Rabu, 19 Agustus 2026 Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu | Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah | Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi | Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional | Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM | Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
 
 
☰ Peristiwa
Perjuangkan Program Daerah Perbatasan, Wabup Meranti dan Tim Adakan Pertemuan dengan BNPP RI
Rabu, 29 Januari 2020 - 19:42:36 WIB

SULUHRIAU, Meranti- Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim bersama rombongan menemui  pihak Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI untuk berkoordinasi memasukan usulan program pembangunan daerah perbatasan.

Pertemuan dilaksanakan di Kantor Bupati Bengkalis dengan agenda Pembahasan Usulan Program Kegiatan Berbasis Lokasi Prioritas Tahun 2020-2024 untuk Wilayah Kepulauan Meranti, Bengkalis, Rokan Hilir, Rabu (29/1/2020).

Hadir dari pihak BNPP RI Asisten Deputi Pengelola Batas Negara Wilayah Laut dan Udara BNPP RI Bachril Bahri M. AppSc, Trisulo Kabid Perencanaan Asisten Deputi Pengelola Batas Negara Wilayah Laut dan Udara BNPP RI, Hengki Prana Jaya Kabid Infrastruktur Fisik Asisten Deputi Pengelola Batas Negara Wilayah Laut dan Udara BNPP RI dan lainnya.

Turut mendampingi Wakil Bupati, Sekda Bengkalis Bustami HY, Danramil Selatpanjang Mayor Inf. Irwan, Kepala Dinas Perindag Meranti Drs. H. Azza Fahroni, Kepala Dinas LHK Meranti Drs. Irmansyah M.Si, Kepala Dinas Perhubungan Meranti Dr. Aready, Kalaksa BPBD Meranti Drs. Idris Sudin, Kepala Dinas Kesehatan dr. Misri,Kabag Perbatasan Meranti Drs. M. Nazar, Camat Tasik Putri Puyu Sugiati, Camat Rangsang Barat Juwita Sari, Camat Rangsang Pesisir H. Arifuddin, Camat Pulau Merbau Atan Ibrahim, Kabag Ekonomi Sekda Meranti Abu Hanifah, Sekretaris Dinas Perikanan Meranti Febriadi, Kabag Kominfo Meranti Wan Fahriarmi, Bagian Humas dan Protoko Meranti, Kasubag Tapem Sekda Meranti, Kasubag Perbatasan Sekda Meranti.

Dalam pertemuan itu, seperti dikatakan Asisten Deputi Pengelola Batas Negara Wilayah Laut dan Udara BNPP RI Bachril Bahri M. AppSc, dalam pertemuan ini pihaknya akan menghimpun semua masukan dan usulan dari Kabupaten kawasan perbatasan untuk diangkat dalam rapat terbatas bersama Presiden RI Jokowido di Jakarta.

Usulan yang menjadi fokus adalah terkait masalah Infrastruktur, Peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Lebih jauh dijelaskan Asdep BNPP Bachril, kegiatan yang dilakukan oleh BNPP ini merupakan perintah langsung Mendagri Tito Karnavian untuk menghimpun segala informasi terkait usulan pembangunan infrastruktur dikawasan perbatasan Indonesia termasuk di Kabupaten Meranti dan Bengkalis. Data-data itu akan dievaluasi untuk dijadikan  sebagai lokasi prioritas program pembangunan Infrastruktur dikawasan perbatasan Indonesia.

Dari sepengetahuan BNPP RI, Sejauh ini masalah yang dihadapi Meranti adalah seputaran  Abrasi yang saat ini telah ditangani oleh Kementrian Kemaritiman.

Untuk itu ia meminta keterangan dan informasi lengkap dari Pemkab. Meranti, agar usulan program kegiatan lebih fokus dan terarah, pada kesempatan itu BNPP RI meminta tiap OPD terkait untuk mengisi format usulan program kegiatan sebagai bahan evaluasi oleh pihak BNPP.

Pada kesempatan itu, dihadapan Asdep Pengelola Batas Negara Wilayah Laut dan Udara BNPP RI Bachril Bahri M. AppSc, Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim, memaparkan secara singkat profil Meranti terdiri dari 3 pulau besar yang pada dasarnya semua masuk kawasan perbatasan yakni Merbau, Rangsang dan Tebing Tinggi, Meranti berada dikawasan perbatasan lokasi prioritas Nasional namun kondisinya masih cukup memprihatinkan dengan angka kemiskinan tertinggi di Riau, minim infrastruktur dan masih terisolasi.

Untuk itu Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim sangat berharap kepada BNPP RI untuk memberikan perhatian kepada Kabupaten Meranti dengan cara memberikan alokasi anggaran melalui pelaksanaan program kegiatan untuk Meranti agar daerah ini tidak semakin jaun tertinggal dari Kabupaten lainnya di Indonesia.

Lebih jaun dikatakan Wabup, kenyataan saat ini Kabupaten Meranti masih menjadi Kabupaten termiskin dan terisolir dengan angka kemiskinan mencapai 27 persen lebih. Selama 10 tahun berdiri Meranti terus fokus pada pembangunan Infrastruktur jalan dan jembatan, namun dengan keterbatasan anggatan Kabupaten belum mampu sepenuhnya membuka isolasi dari Desa Ke Kecamatan, Kecamatan ke Kabupaten dan Pulau Sumatera.

Untuk mendapatkan dukungan Pusat, diakui Wabup, Pemkab. Meranti telah melakukan berbagai upaya baik itu pertemuan dengan Kementrian terkait disertai usulan program namun sedihnya sangat minim realisasi, Daerah Perbatasan dan Lokpri yang disandang Meranti hanya sekedar sebutan saja tapi minim perhatian.

Menurut Wabup pada dasarnya Kabupaten Meranti merupakan Kabupaten yang kaya dan subur namun belum ada kebijakan strategis dari Pemerintah Pusat kepada Kabupaten penghasil Sagu, Kopi, Pinang dan Karet ini.

"Kabupaten Meranti sudah lama tidak mendapat bantuan pusat yang sifatnya sporadis, bantuan yang turun hanya bersifat stimulan seperti bantuan bibit dan lainnya," ucap Wabup.

Begitu juga untuk masalah pendidikan bantuan pemerintah Pusat hanya berkisar pada rehab bangunan.

"Padahal Meranti terletak dilokasi strategis Nasional berada di Selat Malaka yang merupakan pusat lalu lintas perdagangan dunia. Tapi kondisi Meranti saat ini masih menjadi Kabupaten yang tertinggal di Riau dan terisolasi. Pelabuhanpun dikatakan Wabup yang ada di Selatpanjang masih berupa pelabuhan rakyat belum ada Pelabuhan yang representatif yang dibangun pusat," jelasnya lagi.

Saat ini dalam pengelolaan hasil alam Meranti hanya bisa menjual bahan baku seperti kelapa tanpa mampu mengolah menjadi berbagai turunan itupun dengan harga murah karena dimainkan oleh Tengkulak. Disamping Kelapa juga Karet tua yang butuh peremajaan.

"Ini bukti Meranti sebagai daerah perbatasan dan Lokasi Strategis Prioritas Nasional masih sangat tertinggal," ujar Wabup.

Bahkan parahnya lagi akibat keterbatasan peluang kerja separoh dari SDM Meranti terpaksa bekerja di negeri tetangga secara ilegal tanpa perlindungan hukum, dibayar dengan gaji rendah, bahkan mendapat caci maki yang sangat menjatuhkan marwah Indonesia yang terkenal sebagai daerah kaya.

"Ini membuat kita malu sebagai bangsa Indonesia padahal dengan potensi yang dimiliki Indonesia ini tidak perlu terjadi, semoga Pemerintah Pusat dapat memperhatikan Meranti sebagai kawasan perbatasan Nasional," ucap Wabup.

Pada kesmpatan itu Wabup juga memaparkan berbagai potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Meranti, diantaranya sebagai daerah penghasil Sagu Nasional, penghasil Kopi Liberika.

Dalam rapat tersebut beberapa OPD berkesempatan memaparkan usulan programnya diantaranya adalah Dinas Kesehatan seperti dijelaskan dr. Misri, mengusulkan pembangunanKantor Dinas Kesehatan yang saat ini masih menggunakan bangunan zaman Belanda. Alat kesehatan, Kendaraan Kesehatan, Perumahan Dinas Para Medis, Ambulance Laut.

Dinas Perhubungan seperti dijelaskan Kadis Aready, Meranri sebagai satu-satunya Kabupaten Kepulauan untuk itu fokus pada penghubung anta pulau, untuk itu Dinas Perhubungan mengusulkan untuk pembangunan sarana pelabuhan seperti di Sungai Gayung Kiri Kecamatan Rangsang diharapkan tiap satu Lokpri mendapat satu pelabuhan.

Dinas Perindag Meranti mengusulkan Centra Sagu yang telah dibangun oleh Kementrian Perindustrian dan Perdagangan, begitu juga Centra Kopi. 2021 diharapkan juga terbagun Centra Kelapa untuk mengolah santan kelapa, sabut serta cangkang dan lainnya.

Kemudian Disperindag juga menyinggung soal Perdagangan Lintas Batas terutama menyangkut kuota perdagangan lintas batas yang hanya sebesar 600 Ringgit. Disperindag Meranti berharap pihak BNPP untuk membahas peningkatan kuota tersebut.

Dinas Perikanan dijelaskan Sekretraris Perikanan Febriadi, berencana akan menyekolahkan Nelayan disekolah tinggi perikanan.

Sebelumnya dalam Rakor Usulan Program OPD Berbasis LOKPRI untuk dimasukan kedalam Rencana Induk BNPP RI Tahun 2020-2024, dikantor Bupati kemarin.

Beberapa Dinas berencana juga akan mengusulkan program strategisnya, diantaranya Dinas Perhubungan Meranti mengusulkan Pembangunan RoRo dan Pelabuhan, Dinas PU Meranti mengusulkan Pembangunan dan Peningkatan Jalan Poros khususnya yang berada di Pulau Rangsang termasuk jalan produksi penghubung antara centra produksi dan pemasaran, dan usulan OPD terkait lainnya seperti Pengembangan Potensi Ekonomi Wilayah misal masalah Hortikultura oleh Dinas Perkebunan, Budidaya Ikan oleh Dinas Perikanan, masalah Perdagangan oleh Disperindag, Peningkatan Kualitas SDM oleh Dinas Pendidikan, Cetak Sawah oleh Dinas Pertanian dan masalah lainnya sesuai Tupoksi Dinas/OPD yang sejalan dengan pengembangan LOKPRI.

Dari Dinas Kesehatan seperti disampaikan oleh Kadiskes Meranti dr. Misri akan mengusulkan Pembangunan Rumah Sakit Pratama di Pulau Rangsang. Dinas Perindag Meranti seperti disampaikan Kadis Perindag Drs. H. Azza Fahroni akan mengusulkan Pelatihan Frosting Kopi Liberika, Pengembangan Centra Pengolahan Kopi Tahun 2021 di Rangsang Pesisir, Pelatihan Pengolahan Kelapa, Centra UKM Pengolahan Kelapa, Revitalisasi Centra UKM.

Usulan ini nantinya akan dijadikan rencana Induk oleh BNPP RI. Nantinya rencana induk tersebut akan menjadi pedoman dari Kementrian terkait dalam penyusunan program kerja.

Terakhir Wabup berharap kepada pihak BNPP RI dapat memperjuangkan usulan pembangunan Infrastruktur di Meranti dapat direalisasikan seperti daerah-daerah lainnya di Indonesia yang begitu besar mendapat perhatian pusat. [hmp, jan]



 
Berita Lainnya :
  • Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu
  • Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
  • Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi
  • Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
  • Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu
    02 Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
    03 Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi
    04 Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
    05 Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
    06 Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
    07 Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus
    08 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    09 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    10 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    11 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    12 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    13 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    14 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    15 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    16 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    17 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    18 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    19 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    20 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    21 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    22 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat