Jumat, 02 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Sosial Budaya
Sultan Pontianak Sebut Siap Perang Bila RUU HIP Disahkan
Minggu, 27 Juni 2020 - 07:55:58 WIB

SULUHRIAU- Massa yang jumlahnya diperkirakan ribuan orang berasal dari berbagai organisasi masyarakat (ormas) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor DPRD Provinsi Kalimantan Barat.

Massa menolak Rancangan Undang-undang Haluan Idiologi Pancasila (HIP) yang sedang diproses di DPR RI pada Jumat, 26 Juni 2020. Diketahui bahwa RUU HIP padahal sudah ditangguhkan oleh pemerintah. RUU tersebut merupakan inisiatif dari DPR.

Massa mendatangi kantor DPRD Provinsi Kalbar ada yang menggunakan sepeda motor, mobil pikap dan membawa sejumlah bendera.

Dari atas mobil, salah satu orator yaitu Habib Iskandar menggunakan pengeras suara mengatakan mereka meminta anggota DPRD Provinsi Kalbar tidak diam. DPRD Kalbar diminta mengirim surat ke pusat untuk menghentikan dan menolak RUU HIP yang sempat digulirkan di DPR itu.

"Kami datang ke kantor DPRD Provinsi Kalimantan Barat ini secara baik-baik meminta kepada anggota dewan yang terhormat mendengarkan dan menyampaikan aspirasi kami untuk menolak dan menghentikan RUU HIP yang saat ini tengah digodok di DPR RI," ujar Habib Iskandar pada Jumat, (26/6/2020).

Habib Iskandar melanjutkan, apabila RUU HIP tidak dibatalkan dikhawatirkan akan mengganggu ideologi Pancasila. Menurutnya, Pancasila adalah harga mati jadi tidak perlu diubah dan apabila ada yang akan mengubah, mengutak-atiknya dan setiap warga yang ada di Indonesia berkewajiban untuk menolaknya.

"Pancasila adalah harga mati, apabila ada yang ingin merubah atau mengkotak Katik maka harus dihentikan dan ditolak," kata Iskandar.

Sementara itu Wakil ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Syarif Amin Muhammad secara pribadi dan secara lembaga kata dia menolak RUU HIP. Dia mengatakan akan segera mengirimkan surat ke DPR RI dengan aspirasi yang disampaikan oleh para ulama, habib dan ormas masyarakat untuk menolak RUU HIP.

"Saya menolak RUU HIP, dan sepakat kepada para habib dan para ulama untuk menolak dan menghentikan RUU HIP yang sedang di godok di DPR RI," ucap Syarif.

Hal senada diungkapkan oleh Sultan Pontianak yakni Syarif Machmud Melvin Alkadrie. Dia menolak RUU HIP dan apabila RUU HIP oleh DPR RI nanti akan disahkan, maka ia mengaku siap perang. "Apabila RUU HIP tetap disahkan kami siap perang," tutur Sultan Syarif Machmud Melvin.

Kapolresta Pontianak Kota, Kombes Pol. Komarudin mengatakan, aksi demo Aliansi Umat Islam Kalimantan terkait tuntutan penolakan rancangan Undang-undang HIP yang saat ini sedang ramai diberitakan. Dalam pengamanan aksi tersebut Polresta menerjunkan 6 kompi personel. "Untuk mengamankan jalannya aksi damai ini Polresta Pontianak menerjunkan 6 Kompi personel dari Samapta Polresta Pontianak, Polda Kalbar dan Brimob Polda Kalbar," ujar Komarudin.

Sumber: viva.co.id
Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat