Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Ekbis
Gara-gara Virus Corona Penjualan Mobil di Seluruh Dunia Bakal Turu
Sabtu, 08 Februari 2020 - 12:29:52 WIB

SULUHRIAU -China merupakan tempat yang menjanjikan bagi para produsen otomotif raksasa asal Jepang, Amerika hingga Eropa untuk berinvestasi.

Banyak pabrikan yang membangun pabrik serta membangun kerja sama dengan perusahaan otomotif di China.

Pasar yang besar membuat produsen seperti Daimler, Volkswagen, General Motors, Renault, Honda, hingga Hyundai berlomba-lomba untuk memproduksi mobil di sana.

Saat pabrik tutup untuk merayakan Tahun Baru Imlek, industri otomotif China sudah berada di bawah tekanan karena menurunnya penjualan di tengah penghapusan insentif mobil listrik dan kondisi ekonomi melambat.

Namun adanya wabah virus Corona yang masih terus menyebar membuat penjualan mobil di China bahkan di seluruh dunia semakin terganggu. Deretan produsen otomotif besar itu pun turut merasakan imbasnya.

Pasalnya mereka diperintahkan untuk menutup pabrik terkait dengan penyebaran virus Corona.

"Kami berasumsi konsumen yang membeli mobil di diler akan berkurang untuk mengurangi risiko penularan," kata analis S&P Global Rating dikutip CNN, Jumat (7/2/2020).

"Perpanjangan waktu bagi produsen untuk menutup pabrik pun membuat keadaan makin sulit untuk industri keluar dari resesi," sebutnya.

Menurut S&P, wabah Corona memaksa para produsen otomotif di China untuk memangkas produksi sebesar 15% pada kuartal pertama.

Industri otomotif ikut terseret karena virus corona berasal dari kota Wuhan yang memiliki julukan sebagai 'Motor Cities'. GM, Nissan, Renault, Honda, dan Peugeot membangun pabrik besar di Wuhan namun harus tutup sejak akhir Januari saat virus Corona semakin menyebar.

"Situasi ini masih belum jelas," ujar CEO GM Mary Barra di hadapan para investor dalam sebuah presentasi.

GM sendiri telah melakukan kontak dengan otoritas kesehatan China guna memastikan rantai pasok tak terganggu.

Sementara itu pabrikan Jerman seperti Daimler dan Volkswagen menyebut akan tetap melanjutkan produksi beberapa model mobil di China pada hari Senin sembari memantau situasi dan kondisi setempat.

Volkswagen cukup menderita dengan adanya wabah virus Corona. VW memiliki 24 pabrik di Negeri Tirai Bambu itu. Volkswagen mengatakan proses produksi akan kembali dilanjutkan dan pengiriman mobil ke konsumen tak ikutan terdampak.

Situasi yang tak menentu di China ini, membuat para pabrikan harus bersiap lagi dengan kemungkinan terburuk. Di China, para produsen itu tak hanya membuat mobil melainkan juga suku cadangnya.

Sehingga apabila situasi semakin buruk, rantai pasok suku cadang mobil di seluruh dunia juga bakal merasakan dampaknya. (Cnn, dtO)




 
Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat