Melihat Metode Majlis Ta'lim Motivasi Ibu-ibu untuk Rajin Baca dan Khatam Quran
Minggu, 09 Februari 2020 - 12:15:08 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Alquran adalah kitab suci dan sebagai pandangan hidup umat Islam.
Maka, sebagai muslim mesti lebih dekat dengan Alquran, rajin membaca dan mengkhatamkannya, dan yang paling penting juga mengetahui isinya dan mengamalkan dalam kehidupan.
Didasari pandangan ini, maka sejumlah majlis ta'lim mencoba mendorong anggota (ibu-ibu) untuk rajin membaca dan mengkhatamkan Alquran.
Salah satu dilakukan Majlis Ta'lim Mushalla Ukhwatun Putri Tujuh, Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamat Tampan-Pekanbaru.
Melalui Ketua Majlis Ta'lim Mushalla Ukwatun, DR Eliwarti mendorong ibu-ibu untuk membaca alquran dengan program hafalan 1 juz per hari dan setengah juz per hari.
Anggota bisa memilih sesuai kemampuan dan kesempatannya. Sistimnya, setiap Jumat sore usai wirid mingguan, ketua menyusun jadwal untuk masing-masing anggota untuk membaca masing-masing juz yang sudah dibagi-bagi sesuai jumlah anggota.
Baik yang setengah juz sehari atau satu juz sehari. Jadwal itu dikirim melalui WA grup.
Peserta harus melaporkan setiap hari sebelum pukul 24.00 Wib. Dan yang tidak melapor, maka ketua akan memberikan panggilan ke WA grup dengan kata-kata "Panggilan Cinta" buat ibu-ibu yang dinyatakan tidak melapor bacaannya.
Inti panggilan itu memotivasi agar ibu-ibu terus semangat membaca Alquran. Bacaan ini dievaluasi setiap Jumat, dan bahkan setiap Jumat sore (saat wirid) bisa khatam Alquran.
Tidak ada reward materi bagi yang rajin membaca, ini hanya mengharap pahala pada Allah Swt, apalagi Alquran menjadi landasan pandangan hidup. Mereka yang rajin membaca sesuai targetnya, akan tampak semangat datang ke mushalla dan sebaliknya.
Bukan hanya membaca, tapi juga menghafal ayat Quran juz 30. Hafalan ini juga sesuai dengan kemampuan dan kesempatan ibu-ibu. Ada yang sebaris dan ada yang dua baris sehari. Anggota juga diminta melaporkan yang telah dibaca paling lambat pukul 24.00 Wib.
Tidak hanya itu, pada setiap jumat anggota membaca surat Alkahfi disamping jadwal-jadwal bacaan tadi. Setiap malam Jumat usai shalat Magrib dilaksanakan juga Muroja'ah (kegiatan mengulang kembali pelajaran, hafalan dan lain sebagainya).
"Ada banyak yang sudah mencoba metode ini untuk memotivasi agar terus membaca Alquran, maka kita coba terapkan," kata Eli saat memberikan penjelasan pada ibu-ibu anggota majlis ta'lim.
Salah seorang anggota, majlis ta'lim, Ibu Ita menganggao bahwa cara ini positif untuk mendorong kecintaan pada Alquran. Sebab, kalau tidak ada sistim dan metode secara terorganisir akan sulit untuk selalu membaca alquran. Cara ini akan melatih dan membiasakan kita membca secara rutin Alquran, " katanya.
Jadi, tidak salah bagi majlis ta'lim lain untuk mencoba metode ini. (prt)
Komentar Anda :