Dipertanyakan Belum Jelasnya Bantuan ke Warga di Tengah Penerapan PSBB Pekanbaru
Selasa, 21 April 2020 - 16:22:19 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Hingga saat ini warga kerap mempertanyakan bantuan Sosial bagi warga terdampak covid-19 di tengah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Pekanbaru.
Bahkan hari ini Selasa (21/4/2020) PSBB Pekanbaru sudah berjalan selama lima hari. "Kapan bantuan ini didistribusikan ke warga," ujar salah seorang warga yang berniat mempertanyakan hal ini posko tim gugus Covid-19 di halaman MPP Pekanbaru, Selasa.
Warga yang enggan ditulis namanya ini mengatakan, sepertinya Pemko hanya setengah-setengah melaksanakan PSBB, apalagi di banyak daerah menerapkan PSBB siang-malam, Pemko malah menekan penerapan PSBB malam, dan menurutnya masih dipertanyakan ketegasan pemeriksaan di pintu masuk kota.
"PSBB apa, apa tujuannya ini, bahkan syarat lain juga belum terpenuhi," ujar warga yang mengaku tinggal di Rumbai.
Ia lantas menyindir, jangan-jangan Pemko tidak bisa menyediakan sembako atau bantuan covid-19 sehingga warga tidak bisa mendapat bantuan dan hanya mengharap sumbangsih berbagai pihak. Kalau seperti ini PSBB apa namanya, ikut-ikutan saja.
"Kami warga ini jelas berharap di tengah kesusahan, apalagi disampaikan dengan mengumbar akan ada bantuan sembako dan sebagainya, kita bahkan sudah diminta data oleh pihak RT/RW," katanya.
Sementara itu, menyikapi hal ini, Sekdako Pekanbaru M Noer MBS mengatakan, masih mempersiapkan data valid calon penerima bantuan. Ia belum bisa memastikan kapan bantuan sembako disalurkan kepada warga yang terdampak.
"Inikan masih dipersiapkan. Kami belum tahu kesiapannya seperti apa, tapi mudah-mudahan nanti sore kami tahu seperti apa gambarannya. Apa yang sudah, apa yang belum dan kapan akan didistribusikan," kata M Noer, Selasa (21/4/2020) di halamam MPP Pekanbaru.
M Noer belum bisa memastikan apakah pendataan yang dilakukan oleh setiap kelurahan telah rampung seutuhnya. "Memang data masyarakat miskin dan rawan miskin sudah ada data di Dinsos (Dinas Sosial). Namun, divalidkan kembali. Karena tentu ada penambahan, data tambahan mereka yang terdampak," jelasnya.
M Noer mengatakan, panitia juga sedang mempacking beras yang akan disalurkan. Ada 100 ton beras bantuan dari pemerintah pusat, sementara untuk lauk pauk dipersiapkan oleh Pemko Pekanbaru dari APBD.
M Noer saat ditanya target kapan bantuan itu disalurkan, tidak bisa memastikan. "Makanya kita cek dulu, nanti saya bilang A rupanya tidak," kata dia.
Sebelumnya, PSBB diberlakukan Pemko menyiapkan bantuan untuk warga dengan kategori masyarakat miskin, masyarakat rawan miskin. Kemudian warga yang terpapar kasus Covid-19. Orang Dalam Pemantauan (ODP), keluarga Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan keluarga Pasien Positif covid-19.
Saat pengumuman PSBB, Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT mengatakan, untuk lauk pauk ini berupa uang tunai sebesar Rp200 ribu bagi yang terdaftar di dalam data Program Keluarga Harapan (PKH). Kemudian, mereka yang terdata di dalam PKH itu diberikan beras bantuan pemerintah pusat. [prt]
Komentar Anda :