Rabu, 19 Agustus 2026 Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu | Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah | Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi | Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional | Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM | Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
 
 
☰ Peristiwa
Tingkatkan Produksi Nelayan, 100 Ribu Benih Kakap Putih Ditabur di Centra Budidaya Kakap Meranti
Rabu, 05 Februari 2020 - 07:30:57 WIB

SULUHRIAU, Meranti- Sebanyak 100 ribu benih kakap putih ditabur Wakil Bupati Meranti Said Hasyim. Ini dalam upaya meningkatkan produksi nelayan, kususnya budidaya kakap.

Pemaburan benih ikan ini Wakil Bupati dilaksanakan wabup bersama Kadis Perikanan Provinsi Riau di tambak UPT-BBAP Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau, Desa Banglas Kec. Tebing Tinggi, Selasa (4/2/2020).

Wabup mengaharpkan, Nelayan Budidaya Kakap Putih  mampu meningkatkan produksi ikan dan menjadikan Meranti sebagai Centra Budidaya Kakap.

Seperti dijelaskan Kepala Dinas Perikanan Meranti Eldi Syaputra, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, sekaligus penandatanganan Nota Kesepakatan Tentang Sinergi Perencanaan dan Pembangunan Dalam Pengembangan Sentra Kawasan Perikanan Budidayakegiata di Kabupaten Kepulauan Meranti antara Dirjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.

Nota Kesepahaman itu meliputi 1. Peningkatan produksi komoditas perikanan budidaya.

2. Pendampingan teknologi perikanan budidaya dengan pola segmentasi.

3. Penguatan Balai Benih lkan Pantai (BBIP) Selatpanjang sebagai sentra produksi larva dan benih ikan laut.


Yang bertujuan untuk Menjadikan Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai sentra kawasan budidaya ikan laut serta Membentuk sistemlogistik benih di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti dan sekitarnya.

Melalui kegiatan itu Dinas Perikanan menargetkan panen ikan Kakap Putih sebanyak 15 ton dan ke depannya diharapkan benih untuk KJA-KJA di kabupaten Kepulauan Meranti sudah dapat disuplai dari UPT-BBIP Selatpanjang ini.

Menyikapi kegiatan itu, Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim, mengucapkan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Riau terutama Dinas Perikanan Provinsi yang telah menetapkan Meranti sebagai Centra Pengembangan Budidaya Ikan Kakap Putih.

Menurutnya Ini merupakan langkah awal bagi Pemerintan Daerah dalam upaya meningkatkan produksi ikan budidaya di Kepulauan Meranti. Hal ini juga sejalan dengan program Pemerintah Kepulauan Meranti yang mulai beralih dari Pola Nelayan Tangkap menjadi Nelayan Budidaya.

"ini merupakan berkah bagi Nelayan Budidaya sekaligus menjadi tantangan untuk menjadikan Meranti sebagai Centra Budidaya dan Benih Ikan Kakap Putih, terima kasih juga kepada kelompok Budidaya Ikan yang telah ikut mensukseskan program ini," ujar Wakil Bupati.

Wabup berharap, bantuan yang diberikan Dinas Perikanan Provinsi Riau bekerja sama dengan Balai Perikanan Budidaya Laut Batam tidak hanya sebatas bibit, tapi juga soal Pakan yang menjadi penentu keberhasilan budidaya ikan dan pemasaran ikan itu sendiri.

"Kami berharap sinergitas yang kuat dari Dinas Perikanan Provinsi, Balai Perikanan Budidaya Laut Batam dan Dinas Perikanan Meranti untuk dapat membina kelompok budidaya ikan sekaligus membentuk pasar ketika panen ikan nanti," ujarnya.

Sebab Wabup tidak ingin ketika panen dilakukan harga ikan justru jatuh akibat permainan para mafia yang sengaja mempermainkan harga, hal itu tentu akan mempengaruhi keberlajutan program ini, dicontohkan Wabup seperti yang terjadi pada petani Kelapa di Meranti yang terpaksa menjual murah produksi kelapanya.

"Kami juga berharap kepada Pemerintan Provinsi dapat membentuk jaringan pasar penjualan ikan untuk menghidari permainan harga dari para mafia. Semoga dengan sinergitas yang baik antara Pemerintah Provinsi dan Balai Perikanan Budidaya Laut Batam serta Dinas Perikanan Meranti dapat mewujudkan Meranti sebagai Centra Budidaya Kakap Putih di Provinsi Riau," jelas Wabup.

Sementara itu, Kadis Perikanan Provinsi Riau Ir. Herman dalam penjelasanya, mengatakan tingkat keberhasilan program budidaya Kakap Putih ini sangat besar, hal itu berdasarkan penelitian dan percobaan yang telah dilakukan sebelumnya di Desa Sialang Pasung. Dalam percobaan itu didapati kondisi air di Meranti sangat cocok dengan habitat alami ikan Kakap Putih.

Dengan keyakinan itu, Dinas Perikanan Provinsi Riau dikatakan Herman, telah menetapkan Kepulauan Meranti sebagai sebagai Zonasi Budidaya Kerambah Ikan khususnya Kakap Putih dengan menganggarkan dana sebesar 1 Miliar lebih.

Hanya saja seperti yang dikawatirkan oleh Wakil Bupati, untuk menjadikan Meranti sebagai Centra Budidaya Ikan harus didukung dengan ketersediaan Pakan. Dari hasil penghitungan pihaknya Herman mengaku jika nanti Meranti menjadi Centra Budidaya Ikan Kerambah jumlah Pakan ikan berupa Gombang dan Rucah masih belum memadai. Dan ini tentunya menjadi PR yang harus dicarikan solusinya.

Seperti keterangan yang disampaikan Kepala Balai Perikanan Budidaya Laut Batam Toha Tudiadi, jumlah benih bantuan untuk Meranti saat ini sebanyak 325 ribu benih ikan Kakap Putih dengan ukuran 0.8 CM. Dari jumlah itu sebanyak 225 ribu ekor ditabur di Tambak UPT-BBAP Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau untuk dibesarkan hingga ukuran 7 CM setelah mencapai ukuran 7 CM barulah dilepas pada Tambak Jaring Apung di Sungai Suir.

Sementara sisanya sebanyak 100 ribu ekor akan diserahkan kepada kelompok pengelola dengan pendapingan dari pihak Balai Perikanan Budidaya Laut Batam. Yakni kepada :

1. Kelompok Camar Laut di desa Meranti Bunting

2. Kelompok Bawal Mas di Desa Bantar

3. Kelompok Mitra Segara di Desa Bantar

4. Kelompok Cemerlang Pesisir di Desa Lemang

5. Koperasi Lumba-lumba Air Payau di Desa Banglas


"Nantinya Tim ahli dari BBIB Batam akan melakukan sharing ilmu dan teknologi kepada para anggota kelompok jaring apung hingga mampu memproduksi benih ikan sendiri yang memiliki pasar dan harga sangat menjanjikan," ujar Toha.

Dimana untuk benih ikan Kakap Putih ukuran 1 CM dapat dijual dengan harga 1000 rupiah perekor, dan ia mengklaim potensi ini dapat menjadi peluang usaha tersendiri bagi masyarakat Kelompok Budidaya dalam meningkatkan taraf ekonomi dan kesejahteraan. (Hpm, Jan)



 
Berita Lainnya :
  • Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu
  • Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
  • Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi
  • Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
  • Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu
    02 Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
    03 Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi
    04 Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
    05 Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
    06 Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
    07 Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus
    08 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    09 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    10 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    11 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    12 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    13 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    14 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    15 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    16 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    17 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    18 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    19 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    20 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    21 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    22 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat