Jumat, 02 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Sosial Budaya
Instiawati Ayus: Harus Ada Menteri dari Riau di Kabinet Jokowi!
Selasa, 07 Juli 2020 - 13:42:19 WIB

SULUHRIAU- Presiden RI Harus memasukkan seorang Menteri dari Riau pada reshuffle Kabinet Kerja Jilid 2. Kontribusi Bumi Lancang Kuning ke NKRI sangatlah besar dan harus dikompensasikan dengan minimal satu kursi Menteri.

Isu reshuffle atau perombakan kabinet belakangan menghangat dan menjadi bola liar usai Presiden RI Joko Widodo memarahi para menterinya di sidang kabinet 18 Juni lalu. Menurut Anggota DPD RI Asal Riau, Dr. Hj. Intsiawati Ayus, SH., MH., ini harus dijadikan momentum untuk membangkitkan semangat Bumi Lancang Kuning untuk kembali mengajukan proposal kepada Presiden agar, putra Riau diberi kepercayaan menjadi menteri.

“Bukan hanya untuk percepatan pembangunan, tapi juga meningkatkan kelas Riau di kancah perpolitikan dan pembangunan nasional,” tegasnya.

Riau sebagai salah satu penyumbang devisa terbesar di negeri ini seharusnya menjadi pertimbangan Presiden dalam menyusun kabinet. Besarnya kontribusi Riau, baik dari segi kekayaan alam dan posisi strategis Riau di lintas perdagangan dunia harus dapat porsi lebih.

“Bali, Sumatera Barat, Aceh, Sulawesi Selatan bahkan Papua selalu langganan mendapat ‘jatah’ Menteri saat penyusunan kabinet. Sementara sepanjang Indonesia merdeka, Riau hanya tiga kali kebagian Menteri,” lanjut Intsiawati.

Sampai saat ini, baru Syarwan Hamid, Darwin Saleh dan Lukman Edy, putra Riau yang pernah menduduki posisi Menteri. Syarwan menjabat Menteri Dalam Negeri di Kabinet Reformasi Pembangunan  tahun 1998, Lukman Edy Menteri Menteri Percepatan Daerah Tertinggal era SBY 2007-2009 dan Darwin Saleh sebagai Menteri ESDM 2009-2011. Setelah itu tidak pernah ada lagi Menteri dari Riau. Kalah dengan Bali dan Sumatera Barat yang tidak pernah absen masuk kabinet.

Disadari Intsiawati, Budaya balas jasa sangat kental dalam dunia politik. Partai selaku pengusung tentu mendapat prioritas dalam penyusunan kabinet. Namun kontribusi daerah juga harus dipertimbangkan oleh Presiden saat menentukan pembantu-pembantunya.

“Orang Riau juga banyak yang memiliki kualitas dan kompetensi di segala bidang. Track recordnya juga banyak yang bagus-bagus.  Dan jika Presiden butuh masukan saya siap membantu,” tandasnya.

Menurut Senator yang akrab disapa Iin ini, sudah saatnya Presiden RI memberi perhatian lebih pada Riau. Diharapkan dengan adanya Pos Menteri yang dijabat oleh putra asli Riau, bisa memberikan kesejahteraan pada Provinsi ini.

Riau sudah sejak dulu menyumbang banyak hal pada NKRI, sudah saatnya mendapat prosi dan kue pembangunan yang lebih besar.  (rls)




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat