Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Kesehatan
Ini Angka Kematian COVID-19 di Wuhan dan Cina Setelah Revisi
Sabtu, 18 April 2020 - 15:37:53 WIB

SULUHRIAU - Pemerintah Cina merilis revisi angka kematian kasus COVID-19 di Wuhan, Provinsi Hubei, pada Jumat 17 April 2020. Revisi yang dilakukan atas data dari kota asal merebaknya virus corona jenis baru itu—sebelum menyebabkan pandemi--menyebabkan angka resmi terbaru melonjak sampai hampir 50 persen.

Revisi itu menambahkan 1.290 kasus kematian, menyebabkan total korban meninggal karena COVID-19 di Wuhan menjadi 3.869 orang. Pemerintah Cina juga menambahkan angka 325 kasus infeksi di luar angka kematian itu, menjadikan total 50.333 kasus di kota yang sama.

Adapun jumlah kasus positif seluruhnya di daratan Cina sebanyak lebih dari 83 ribu, dengan kematian 4.636 orang. Jumlah itu, berdasarkan peta sebaran COVID-19 versi Worldometers, masih menempatkan Cina di urutan ketujuh di bawah AS, Spanyol, Italia, Prancis, Jerman, dan Inggris sebagai penyumbang kasus penularan terbesar dari total 2,2 juta kasus di dunia per Jumat 17 April 2020.

Sedang angka kematiannya di urutan ke-8. Di atasnya ada Amerika (7.158 orang), Italia (22.745), Spanyol (20.002), Prancis (18.681), Inggris (14.576), Belgia (5.163), dan Iran (4.958).

Keterangan yang disampaikan pemerintah setempat, revisi buah investigasi lebih detil yang telah dilakukan. Ke dalamnya, mereka mencakupkan angka kematian di rumah-rumah di awal wabah itu merebak. Juga dengan angka kematian lainnya di rumah sakit terkait diagnosa yang tidak tepat.

Beijing membantah kalau revisi itu membuktikan adanya upaya yang sebelumnya dilakukan untuk menutupi angka kasus yang sebenarnya—tudingan yang sudah lebih dulu mengemuka di dalam negeri Cina menyusul interogasi yang pernah dilakukan terhadap sejumlah dokter. “Beberapa kesalahan itu terjadi karena sistem medis yang kewalahan dan juga lambatnya laporan-laporan,” kata pemerintah Cina berdalih seperti dikutip dari Times.

Revisi jumlah kasus dan angka kematian itu sebenarnya tidak mengejutkan. Negara-negara lain di dunia diduga juga tidak melaporkan angka yang sebenarnya karena alasan yang sama, termasuk masalah keterbatasan alat uji yang tersedia. Namun revisi yang diumumkan di Cina dilakukan setelah sejumlah negara mengkritisi data sebelumnya.

“Mereka jelas dalam posisi bertahan,” kata Jean-Pierre Cabestan, profesor ilmu politik di Hong Kong Baptist University kepada Times. "Ini tantangan besar untuk Cina untuk memperbaiki citranya.”

Wuhan, kota berpenghuni 11 juta jiwa, menjalani lockdown pada 23 Januari lalu untuk mengendalikan penyebaran infeksi penyakit virus corona 2019 atau COVID-19. Penguncian kota itu belum lama telah dicabut kembali setelah diklaim hanya ada tiga kasus baru penyakit itu selama lebih dari tiga pekan.
 
Sumber: tempo.co
Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat