Jumat, 02 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Kesehatan
Ini Angka Kematian COVID-19 di Wuhan dan Cina Setelah Revisi
Sabtu, 18 April 2020 - 15:37:53 WIB

SULUHRIAU - Pemerintah Cina merilis revisi angka kematian kasus COVID-19 di Wuhan, Provinsi Hubei, pada Jumat 17 April 2020. Revisi yang dilakukan atas data dari kota asal merebaknya virus corona jenis baru itu—sebelum menyebabkan pandemi--menyebabkan angka resmi terbaru melonjak sampai hampir 50 persen.

Revisi itu menambahkan 1.290 kasus kematian, menyebabkan total korban meninggal karena COVID-19 di Wuhan menjadi 3.869 orang. Pemerintah Cina juga menambahkan angka 325 kasus infeksi di luar angka kematian itu, menjadikan total 50.333 kasus di kota yang sama.

Adapun jumlah kasus positif seluruhnya di daratan Cina sebanyak lebih dari 83 ribu, dengan kematian 4.636 orang. Jumlah itu, berdasarkan peta sebaran COVID-19 versi Worldometers, masih menempatkan Cina di urutan ketujuh di bawah AS, Spanyol, Italia, Prancis, Jerman, dan Inggris sebagai penyumbang kasus penularan terbesar dari total 2,2 juta kasus di dunia per Jumat 17 April 2020.

Sedang angka kematiannya di urutan ke-8. Di atasnya ada Amerika (7.158 orang), Italia (22.745), Spanyol (20.002), Prancis (18.681), Inggris (14.576), Belgia (5.163), dan Iran (4.958).

Keterangan yang disampaikan pemerintah setempat, revisi buah investigasi lebih detil yang telah dilakukan. Ke dalamnya, mereka mencakupkan angka kematian di rumah-rumah di awal wabah itu merebak. Juga dengan angka kematian lainnya di rumah sakit terkait diagnosa yang tidak tepat.

Beijing membantah kalau revisi itu membuktikan adanya upaya yang sebelumnya dilakukan untuk menutupi angka kasus yang sebenarnya—tudingan yang sudah lebih dulu mengemuka di dalam negeri Cina menyusul interogasi yang pernah dilakukan terhadap sejumlah dokter. “Beberapa kesalahan itu terjadi karena sistem medis yang kewalahan dan juga lambatnya laporan-laporan,” kata pemerintah Cina berdalih seperti dikutip dari Times.

Revisi jumlah kasus dan angka kematian itu sebenarnya tidak mengejutkan. Negara-negara lain di dunia diduga juga tidak melaporkan angka yang sebenarnya karena alasan yang sama, termasuk masalah keterbatasan alat uji yang tersedia. Namun revisi yang diumumkan di Cina dilakukan setelah sejumlah negara mengkritisi data sebelumnya.

“Mereka jelas dalam posisi bertahan,” kata Jean-Pierre Cabestan, profesor ilmu politik di Hong Kong Baptist University kepada Times. "Ini tantangan besar untuk Cina untuk memperbaiki citranya.”

Wuhan, kota berpenghuni 11 juta jiwa, menjalani lockdown pada 23 Januari lalu untuk mengendalikan penyebaran infeksi penyakit virus corona 2019 atau COVID-19. Penguncian kota itu belum lama telah dicabut kembali setelah diklaim hanya ada tiga kasus baru penyakit itu selama lebih dari tiga pekan.
 
Sumber: tempo.co
Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat