Selasa, 18 Agustus 2026 Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional | Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM | Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat | Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus | Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
 
 
☰ Peristiwa
Bersama Wabup Meranti
Tinjau Proyek Jl Kampung Balak di Desa Tj. Pranap, Gubri Janji Bangun Riau Pesisir
Minggu, 23 Agustus 2020 - 20:22:25 WIB
Gubri berama rombongan saat mengunjungi proyek infrastruktur. (Foto: Ist)

SULUHRIAU, Meranti- Gubernur Riau H. Syamsuar M.Si, didampingi Wakil Bupati Meranti H Said Hasyim  kunjungan kerja (kunker) ke Desa Tj. Pranap, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Ahad (23/8/2020).

Kunker ini melihat progres pembangunan proyek Infrastruktur Pemerintah Provinsi Riau di Kepulauan Meranti, salah satunya pembangunan jalan Kampung Balak sepanjang 6 KM, pada kesempatan itu selain berjanji akan segera menuntaskan Jalan Kampung Balak, Gubernur juga menegaskan akan memprioritaskan pembangunan di kawasan Pesisir.

Pemrov Riau mengupayakan pembangunan jalan menuju Mengkikip dari Selatpanjang-Alai-Kampung Balak sepanjang 26 KM. Namun mengalami kendala pada pembangunan jalan yang berada di Kampung Balak sepanjang 6 KM dimana akibat kondisi alam tak memungkinkan untuk dilanjutkan jadi solusinya akan dilakukan perubahan trase jalan yang saat ini sedang diupayakan. Bahkan dari evaluasi yang dilakukan oleh dinas terkait perubahan trase ini akan lebih efisien sepanjang 16 KM dari rute semua atau jatak dari Alai ke menuju Mengkikip hanya sekitar 9.8 KM saja.

Nantinya jika jalan ini terbangun akan membuat terbukanya Isolasi daerah artinya masyarakat Meranti sudah dapat menuju daratan Pulau Sumatera setiap saat tanpa bergantung lagi dengan angkutan umum seperti yang selama ini terjadi.

Masyarakat yang berada di Pulau Tebing Tinggi dapat menyeberang ke daratan Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Kampung Balak menuju Pelabuhan Penyengat, Desa Tj. Pal, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak menuju daerah lainnya.

Dari pantauan media, Kedatangan Gubernur Riau bersama Wakil Bupati dan rombongan di Desa Tj. Pranap disambut antusias oleh masyarakat dan Kepala Desa Tj. Pranap Aswandi karena memang sudah sangat dinanti-nantikan warga setempat, warga berharap kedatangan Gubernur dapat menggesa berbagai pembangunan di Desa Mengkikip salah satunya jalan Kampung Balak.

"Kedatangan pak Gubernur memang sudah sangat dinanti-nanti untuk memberikan solusi kepada Meranti khususnya Desa Tj. Pranap untuk membuka Isolasi daerah," ujar Kades Aswandi.

Bahkan untuk menggesa terwujudnya hal ini, diakui Aswandi, masyarakat dengan sukarela mewakafkan sebahagian tanahnya untuk diperuntukan sebagai badan jalan. Didukung oleh pihak Perusahaan PT. Energi Mega Persana (EMP) Mallaca Strait.
"Semoga dengan terbukanya akses ini akan mempercepat pembangunan di Desa Tj. Pranap," harap Aswandi.

Mendengar harapan masyarakat yang disampaikan oleh Kades Aswandi. Disambut positif oeh Gubernur Syamsuar, dikatakannya pembangunan ruas jalan Kampung Balak tersebut merupakan tanggung jawab Pemerintan Provinsi Riau. Dan kedatanganya kali ini adalah untuk melihat Trase baru yang akan dibangun oleh Dinas PU Provinsi.

"Karena kita menilai perubahan Trase ini lebih efisien dan kita juga berharap dukungan dari PT. EMP untuk membuka jalan yang menghubungkan Pulau Tebing Tinggi dengan Pulau Sumatera ini," ucap Gubernur Syamsuar.

Dukungan dari pihak PT. EMP bukannya tidak beralasan disamping dapat membantu Pemerintah Daerah dan masyarakat sekaligus dapat mempermudah mobilitas perusahan karena memang jalur yang dilalui searah.

"Ini juga akan dapat membantu mobilitas perusahaan khususnya menuju sumur-sumur baru, dan kita juga berharap dengan adanya jalan ini akan memacu pertumbuhan ekonomi di Meranti khususnya di Desa Tj. Prabap.

"Jika jalan selesai dan masyarakat dapat menyeberang maka akan dibutuhkan area parkir yang luas, selai itu tempat makan minum yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan taraf ekonomi dan kesejahteraan," jelas Syamsuar.

Di depan masyarakat Tj. Pranap Gubernur Syamsuar kedepan berjanji akan memprioritaskan pembangunan di wilayah Pesisir. Mantan Bupati Meranti pertama ini mengaku sangat memahami kondisi masyarakat yang sempat dipimpinya itu.
"Kedepan kita akan memprioritaskan pembangunan diwilayah Pesisir Riau," ucap Syamsuar.

Selain memaparkan soal pembangunan jalan Kampung Balak, Gubernur Riau juga bercerita tentang berbagai program yang akan dilakukan dalam memacu peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Meranti. Dikatakan Gubernur lahan Gambut yang luas di Meranti bukan saja dapat dimanfaatkan untuk tanaman Sagu dan Kelapa tapi juga dapat dikanfaatkan untuk tanaman lainnya yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Diantaranya adalah Nanas, Kencur dan sayur-mayur lainnya yang sangat diminati oleh negara tetangga Malaysia. Seperti yang dilakukan oleh masyarakat di Desa Tj. Kuras Kab. Siak dengan berkebun Nenas seluas 900 Ha. "Di Desa Tj. Kuras berapapun hasil panen Nenas habis terjual dibawa ke Jawa dan daerah lainnya," aku Gubernur.

Begitu juga didaerah Indra Giri Hilir dengan menanam Kencur dan berbagai sayur-mayur untuk diekspor ke Malaysia. Dengan memanfaatkan area Gambut menjadi kawasan perkebunan potensial disamping dapat mendorong peningkatan ekonomi masyarakat juga mampu mengantisipasi lahan Gambut dari kebakaran hutan dan lahan.

"Masyarakat akan selalu menjaga lahannya tetap berair yang secara tidak langsung akan membuat ekosistem Gambut tetap lestari dan terbebas dari Karlahut " ucap Syamsuar.

Menurut Gubernur kenapa Meranti tidak mengambil kesempatan itu padahal lahan Gambut yang dimiliki oleh Meranti sangat potensial. Masalah yang terjadi saat ini adalah masyarakat Meranti harus bisa merubah pola fikir dari yang biasa menjadi luar biasa.

"Kita harus mampu merubah sikap dari biasa menjadi luar biasa, kita tahu Meranti sangat dekat dengan Malaysia kenapa tidak dapat memanfaatkan potensi ekspor ini. Selain memiliki potensi ekonomi tinggi, potensi perkebunan ini juga dapat menjaga lahan Gambut Meranti dari Karlahut," jelas Gubri.

Apa yang dipaparkan Gubernur Syamsuar ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang selanjutnya menantikan gebrakan dari Pemerintah Provinsi Riau berkolaborasi dengan Pemkab. Meranti untuk mewujudkannya.

Turut hadir dalam kunker ini tokoh Masyarakat dan Kantan Gubernur Riau H. Wan Abu Bakar, Kepala Dinas PU Meranti Taufik, Anggota DPRD Meranti H. Hatta, Kapolres Meranti AKBP. Eko Wimpianto Harjito, Danramil Selatpanjang Mayor Inf. Bismi Tambunan, Kadis Perhubungan Meranti Dr. Aready, Kadis Perkebunan Meranti T. Effendi, Kasatpol PP Meranti Rudi MH, Kabag Humas dan Protokol Meranti Rudi MH, Kabid Bina Marga Dinas PU Meranti Fajar Triasmoko MT, Ketua PKS Meranti Ustadz Rauf, Kades Tj. Pranap Aswandi, Tokoh Agama/Masyarakat dan lainnya. (hpm, jan)



 
Berita Lainnya :
  • Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
  • Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
  • Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
  • Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
    02 Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
    03 Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
    04 Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus
    05 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    06 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    07 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    08 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    09 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    10 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    11 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    12 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    13 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    14 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    15 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    16 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    17 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    18 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    19 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    20 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    21 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    22 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat