Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Kesehatan
WHO: Kehidupan Normal Seperti Sebelum Covid Terjadi 2022
Jumat, 18 September 2020 - 09:39:12 WIB
Ilustrasi

SULUHRIAU- WHO memperkirakan penularan virus corona di seluruh dunia membuat warga di seluruh dunia tidak bisa merasakan kehidupan normal seperti sebelum pandemi.

Kepala tugas sains WHO, Dr. Soumya Swaminathan memperkirakan dunia baru mulai berpikir untuk hidup normal di tahun 2022.

Menurutnya saat itu banyak orang sudah mulai mendapatkan vaksin sehingga kekebalan tubuh pun mengalami peningkatan.

"Saya pikir bisa jadi pada 2022 kita akan mulai berpikir untuk kembali ke kehidupan normal seperti saat sebelum pandemi," ujar Swaminathan di tengah konferensi pers virtual dari Jenewa, Swiss.

"Jadi untuk waktu yang lama, kami harus mempertahankan tindakan yang sama saat ini diterapkan dengan jaga jarak, mengenakan masker, dan menjaga kebersihan."

Ia mengatakan saat ini petugas kesehatan dan peneliti tengah mencari cara untuk mengendalikan penularan virus corona.

"Itu harus dilanjutkan setelah vaksin mulai diluncurkan, karena kami membutuhkan 60 hingga 70 persen populasi untuk memiliki kekebalan sebelum melihat adanya penurunan drastis dalam penularan virus," ucapnya menambahkan.

Seperti halnya peneliti lain, ia mengatakan sejauh ini belum bisa menjamin efektivitas vaksin yang tengah dikembangkan oleh banyak kalangan.

"Kami juga tidak tahu berapa lama vaksin ini akan melindungi - itulah tanda tanya besar lainnya: Berapa lama kekebalan bisa bertahan? Dan mungkin saja Anda membutuhkan sebuah 'pendorong'."

Mengutip CNN, seiring dengan berjalannya waktu dan vaksinasi yang kian massif, Swaminathan berharap penularan virus corona tak ubahnya seperti virus musiman. Hanya terjadi 'pasang surut' dalam hal kasus dan penularan di musim-musim tertentu.

Pernyataan WHO disampaikan di tengah melonjaknya kasus dan angka kematian akibat virus corona di seluruh dunia.

Badan Kesehatan PBB ini juga sempat memperingatkan Eropa terkait potensi lonjakan kematian akibat Covid-19. pada Oktober dan November.

"Ini akan menjadi lebih sulit. Pada Oktober dan November kita akan melihat lebih banyak kematian," kata Direktur WHO Eropa Hans Kluge dalam sebuah wawancara dengan AFP.

Hal tersebut disampaikan setelah melihat kelemahan dan kekuatan sistem kesehatan dan masyarakat Eropa di tengah pandemi.

Dia juga mengatakan bahwa pandemi corona telah mengganggu layanan untuk penyakit tidak menular, termasuk pemantauan diabetes, hipertensi, dan skrining kanker di 68 persen negara Eropa.

Perkiraan WHO disampaikan ketika virus corona telah menginfeksi 30.106.180 orang dan menewaskan 946.363 jiwa di seluruh dunia. AS, India, dan Brasil menjadi tiga negara dengan kasus infeksi tertinggi di seluruh dunia.

Sumber: CNNIndonesia.com
Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat