Senin, 17 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Sosial Budaya
Membangkit Batang 'Taghondam', Wujudkan 'Umbio Nagoghi' Berdaya dan Berbudaya
Sabtu, 29 Agustus 2020 - 20:21:28 WIB

SULUHRIAU, Rumbio-  Upaya mendorong dan mengangkat marwah Kenegerian Rumbio (Nagoghi Umbio) sebagai Negeri (Nagoghi) Berdaya dan Berbudaya, menjadi isu sentral diskusi Datuok Godang, H Edi Susanto SH, MH, Jumat (28/8/2020) di Rumbio.

Menurut Datuok Godang, bagaimana Umbio berdaya dan berbudaya, maka ini perlu mambangkit batang batang taghondam (terendam).

Membangkit batang (pohon) yang terendam dalam KBBI, artinya membangkitkan kembali marwah atau kehormatan yang telah lama terpendam atau terabaikan karena suatu keadaan.

Menurut Datuok Godang Edi sebagaimana dishare di WA grup Forum Komunikasi Masyarakat Nagoghi Umbio, yang dimaksudkan membangkit batang taghondam dalam hal ini ialah 'ruh' adat yang selama ini sudah tenggelam seperti tradisi-tradisi dan juga etika sopan- santun orang beradat.

Hal ini dapat dirasakan di beberapa hal, misalnya di Umbio memiliki sejarah dan cerita rakyat serta permainan tradisional, namun sudah tenggelam. Dan nyaris generasi sekarang tidak mengetahuinya lagi.

"Padahal ini adalah khas dan khasanah kita masyakat Umbio. Nah ini perlu dibangkitkan kembali," ujarnya.

Demikian juga halnya dengan hukum-hukum yang sudah baku dalam tatanan banagoghi (bernegeri/daerah) bakoghong bakampuong.

Mengenai Umbio berdaya, inilah tugas seluruh para datuk dan seluruh kepala desa serta cerdik pandai bersinergi untuk melaksanakan program pemberdayaan di berbagai bidang.

Dalam hal ini tentunya diperlukan para datuk mampu menjalin hubungan baik dengan pemerintah yang lebih tinggi.

"Sehubungan dengan ini tentunya aset nagoghi termasuk anak kemanakan di perantauan, mesti terdata keberadaannya. Sebab banyak yang cinta dan peduli Umbio," pungkas Datuk Godang Umbio ini.

Di bagian lain,  salah seorang tokoh Rumbio menyebat adat di Umbio sungguh indah, nan kociok disayangi nan godang dihormati. Nan tinggi saghantiong nan didahulukan salangka dapat dijadikan panutan arif dan bijak dalam bertindak.

Di dalam nagoghi nan bakoghong bakampuong juga terdapat aturan adat pantang dan larangan.

Mau tahu adat yang sabenar adat yakni, yang tidak lekang karena panas, tidak lapuk karena hujan dibubut tidak layu diasah tidak retak. Itulah adat basandi syara' dan syara' basendi Kitabbullah.

Yang tersebut dapat dirasakan kalau sudah sasuai alur dan patut. Besar mamak (paman) karena kemanakan.

Maka dari itu berjumpa bide orang tua-tua:  Daun (tawuok) paku kacang belimbing, sayak tempurung dilenggak-lenggokkan.
Anak dipangku kemenakan dibimbing orang kampuong dipatenggangkan.

Dengan demikian, kepedulian bersama basamo sangat diperlukan. Mudahan-mudahan lai bosuo ghasuok jo ghokamnyo," demikian kata salah seorang tokoh Rumbio. (sr2)





 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat