Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Peristiwa
Forum Komunikasi RT/RW se Kabupaten Curhat Soal Beban Kerja dan Honor ke Pemkab Meranti
Senin, 05 Oktober 2020 - 14:48:55 WIB

SULUHRIAU, Meranti- Sejumlah perwakilan Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT/RW) pertemuan dan silahturahmi dengan Pemkab Meranti, di ruang rapat Melati, Kantor Bupati, Senin (5/10/2020).

Dalam pertemuan itu perwakilan RT/RW Se-Kabupaten Meranti dengan total anggota mendekati 2000-an, curhat kepada Pemda tentang beban berat kerja yang dihadapi di lapangan dan gaji honor yang mereka terima.

Kedatangan perwakilan Forum RT/RW Se-Kabupaten Meranti bersama Jefrizal Centai, diterima langsung oleh Asisten III Sekdakab. Meranti H. Rosdaner, didampingi Kabag Hukum Sekdakab. Meranti Sudandri SH, Kabag Humas dan Protokol Rudi MH, Kabag Tata Pemerintahan Jhon Hendri M.Si, dan Camat Tebing Tinggi Rayan Pribadi SH.

Seperti disampaikan Jefrizal, kedatangan dirinya dan perwakilan Forum RT/RW Se-Kabupaten Meranti dengan tujuan silahturahmi sekaligus curhat dengan Pemkab. Meranti terkait tugas-tugas RT/RW yang merupakan unsur Pemerintahan terkecil dan garda terdepan yang berhadapan langsung dengan masyarakat dilapangan.

Sebagai unsur pemerintahan terkecil, RT/RW memiliki tugas yang cukup berat dan komplek seperti layaknya Kades dan Camat hanya saja secara administrasi lingkupnya lebih kecil. Masalah yang paling sering dihadapi adalah masalah sosial yang terjadi ditengah masyarakat salah satunya adalah pendataan dan penyaluran bantuan kepada warga kurang mampu yang dalam kondisi Pandemi Covid-19 ini sedang mendapat perhatian baik dari Pemerintah Pusat hingga Daerah.

Untuk masalah pendataan dan penyaluran bantuan ditengah masyarakat seperti diakui RT/RW tak jarang mendapat protes dari masyarakat dimana masih terdapat warga kurang mampu yang tidak menerima bantuan dan tak jarang juga warga yang mampu justru mendapat bantuan. Masalah ini diakui salah seorang anggota forum sudah sering dikomunikasikan dengan pihak Desa dan Kecamatan namun belum mendapat respon dan solusi konkrit.

Dari pertemuan itu disimpulkan bahwa masalah tersebut terjadi akibat kurangnya koordinasi antara RT/RW dengan pihak Desa dan Kecamatan serta Dinas terkait. Sebagai solusi Forum RT/RW meminta kepada Pemda Meranti untuk memfasilitasinya agar kedepan masalah jatah bantuan warga tidak terjadi lagi.

Hal ini mendapat tanggapan dari Asisten III Sekdakab. Meranti H. Rosdaner, menurutnys hal tersebut tak perlu terjadi jika antara Forum RT/RW dan Pihak Desa serta Kecamatan terjalin komunikasi yang baik. Dan yang paling penting dalam pendataan warga kurang mampu diwilayahnya RT dan RW harus bersifat netral dengan tetap mengedepankan hati nurani.

Menurut Rosdaner, banyak ditemui dilapangan dalam pendataan penerima bantuan sosial baik dari Pusat maupun Daerah pejabat RT/RW tidak objektif, dimana lebih mengedepankan hubungan kekeluargaan dan kedekatan sehingga warga miskin yang tak ada hubungan tidak terdata.

"Untuk itu RT/RW sebagai ujung tombak harus mengedepankan hati nurani dengan lebih mendahulukan kepentingan masyarakat diatas pribadi dan golongan sehingga masyarakat penerima lebih tepat sasaran," jelasnya.

Dan yang tak kalah penting adalah koordinasi yang baik antara RT/RW, Pihak Kelurahan, Kecamatan dan Dinas terkait. Pemerintah Kabupaten sendiri ditegaskan Rosdaner siap membantu dan memfasilitasi masalah jatah bantuan warga ini mulai dari Dinas terkait, pihak Kecamatan dan Desa.

Selanjutnya agar masalah penerima bantuan itu tak belarut-larut Asisten III Sekdakab. Meranti meminta kepada pihak RT/RW untuk medata kembali warga penerima diwilayahnya masing-masing sehingga tak ada lagi warga yang tidak menerima bantuan.

Kemudian aspirasi kedua yang disampaikan Forum Komunikasi RT/RW adalah gaji honor yang mereka terima tiap bulan yang dinilai tak sebanding dengan beratnya tugas dilapangan.

Sekedar informasi, saat ini Pemkab. Meranti dengan anggaran yang sangat terbatas hanya mampu memberikan honor kepada RT/RW sebesar 300 Ribu Rupiah/Bulan. Pemkab. Meranti menyadari gaji sebesar itu masih jauh dari kata cukup namun dengan kekuatan anggaran daerah yang ada hanya mampu memberikan 300 ribu/bulan.

Meski begitu aspirasi Forum Komunikasi RT/RW tersebut tetap menjadi catatan bagi Pemda Meranti untuk diperhatikan yang kedepan akan dicoba untuk diperjuagkan seiring meningkatnya PAD dan APBD Kabupaten.

Pertemuan Forum Komunikasi RT/RW dengan Pemkab. Meranti yang berlangsung hangat dan hikmat ditutup dengan acara salam-salaman dan foto bersama. (hpm)



 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat