SULUHRIAU, Pekanbaru- Komitmen Pemko Pekanbaru dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima tidak diragukan. Kini, Pemko menjadi baro meter bagi daerah lain di bidang pelayanan.
Wujudkan komitmen ini pula, pada HUT ke-1 Mal Pelayanan Pekanbaru dan Peresmian Kantor Pelayanan Dinas Pendaftaran Penduduk dan Catatan Sipil (Disdukcapil dihadiri MenPAN RB Tjahyo Kumolo didampingi Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Prof. Zudan Arif Fakrulloh serta Deputi Bidang Pelayanan Publik, Prof. Dr. Diah Natalisa, MBA, Rabu, (11/3/2020).
Acara yang dipusatkan di halaman Kantor Mal MPP Pekanbaru Jalan Sudirman itu, berlangsung semarak. Bukan hanya pejabat dari pusat yang hadir, tapi juga berbagai pejabat Riau dan utusan sejumlah daerah di tanah air.
Hadir Wakil Gubenur Edi Natar, Walikota Pekanbaru, pipinan BI, OJK, Konsulat Malayisa, anggota DPRD Riau dapil Pekanbaru, unsur Forkopinda Riau dan Pekanbaru serta undangan lainnya.
Dalam kesempatan itu, Walikota DR Firdaus menyampaikan berbagai hal inovasi pelayanan publik dan program pembangunan Kota Pekanbaru.
Dijelaskan Walikota, Pekanbaru memang tidak memiliki sumber daya alam (SDA) seperti daerah tetangganya. Namun potensi Pekanbaru diberbagai sektor cukup besar. Pemerintah telah dan wisata halal, di Provinsi Riau hanya dua daerah yakni, Pekanbau dan Bengkalis.
Kemudian dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nasional, dari 27 kawasan ekonomi, dan di Riau di Riau terdapat dua yakni, Kawasan Buton-Siak dan Kawasan Industri Tenayan (KIT) Pekanbaru dengan luas sekitar 105.000 hektare. Dari kata Walikota akan bisa menyerap 155.000 tenaga kerja dan akan memberikan income Rp450 trilun per tahun.
Ia juga menyampaikan tingkat investasi dan ekspor. Terjadi kenaikan dalam pelayanan, jumlah investasi naik naik 25 persen. Kegiata proyek 28 persen naik, hingga ketersediaan tenaga kerja 20 persen.
Pelayanan Perizinan
Walikota menambahkan, dari bidang perizinan dan non perizinan, ada tiga sektor pelayan publik, yaitu perizinan Kependudukan, catatan sipil dan kesehatan. Dan dua pusat pelayanan ada di komlek kantor Jalan Sudirman, yakni MPP dan Disdukcapil.
Diakuianya, bidang pelayanan Kependudukan selama ini penaialain rendah, maka tahun ini akan lebih baik. Sebab, kini sudah memiliki gedung baru pelayanan, kalau sebelumnya pelayanan kependudukan hanya 500-400 sehari termasuk di UPTD. Sekarang sudah bisa 1.400 hingga 1.500 per hari dan tahun depan ditargetkan melayani 2.500 sehari.
"Maka sistem kita perbaiki, didukung sarana dan SDM, bisa mendaftar nomo antrean melalui online. Dengan adanya pendekatan inovasi IT maka pelayanan akan lebih cepat," katanya.
Sedangkan dibidang pelayanan perizinan, di MPP ada 32 peayanan. Bahkan distu ada banyak tenan. "Hari ini adalah wujud komitmen itu, diresmikan kanto layanan catatan sipil dan diberi penghargaan pada tenan yang memberi pelayanan yang baik," katanya.
Dalam pidato Mempan-RB Tjahjo Kumolo memberikan apresiasi kepada pihak MPP Pekanbaru yang dinilai komit dalam memberikan pelayanan periznan.
Dikatakan, Reformasi Birokrasi tidak hanya penataan pada struktur jabatan eleson saja, tapi juga mampu membarikan pelayanan, menggerak inovasi dengan memberi kemudahan periznan secara baik.
"Ini telah dilakukan MPP sejak berdiri setahun lalu, dan hendaknya menjadi contoh yang bukan hanya di Riau saja tapi seluruh daerah di Indonesia," katanya.
Dipesankan, MPP hendaknya selalu memgembangkan kapasitasnya, pelayanan resporsif dan pembedayaan global. Banyak harus ditata, mulai dari parkir, melayan dengan senyum, sitim nomor urut, termasuk menjamin kebersihan toliet, air bersig sehingga warga nyaman," katanya.
Selain merayakan HUT I MPP, Menpan-RB sekaligus meresmikan Kantor baru Pelayanan Disdukcapil Pekanbaru satu komplek dengan MPP. "Saya harapkan semua pelayanan untuk masyarakat Pekanbaru terus lebih baik," katanya.
Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution mengatakan MPP Pekanbaru telah dapat dijadikan pelayanan modern untuk melayani masyarakat. Setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut untuk mengembangkan inovasi dalam melaksanakan pemerintahan dan pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat.
"MPP ini merupakan suatu perubahan bagi masyarakat yang telah dirasakan manfaatnya dalam satu tahun belakangan ini," ujarnya.
Dengan hadirnya MPP Pekanbaru katanya telah mampu membentuk ASN yang modern yang memiliki pola pikir yang berkinerja tinggi dan selalu memberikan pelayanan yang terbaik. Sehingga, MPP berdampak pada tumbuhnya perekonomian masyarakat dan tumbuhnya minat investor. Sehingga, tumbuhnya perekonomian semakin hari makin dirasakan masyarakat.
MPP Wow!
Sementara itu, Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh dalam pidatonya mengungkapkan, MPP Pekanbaru bukan Mal Pelayanan Publik biasa. Ini adalah mal pelayanan publik yang dikategorikan sebagai MPP yang Wow. MPP ini salah satu inovasi baru dari Kemenpan RB dan Kemendagri.
"Karena kalau kita sudah sepakat bahwa pelayanan publik menjadi roh dari tata pemerintahan, maka harus membangun komitmen yang sama. Pelayanan publik harus cepat. Upayakan selesai dalam satu titik," ucap Zudan.
Kemendagri katanya akan membantu penuh walikota Pekanbaru Firdaus. Zudan juga sudah melihat ke dalam gedung Disdukcapil Pekanbaru. "Ini salah satu Layanan Dukcapil yang terbaik di seluruh Indonesia," ucapnya.
Sementara itu, MenPAN RB Tjahyo Kumolo mengatakan, Reformasi birokrasi bukan diartikan sebagai penyederhanaan. Tapi, bagaimana pemerintah pusat maupun daerah mampu memberikan pelayanan yang terbaik untuk seluruh masyarakat. Pemerintah daerah harus mampu menggerakkan dan mengorganisir masyarakat di wilayahnya masing-masing.
Hal yang kedua adalah mempercepat proses perizinan, khususnya untuk investasi. Dengan perizinan yang tepat, investor bisa cepat bergerak, bekerja akan membawa pertumbuhan ekonomi yang akan lebih baik di daerah. Reformasi birokrasi adalah menata sebuah sistem kepegawaian yang jumlahnya sekitar 4,2 juta orang.
Salah satu isu yang paling erat adalah merayakan HUT ke-1 Mal Pelayanan Publik Pekanbaru. MPP ini bukan hanya sekadar penyederhanaan birokrasi tapi ini adalah ketetapan dalam mengambil sebuah keputusan. Pemerintah memberikan keleluasaan saat masyarakat membutuhkan pelayanan publik.
"Tadi dijelaskan bahwa ada 32 item di dalam MPP ini. Mudah-mudahan, bisa melayani 1,2 juta penduduk. Saya harapkan, MPP Pekanbaru ini bisa menjadi percontohan yang sistemnya terintrograsi dengan baik," ucap Tjahjo.
Meskipun demikian, integrasi sistemnya bukanlah hal yang mudah dilaksanakan. Karena, sistem layanan di MPP menuntut koordinasi dan komunikasi yang efektif serta komitmen yang kuat untuk mewujudkannya. "Saya berharap MPP Pekanbaru dapat menjadi percontohan," harap Tjahjo. Resmikan Gedung Layanan Disdukcapil
Usia pidatonya, Menpan RB Tjahjo Kumolo diajak menari Melayu bersama pejabat lainnya. Tarian yang berlangsung sekitar lima menit. Senyum dan wajah semringah terpancar para pejabat ini usai menari khas Melayu.
Usai tarian, Menpan RB Tjahjo Kumolo diundang ke atas pentas. Ia menyerahkan piagam penghargaan kepada tiga pelayanan terbaik di MPP Pekanbaru. Piagam penghargaan itu diberikan kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pekanbaru, Kantor Imigrasi Pekanbaru, dan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pekanbaru.
Selanjutnya, Menpan RB Tjahjo Kumolo menyerahkan piagam penghargaan kepada Wali Kota Pekanbaru Firdaus. Piagam merupakan ucapan selamat atas HUT ke-1 Mal Pelayanan Publik Pekanbaru.
Usai penyerahan piagam, giliran Menpan RB Tjahjo Kumolo menyampaikan kata sambutan. Disampaikannya, salah satu visi dan misi Presiden Jokowi dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin adalah membangun kualitas sumber daya manusia dan reformasi birokrasi.
Menpan RB Tjahjo Kumolo bersama pejabat penting lainnya menekan tombol bersama-sama tanda diresmikannya Layanan Dukcapil Pekanbaru. Kemudian, Menpan RB Tjahjo Kumolo menandatangani plakat Layanan Dukcapil secara digital.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan nasi tumpeng. Potongan pertama tumpeng tersebut diserahkan kepada Walikota Pekanbaru Firdaus.
Usai pemotongan tumpeng, Menpan RB Tjahjo Kumolo bersama rombongan berjalan ke arah Gedung Layanan Dukcapil Pekanbaru. Guntingan pita untuk peresmian diserahkan Tjahjo kepada Deputi Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Diah Natalisa.
Tjahjo menghampiri setiap meja pelayanan Dukcapil. Selanjutnya, Tjahjo keluar dari gedung tersebut dan menuju ke MPP Pekanbaru. Ia juga berkeliling melihat tiap meja layanan di MPP Pekanbaru. [Adv,Humas Pemko Pekabaru/SR]