Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Kesehatan
Lockdown Berakhir, 55.000 Orang Tinggalkan Wuhan
Rabu, 08 April 2020 - 11:03:44 WIB

SULUHRIAU- Puluhan ribu orang meninggalkan Kota Wuhan, Rabu (8/4/202) setelah kota itu dikarantina selama lebih 2 bulan untuk mengecah penyebaran virus corona.

Pada 23 Januari, pihak berwenang mengkarantina Kota Wuhan setelah virus corona menyebar di kota itu, yang dilaporkan pertama kali pada Desember 2019. Semenjak itu siapa pun tidak boleh masuk atau keluar kota Wuhan di Provinsi Hubei, China Tengah.

Sebagian besar, hampir 82.000 kasus infeksi virus corona dan 3.331 kematian akibat virus corona di China berada di Wuhan.

Diperkirakan 55.000 orang akan meninggalkan Wuhan dengan kereta api. Sebanyak 21.000 orang akan berangkat melalui Hankou, stasiun kereta api tertua di Kota Wuhan, yang sangat dekat dengan Pasar Makanan Laut Huanan, titik awal kasus virus corona.

Laporan Strait Times, meski baru jam 6 pagi waktu setempat, sudah banyak penumpang yang sudah tidak sabar untuk naik kereta pertama keluar dari Wuhan. Mereka akan naik kereta cepat ke Jingzhou, yang berjarak sekitar 200 km.

Banyak dari penumpang memegang paket hadiah yang diberikan manajemen stasiun. Para pegawai stasiun berdiri di peron sambil memegang tanda bertuliskan "Stasiun Hankou menyambut Anda".

Semua penumpang mengenakan masker, tampak yang lainnya mengenakan pakaian pelindung seluruh tubuh putih. Pakaian ini menjadi pemandangan yang biasa di Kota Wuhan, semenjak wabah virus corona.

"Aku sangat senang akhirnya bisa pergi, sudah terlalu lama," kata seorang pria yang menyebut namanya dengan Zheng.

Dia tiba dua jam lebih awal, meminta seorang teman untuk mengantarnya karena transportasi umum belum beroperasi.

Transportasi umum di Wuhan sudah beroperasi. Namun penumpang memerlukan kode kesehatan hijau. Tanda hijau ini ada dalam sebuah aplikasi telepon seseorang, sebagai bukti kesehatan. Jika penumpang memiliki kode hijau, mereka diizinkan masuk layanan transportasi.

Sementara penerbangan pertama dari Wuhan berangkat pukul 07.45 pagi, yakni penerbangan China Eastern Air menuju Hainan dengan 46 penumpang.

Di televisi pemerintah Hubei pada Selasa malam, ada beberapa program menghitung mundur hingga Wuhan kembali dibuka pada tengah malam. Acara itu menampilkan wawancara dengan petugas garis depan di pintu tol, bandara dan stasiun kereta api.

Pada pukul 11.40 malam, ada antrean sepanjang 4 km di pintu tol utama yang meninggalkan Wuhan. Mobil kedua dalam antrean yang memiliki empat orang di dalamnya, mengatakan mereka akan kembali ke provinsi Hunan.

"Kami bekerja di manajemen hotel dan belum kembali sama sekali tahun ini. Kami seharusnya kembali untuk Tahun Baru China tetapi kami tidak berhasil," kata pengemudi yang tidak mau disebutkan namanya itu.

Pada tengah malam, para petugas bergerak untuk membuka barikade ketika mobil melintas.

Di seberang kota, bangunan-bangunan menyala menunjukkan sinar laser, sementara perahu-perahu di Sungai Yangtze membunyikan klakson mereka.

Di beberapa bangunan ada slogan "Kota pahlawan Wuhan" sementara yang lain hanya mengatakan "Wuhan, halo". [okz,jan]




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat