakit Australia, mengatakan penelitian tersebut melibatkan pengeringan sampel virus pada bahan berbeda sebelum mengujinya, menggunakan metode "sangat sensitif" yang menemukan jejak virus hidup mengikuti kultur sel.

"Ini bukan berarti mengatakan bahwa jumlah virus itu akan mampu menginfeksi seseorang," kata Trevor dikutip dari AFP, Senin (12/10/2020).

"Jika seseorang ceroboh dengan bahan-bahan ini, menyentuhnya kemudian menjilat tangan Anda atau menyentuh mata, atau hidung maka mungkin Anda akan terinfeksi sampai dua minggu setelah mereka terkontaminasi," lanjutnya.

Menurut CSIRO, Covid-19 menyebar melalui udara tetapi diperlukan edukasi lebih lanjut mengenai potensi penularan virus melalui permukaan.

"Tingkat kontak permukaan dan jumlah virus yang dibutuhkan untuk infeksi belum ditentukan, menetapkan berapa lama virus ini tetap bertahan di permukaan sangat penting untuk mengembangkan strategi mitigasi risiko di daerah kontak yang tinggi," kata Debbie Eagles dari CSIRO.

Masyarakat pengguna handphone diminta rajin membersihkan permukaan telepon genggamnya dengan cairan disinfektan secara rutin, serta rajin mencuci tangan setelah menyentuh barang-barang sebelum memegang makanan atau bagian wajah.

Sumber: Inew.id
Editor: Jandr
i




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat