Jumat, 02 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Sosial Budaya
Catatan Pandangan Mata
Ke Malaysia Saat Isu Corona, Bandara Klia 2 dan Destinasi Wisata Putra Jaya Terasa Sepi
Senin, 02 Maret 2020 - 07:20:33 WIB

SULUHRIAU- Virus Corona atau Covid 19 yang kini menjadi isu global dan merebak ke berbagai belahan dunia, benar-benar terasa dampaknya.

Bahkan saat ini Pemerintah Arab Saudi 'menutup pintu' dari jemaah umrah dan turis yang ingin datang ke negara itu, termasuk kedua tanah suci umat Islam Mekkah dan Madinah.

Di negara jiran Malaysia, isu virus corona (covid-19) juga terasa. Pada tanggal 18 Februari 2020 kami tiba di Malaysia melalui penerbangan Air Asia dari Bandara Sultan Syarif Kasim (SKK) II ke Bandara Klia 2 Kuala Lumpur, Malaysia.

Tiba di Bandara Klia 2,  begitu akan masuk ke pusat pelayanan bandara  tersebut, salah seorang diantara rombongan kami yang tiba, di tes dengan alat pemindai suhu tubuh ( thermal scanner) oleh petugas kesehatan bandara Klia 2. Tentu saja ini bagian dari antisipasi dan deteksi terkait virus corona.

Yang paling dirasakan saat itu di Bandara Klia 2, di loket Imigrasi (Imigration-red), dimana suasana sepi dari warga yang datang dan cap paspor untuk masuk ke Malaysia.

Ketika itu sekitar pukul 14.50 waktu setempat, begitu kami sampai di loket imigrasi itu, kami langsung cap paspor, tidak ada antre sama sekali seperti sebelum ada isu Corona. Karena sebelum isu Corona, saya juga pernah datang ke negeri jiran itu. Pada saat itu di loket imigasi untuk cap paspor dari berbagai warga negara yang masuk ke Malaysia sangat ramai dan antreannya cukup panjang.

Namun, bagi warga Malaysia isu Corona terkesan tidak menjadi buah bibir seperti banyak dibicarakan di tengah masyarakat seperti di tempat kita ini. Tentu saja ini bukan berarti mereka tidak peduli dan perhatian dengan masalah tersebut.

Salah seorang warga Malaysia saat berbincang-bincang mengaku tetap prihatin dengan virus yang mengglobal ini. Bahkan kata warga yang bernama Amin (30) itu, menyebut ada beberapa orang suspect virus Corona yang diobesrvasi di daerah Sungai Buloh, Selangor.

"Setahu saya ada beberapa orang yang diobservasi di daerah Sungai Buloh," kata Amin yang juga penggiat budaya.

Sesuai informasi beredar yang juga banyak diberitakan, bahwa kebijakan negara itu juga tidak membenarkan masuknya penerbangan dari negara China seperti halnya di Indonesia sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona yang mematikan itu.

Menurut mantan Konsulat Malaysia untuk Pekanbaru, Riau Dato' Hardi dalam bincang-bincang saat bertemu di Selangor, membenarkan adanya pelarangan penerbangan dari Negeri Tirai Bambu itu ke Malaysia sejak merebaknya kasus virus covid 19 itu.

Lebih sepekan kami berada di Malaysia dan menyempatkan untuk datang ke beberapa destinasi waisata yang lazim dukunjungi turis domistik dan manca negara di negeri tersebut.

Kami pergi ke Kuala Lumpur tepatnya di KLCC dan Menara Kembar (Twin tower) Malaysia. Di sini terlihat juga tidak ramai orang berkunjung, ada beberapa hotspot yang sesungguh sangat menarik dijepret untuk diabadikan di sekitar tempat itu. Terlihat beberapa turis bule berselfie ria di sekitar itu.

Tapi, dari pantauan di lokasi itu juga tidak ramai. Jauh kondisi keramaiannya dari sebelum isu Corona. (Sekali lagi) saya juga pernah ke sini sebelumnya.

Bukan hanya di sekitar Twin Tower, destinasi wisata lain seperti di Putra Jaya yang merupakan kawasan istana negara Malaysia yang selalu menjadi tujuan wisata warga yang datang ke Malaysia, pada pertengahan pekan lalu itu juga tidak ramai.

Terlihat waktu kami ke situ hanya terlihat puluhan warga berselfie di beberapa hotspot destinasi itu. Bahkan di sekitar kawasan Putra Jaya ada pemberitahuan larangan turis  masuk ke kawasan tertentu di Putra Jaya selama Corona ini. Di kawasan itu ada antara lain Mesjid Putra Jaya berkubah merah muda, kemudian tidak jauh dari situ ada Mesjid
Tuanku Mizan Zainal Abidin atau Mesjid Besi.

Pendek kata di kawasan wisata itu tidak ada kesan ramai dan semangat berkunjung masyarakat.

Dato' Hardi yang kini sebagai Pejabat Diplomat berkedudukan di Putra Jaya mengaku tidak bisa menilai, kurang ramainya berkunjung ke destinasi wisata Malaysia saat itu karena terkait Corona. Menirutnya hari-hari ini tidak masa cuti (liburan-red). Di penghujung tahun atau masa cuti katanya biasanya cukup ramai yang datang ke tempat-tempat itu.

"Jadi, itu perlu studi, saya tidak bisa memberi informasi terkait hal ini, karena juga bukan kewenangan dari jabatan saya," katanya saat berbincang-bincang.

Tentu saja gambaran tulisan ini juga tidak mewakili minimnya kunjungan destinasi wisata di seluruh negeri jiran (Malaysia) itu. Karena ada 13 negara bagian di Malaysia dan memiliki destinasi wisata di wilayahnya. Masih juga ada bandara lain selain Klia 2 dan pelabuhan laut sebagai pintu masuk ke Malaysia tersebut.

Informasi didapat, di Malaka salah satu negara bagian Malaysia, dikabarkan cukup ramai warga datang ke wilayah yang khas wisata budaya itu, baik dari warga dari malaysia sendiri maupun manca negara.

"Saya berkunjung ke Malaka untuk beberpa hari," kata Arina (30) salah seorang warga Selangor.

Mungkin waktu kami datang tidak masa liburan umum. Maka perlu ditegaskan, ini hanya sedikit pandangan mata di beberapa titik destinasi wisata saja di saat bukan masa liburan.

Hingga kami kembali ke Indonesia akhir pekan, di bandara Klia 2 lebih ramai sedikit dibanding saat kami datang.

Mengenai virus corona ini, hingga Ahad 1 Maret 2020, dikutip dari kompas.com yang melansir SCPM, total kasus secara global 86.529 kasus, 2.979 kematian, dan 41.958 orang dinyatakan sembuh.

Sebanyak 61 negara telah mengkonfirmasi adanya temuan infeksi virus corona. Dan bahkan kini menyebar ke sejumlah negara Timur Tengah, termasuk Qatar.

Penulis: Khairullah




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat