Selasa, 18 Agustus 2026 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat | Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat | Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana | Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas | Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
 
 
☰ Metropolis
"Lokasi Parkir Banyak Tidak Representatif, Tarifnya Kadang Dipungut di Luar Aturan"
Minggu, 09 Februari 2020 - 13:44:58 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Masalah perparkiran di Pekanbaru ini selalu dipersoalkan banyak kalangan. Pasalnya, pertumbuhan kendaraan dan tempat-tempat perbelanjaan dan tempat usaha dinilai belum seiring dengan penyediaan lahan parkir, akibatnya baru sebagian kecil saja tersedia lahan parkir yang representatif, dan ini menjadi persoalan tersendiri bagi masyarakat.

Bredasarkan pengakuan sejumlah warga yang datang ke Pekanbaru untuk berbagai keperluan, merasakan sulit untuk mencari tempat parkir, bahkan kerap parkir di jalan, seperti di Jl T Tambusai. Untuk lahan parkir sangat sulit, sementara kawasan itu juga kawasan pertokoan.

Kondisi serupa juga terjadi di sekitar  Plaza Matahari, warga sering menggunakan pinggir jalan umum untuk lahan parkir, padahal plaza itu juga menyediakan lahan parkir di basemant dan halaman, tapi kadang tidak muat sehingga pengunjung memilih menggunakan pinggiran Jalan Pepaya depan plaza itu untuk lahan parkir. Begitu halnya seperti sejumlah mal lainya.

Menurut Rahman (43), halaman pertokoan di Pekanbaru ini masih banyak belum menyediakan lahan representatif untuk parkir kendaraan. Seharusnya tidak dibenarkan toko dibuka kalau lahan parkir tak ada. "Bagaimana dengan kinerja pihak terkait soal aturan amdal lalin dan semacamnya," kata Rahman alumni Univeritas Gajah Mada ini. 
   
Rahman yang mengaku berkali-kali datang ke Pekanbaru, merasa belum mendapatkan kenyamanan parkir mobilnya. Mislanya saat ada keperluan membeli sesuatu, atau ke tempat-tempat tertentu di pusat kota.

"Lahan parkirnya sangat sempit. Sehingga tidak jarang parkir menggunakan jalan, karena tidak sesuainya kapasitas kendaraan yang parkir dengan  lahan yang tersedia," katanya.

"Dari berbagai tempat yang ia kunjungi itu, pada umumnya hanya sebagain kecil yang memiliki lahan parkir yang cukup. "Kemarin parkir agak nyaman kerena hari libur," kata Rahman Sabtu (8/2/2020).

Selain lahan yang masih susah, masyarakat kadang dipungut tarif parkir di luar aturan, tampa karcis. "Mestinya masalah ini harus diperbaiki," tambah Marzuki (35) salah seorang pemerhatikan lingkungan.

Di Jl T Tambusai ujung, persis parkir untuk sekitar Mal SKA di pinggir jalan, tarifnya Rp2.000 untuk motor. Padahal aturannya hanya Rp1000.

Media ini mencoba untuk menkonfirmasi ke beberapa jukir, tidak menampik kondisi ini. Seperti dikatakan jukir di Jl Tambusai dan Sudirman yang enggan disebut namanya. Mereka mengatakan, sulit mengatur dan  menertibkan kendaraan, sehingga tidak jarang terjadi pertengkaran (clash) antara pemilik kendaraan dengan jukir.
"Sulit menyalah siapa, karena kadang satu lokasi parkir itu sudah sempit, sedangkan uang parkir juga perlu dibayar," kata jukir itu senada.

Sejauh ini pihak Dishub Belum bisa dikonfirmasi. Bidang parkir dihubungi tidak aktif. [tim]
     
 




 
Berita Lainnya :
  • Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
  • Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
  • Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
  • Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    02 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    03 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    04 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    05 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    06 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    07 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    08 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    09 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    10 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    11 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    12 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    13 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    14 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    15 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    16 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    17 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    18 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    19 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    20 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    21 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    22 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat