Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Kesehatan
Bahaya, Produksi Vaksin COVID-19 Disebut Bikin Hiu Punah
Minggu, 27 September 2020 - 18:43:24 WIB

SULUHRIAU- Produksi vaksin COVID-19 ternyata dilaporkan bisa mengancam populasi hiu. Para ahli konservasi memperingatkan saat ini setengah juta hiu menghadapi ancaman pembantaian karena perusahaan obat berlomba memproduksi vaksin corona yang dibuat dari organ hati hiu.

Diketahui, bahan utama dalam beberapa bentuk vaksin yang sekarang sedang dikembangkan adalah squalene yakni, minyak alami yang didapatkan dari hiu.

Salah satunya adalah perusahaan farmasi GlaxoSmithKline yang menggunakan shark squalene sebagai bahan pembantu produksi zat yang digunakan untuk membuat respons kekebalan yang lebih kuat dalam vaksin flu.

Mei 2020 lalu, mereka menyatakan akan memproduksi satu miliar dosis bahan berbasis hiu untuk penggunaan potensial dalam vaksin COVID-19.

Kelompok kampanye Shark Allies yang berbasis di Amerika Serikat mengatakan fakta ini merupakan bencana bagi hiu dan manusia dan dapat mendorong spesies tersebut ke ambang kepunahan.

Kelompok itu juga telah mengeluarkan petisi online yang mendesak para ilmuwan untuk berhenti menggunakan hiu dalam vaksin COVID-19. Sebaliknya, mereka ingin pembuatan vaksin menggunakan alternatif nabati yang berkelanjutan, untuk menyelamatkan hiu dari pemusnahan.

Dilansir dari The Sun, Minggu, 27 September 2020, sekitar 3.000 hiu mati dibutuhkan untuk membuat satu ton squalene. Ahli konservasi memperkirakan mengimunisasi populasi dunia hanya dengan satu dosis vaksin virus corona dengan squalene saja akan menyebabkan pemusnahan 250 ribu ekor hiu. Jumlah ini berlipat ganda menjadi setengah juta, jika dua dosis diperlukan untuk melindungi orang dari COVID-19.

"Squalene yang terbuat dari minyak hati hiu paling sering digunakan karena murah dan mudah didapat, bukan karena lebih efektif dari sumber lain. Ini bisa menyebabkan potensi bencana bagi hiu, karena sumber daya ini tidak berkelanjutan dan tidak dapat diandalkan untuk produksi massal vaksin COVID-19," ujar pihak Shark Allies.

Hampir 9.000 orang telah menandatangani petisi kelompok yang berbasis di California ini. Ahli konservasi memperkirakan lebih dari tiga juta hiu dibunuh setiap tahun untuk mendapatkan minyak hati mereka untuk berbagai keperluan, termasuk kosmetik dan oli mesin. (vvc,src)




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat