Senin, 17 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Sosial Budaya
Kalau Rizieq-UAS Lawan Puan- Gibran di 2024, Kira-kira Anda Pilih Siapa?
Sabtu, 15 Agustus 2020 - 23:55:19 WIB
Habib Rizieq Shihab. [YouTube]

SULUHRIAU- Pemilu presiden dan wakil presiden masih akan berlangsung beberapa tahun lagi: 2024. Tetapi geliat persiapan menuju ke sana sudah terasa dari sekarang.

Berbagai polling dibuat -- baik oleh organisasi maupun individu -- untuk memotret kira-kira siapa kandidat yang punya peluang besar, juga membaca seperti apa perilaku publik.

Salah satu polling menarik  sekarang ini sedang diselenggarakan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Tengku Zulkarnain melalui Twitternya. Dia memasangkan Habib Rizieq Shihab - Ustaz Abdul Somad melawan Puan Maharani - Gibran Rakabuming Raka.

Andaikata pemilu presiden tahun 2024 diselenggarakan sekarang dan calon pasangannya head to head antara Habib Rizieq Shihab - UAS menghadapi Puan Maharani - Gibran, siapa pilihan netizen?

Hasil polling sementara waktu yang dikutip Suara.com dari timeline Twitter @ustadtengkuzul menunjukkan mayoritas netizen memilih pasangan Habib Rizieq Shihab - UAS. Mereka mendapat dukungan 78,4 persen. Sedangkan duet Puan - Gibran hanya dapat 7,2 persen atau lebih rendah dari golput yang mencapai dua kali lipatnya: 14,4 persen.

Dikutip dari Suara.com, motivasi dan tujuan Tengku melakukan polling serta kenapa memasangkan tokoh agama dengan tokoh nasionalis, dia bilang
Dia bilang mau tahu saja bagaimana kedudukan tokoh agamis dibandingkan tokoh nasionalis di mata rakyat Indonesia sekarang ini.

Tengku mengatakan, tidak bisa dipungkiri bahwa pertarungan antara kelompok agamis yang dipelopori  Hasyim Asy'ari saat menjadi pioner mendirikan Partai Masyumi pada 9 September 1945 dengan kelompok nasionalis pimpinan Bung Karno lewat PNI. Di tahun 1955, hasil pemilu imbang. Sama-sama dapat 58 kursi konstituante.

Tetapi semenjak Presiden Soeharto sampai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, kata Tengku, praktis dikuasai pihak nasionalis sekuler, kalau mungkin Gus Dur dianggap pemimpin agamis.

"Pada pemilu 2024 nanti saya mau tahu apakah pemimpin kelompok agamis akan lebih berpengaruh dan disukai rakyat dibandingkan pemimpin dari kelompok nasionalis sekuler yang dianggap tidak cinta dengan agama? Mari kita lihat bersama," kata Tengku.

Mengapa Tengku memasangkan Puan dan Gibran?

"Gaya-gayanya kelompok nasionalis dari PDIP ingin memajukan Puan Maharani, setidaknya saat masih dipimpin Ibu Mega. Sementara Pak Jokowi sudah kelihatan mau menaikkan anaknya jadi wali kota Solo. Sebuah persiapan kaderisasi jadi penguasa juga?" katanya.

"Lawannya ya tidak usah tanggung-tanggung. Dari kelompok agamis HRS dan UAS yang jelas dikenal luas, dicap sebagai oposisi... Kalau tokoh-tokoh dari NU, misalnya, kan bukan oposisi..." Tengku menambahkan.

Menurut Tengku soal besar kecilnya peluang Habib Rizieq Shihab - UAS bisa diusung ke bursa pemilu presiden tergantung keadaan.

Jika batas minimal untuk mencalonkan dari partai dinolkan, bukan mustahil kedua akan diajukan salah satu partai Islami. Cuma saja apa berani penguasa dan partai penguasa mengnolkan batas minimal itu?" kata dia.

Besaran presidential threshold  atau syarat partai bisa mengusung calon  saat ini 20 persen atau 25 persen total suara di DPR atau suara sah nasional.

Tak perlu dinolkan, menurut Tengku, batas minumum mencalonkan diturunkan jadi delapan persen  saja, kemungkinan calon dari kelompok agamis akan muncul.

"Dan Gus Dur pernah menang dari kelompok agamis, bukan? Mengalahkan Ibu Megawati dari kelompok nasionalis sekuler. Padahal PDIP saat itu memenangkan pemilu tahun 1999," kata Tengku. (***)




 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat