Selasa, 18 Agustus 2026 Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM | Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat | Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus | Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
 
 
☰ Peristiwa
Dituding Paslon Pilkada Boneka, Heri Saputra: Itu Trik tak Bertanggungjawab
Selasa, 22 September 2020 - 21:35:53 WIB

SULUHRIAU, Meranti - Dinamika politik di Kepulauan Meranti dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun ini begitu dinamis.

Bahkan, dinamika tersebut sampai mengarah ke isu provokasi soal calon boneka.

Dimana pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Heri Saputra dan Muhammad Khozin yang diterpa rumor tidak sedap itu.

Pasalnya mantan PNS dan anggota DPRD ini disinyalir hanyalah calon boneka yang sengaja dimunculkan oleh Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir yang bertujuan untuk mempertahankan tampuk kekuasaan dan dinasti politiknya.

Heri Saputra SH atau yang akrab dipanggil Erga merespon sambil tertawa dan membantah tegas rumor yang berkembang.

Menurut Heri, rumor bahwa dirinya calon Bupati boneka itu sengaja dihembuskan oleh pihak lawan dan pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menurunkan kepercayaan masyarakat.

Dia begitu yakin isu mengenai calon boneka hanya dipakai untuk black campaign alias kampanye gelap.

"Ini adalah isu dan mungkin trik yang tidak bertanggungjawab yang dilemparkan kepada kami. Indikasi seperti itu sudah kami tangkap jauh-jauh hari yang berkaitan dengan adanya ketakutan lawan," kata Heri.

Menurut Heri bahwa keberanian dirinya maju sebagai calon Bupati kepulauan Meranti dengan mengorbankan karir ASN yang sedang cemerlang 20 tahun sisa masa pengabdian, adalah sesuatu yang tidak masuk akal kalau dirinya maju itu disebabkan faktor-faktor yang tidak rasional.

Baginya tantangan untuk maju sebagai bupati itu disebabkan dia mempunyai kapabilitas sebagai kepala daerah dan keyakinannya bahwa dirinya mampu untuk memimpin kabupaten terbungsu di provinsi Riau ini.

Dengan sejumlah pengalaman yang pernah dirasakan sebagai ASN, pimpinan partai politik, staf ahli DPRD, di organisasi, dan pengalaman- pengalaman lain di masyarakat, cukup untuk meyakinkan dirinya bahwa Kepulauan Meranti bisa berkembang dengan baik di bawah kepemimpinannya.

"Saya the riil Bupati bukan calon Bupati boneka yang dihembuskan oleh lawan politik. Secara pribadi karena saya berlatarbelakang ASN dan dan pernah pernah bertugas di beberapa tempat di OPD. Dan tentu secara emosional saya tidak hanya mengenal karakter dan kepemimpinan Bupati Irwan saat ini, namun saya juga mengenal dan mengetahui persis kelebihan dan kekurangan dari Bupati Irwan hari ini," ujarnya lagi.

Terkait kelebihan yang dimiliki Bupati Irwan selama memimpin Kepulauan Meranti tentu terdapat beberapa kelemahan, dan itu diyakini dirinya bisa menutupi, memperbaiki dan menyempurnakan hal tersebut.

"Patut kita apresiasi capaian-capaian yang sudah diraih oleh Bupati Irwan selama 2 periode namun terkait kelemahan dan kekurangan tentu setiap manusia dan pemimpin manapun di dunia pasti memiliki kelemahan dan kekurangan dan saya meyakini kelemahan dan kekurangan Irwan itu bisa disempurnakan," kata Hery.

Heri tentu menyadari bahwa kedekatan dirinya secara emosional atau hubungan antara atasan dan bawahan dengan Bupati Irwan dijadikan lawan politik untuk menyerang itu bukan persoalan yang dikhawatirkan.

Menurut Heri, sebab ketika kekuasaan dan kepemimpinan itu berhasil diraih maka beliau tentu adalah pemegang kendali penuh untuk kebijakan pembangunan daerah di Kepulauan
Meranti dan tidak ada satupun yang bisa memberikan intervensi kecuali berdasarkan konstitusi dan diatur oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dikatakan Heri seorang bupati boneka tidak punya kemampuan dan hanya dikendalikan oleh pihak lain. Sementara segudang pengalaman yang dimilikinya sudah mampu untuk memimpin daerah.

Adapun pengalaman yang dimiliki Heri dari semua sektor yang sudah pernah digelutinya adalah modal besar bagi dirinya untuk memimpin daerah yang heterogen dan terdiri dari suku-suku dan ras ini mulai dari, pendidikan agama, urusan sosial kemasyarakatan, ekonomi pemerintahan, legislatif dan kepeduliannya soal budaya.

"Untuk itu marilah kita berpolitik secara santun tidak saling menjatuhkan karena setiap calon adalah putra-putra terbaik daerah ini," pungkasnya. (tmy)



 
Berita Lainnya :
  • Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
  • Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
  • Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
    02 Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
    03 Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus
    04 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    05 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    06 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    07 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    08 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    09 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    10 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    11 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    12 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    13 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    14 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    15 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    16 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    17 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    18 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    19 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    20 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    21 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    22 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat