Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Ekbis
Relawan Temukan 425 Koin Emas Dinasti Abbasiyah
Selasa, 25 Agustus 2020 - 12:50:22 WIB
Ilustrasi

SULUHRIAU- Beberapa pemuda yang menjadi relawan di sebuah penggalian purbakala di Israel tengah menemukan kendi tanah liat berisi 425 koin emas murni berusia lebih dari 1.000 tahun.

Penemuan tersebut dikonfirmasi para pejabat Otoritas Purbakala Israel pada Senin (24/8/2020).

Menurut keterangan pejabat Israel, para sukarelawan berpartisipasi dalam penggalian arkeologi di mana sebuah lingkungan sedang dibangun ketika dua dari mereka membuat penemuan langka pada 18 Agustus.

"Itu luar biasa," kata Oz Cohen, salah satu sukarelawan, dalam siaran pers sebagaimana dilansir UPI.

"Saya menggali di dalam tanah dan ketika saya menggali tanah melihat apa yang tampak seperti daun yang sangat tipis. Ketika saya melihat lagi, saya melihat ini adalah koin emas. Sungguh menyenangkan menemukan harta karun yang istimewa dan kuno."

Koin tersebut berasal dari periode Abbasiya, kekhalifahan yang berpusat di Baghdad, meluas dari Persia di timur hingga Afrika Utara di Barat, sekira 1.100 tahun yang lalu. Koin emas itu adalah mata uang dinar tetapi juga berisi sekitar 270 potongan emas kecil. Potongan-potongan itu adalah potongan dinar emas yang dipotong untuk dijadikan "uang receh".

Koin emas dan perak adalah bagian reguler dari sistem moneter di negara-negara Islam setelah tahun 850-an dengan lenyapnya koin perunggu dan tembaga.

"Orang yang mengubur harta karun ini 1.100 tahun yang lalu pasti berharap untuk mengambilnya, dan bahkan mengamankan wadah itu dengan paku agar tidak bergerak," kata Liat Nadav-Ziv dan Elie Haddad dari Otoritas Barang Antik Israel dalam sebuah pernyataan. "Kami hanya bisa menebak apa yang mencegahnya kembali untuk mengumpulkan harta karun ini.

“Menemukan koin emas, tentunya dalam jumlah yang begitu banyak, sangatlah jarang. Kami hampir tidak pernah menemukannya dalam penggalian arkeologi, mengingat emas selalu sangat berharga, dilebur dan digunakan kembali dari generasi ke generasi. Koin yang terbuat dari emas murni yang tidak teroksidasi di udara, ditemukan dalam kondisi sangat baik seolah-olah terkubur sehari sebelumnya."

Robert Kool, pakar koin di otoritas tersebut, mengatakan koin tersebut akan menjadi aset berharga dalam meneliti periode Abbasiyah di Israel.

"Mudah-mudahan, studi tentang penimbunan akan memberi tahu kita lebih banyak tentang periode yang masih sangat sedikit kita ketahui," kata Kool dikutip dari okezone.com (***)


Editor : Khairul



 
Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat