Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Kesehatan
Cegah Penyebaran Wabah Virus Corona, Kota Wuhan Ditutup
Minggu, 26 Januari 2020 - 21:04:59 WIB

SULUHRIAU- Kota Wuhan, yang menjadi sumber virus, dan telah menyebabkan 18 orang meninggal dunia, aksesnya ditutup untuk mencegah penyebaran wabah virus corona.

Penutupan ini dilakukan di tengah rencana sebagian besar warga Wuhan, yang berjumlah 11 juta, mempersiapkan perayaan Imlek. Setelah Wuhan ditutup, kota Huanggang juga ditutup untuk menekan penyebaran virus.

Seorang dokter di rumah sakit Wuhan mengatakan kepada BBC News tentang kekhawatirannya ketika wabah itu mulai menyebar - kami memutuskan tidak menyebutkan identitas dokter demi keamanan.

Ini adalah kasus epidemi pertama yang saya terlibat. Saya pertama kali mendengar virus corona pada 31 Desember, ketika muncul beberapa kasus.

Namun dalam dua pekan terakhir, ada tingkat penyebaran yang mengkhawatirkan. Saya takut karena ini adalah virus baru dan angkanya mengkhawatirkan.

Rumah sakit telah dibanjiri pasien, ada ribuan, dan saya belum pernah melihat begitu banyak sebelumnya. Mereka harus menunggu berjam-jam sebelum menemui dokter - Anda dapat membayangkan kepanikan mereka.

Ini virus baru, jadi tidak banyak informasi.Masa inkubasi biasanya tujuh hari, dengan periode minimum dua hingga tiga hari dan periode maksimum 10 hingga 12 hari.

Virus ini menyebar melalui penularan dari manusia ke manusia dan ada juga akibat infeksi yang dialami staf medis. Virus dapat bermutasi, sehingga ada risiko penyebaran lebih lanjut.

Para dokter spesialis di sini sudah membuat panduan cepat untuk mendiagnosa dan perawatan setelah mempelajari para pasien yang dirawat.

Demam adalah gejala utama akibat virus ini. Batuk kering, sesak napas, dan diare adalah gejala utama lainnya. Beberapa pasien mengalami pilek.

Pasien yang terpapar parah mengalami masalah pernapasan akut, septic shock, dan seperti yang kita ketahui, setidaknya ada 17 pasien yang meninggal. Tetapi kebanyakan pasien memiliki prognosis yang baik.

Virus ini lebih berbahaya untuk orang tua, orang hamil atau orang-orang yang memiliki sistem kekebalan yang lemah.

Pemerintah China sudah merespons dengan baik untuk mencoba menghentikan penyebaran virus.

Di luar rumah sakit, saya nyaris tidak melihat orang-orang yang hilir-mudik di jalanan. Kami diberitahu agar tidak berkumpul atau berkerumun.

"Saya pergi ke supermarket untuk membeli makanan, tetapi tidak ada yang tersisa - tidak ada sayuran - dan di mana-mana pusat penjualan makanan tutup."

Perayaan Tahun Baru Imlek, dalam skala tertentu, juga sudah dibatalkan.

Kami diberitahu dua hari yang lalu agar tidak ke rumah sakit, karena risiko penyebaran virus. Apabila kita meninggalkan rumah kita, kita harus memakai masker. Apabila kita tidak mengenakannya dianggap melawan hukum.

Kami tidak ingin membawa putra kami yang berumur dua tahun ke luar rumah. Dia sekarang tidur dan kami berusaha melindunginya sedemikan rupa - mencuci tangannya hingga menghindari kontak dengan orang-orang di luar.

Saya takut akan terjadi sesuatu pada anak saya. Saya khawatir dengan jumlah kematian yang terus meningkat.

Saya pergi ke supermarket untuk membeli makanan, tetapi tidak ada yang tersisa - tidak ada sayuran - dan di mana-mana pusat penjualan makanan tutup.

Hari ini, semenjak pukul 10:00 pagi, semua pintu keluar-masuk kota telah ditutup - tidak ada orang yang keluar masuk atau keluar. Orang tidak diizinkan pergi. Kami tidak tahu berapa lama ini akan berlangsung.

Biasanya, Wuhan adalah tempat yang nyaman untuk ditinggali. Saya bangga dengan profesi dokter.

Tetapi saya khawatir ini akan semakin buruk. Tidak ada obat anti-virus, jadi kita hanya bisa mengobati secara simtomatik - mengurangi demam dan jangan sampai mengalami dehidrasi.

Saat ini, semua orang fokus kepada upaya pencegahan.

Masyarakat yang memperoleh berbagai pesan dari pihak berwenang melalui telepon genggam, yang antara lain disarankan agar melakukan tindakan pencegahan dan apa yang harus dilakukan jika mengalami gejala-gejala terjangkit virus itu.

Upaya pembatasan sulit dilakukan karena masa inkubasi satu minggu - masyarakat mungkin bepergian tanpa menyadari bahwa mereka sudah terjangkiti virus.

Ini artinya jumlah sebenarnya orang yang terinfeksi kemungkinan lebih tinggi.

Kami berencana tinggal di rumah, tidak membawa anak kami ke luar. Kami akan fokus pada kebersihan, serta beberapa latihan ringan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh kita.

Sejumlah mahasiswa telah membeli tiket untuk pulang ke kampung halaman untuk merayakan Imlek, tetapi mereka memutuskan tidak bisa pergi sekarang. Semua orang terjebak di sini dan tidak bisa pergi.

Sumber: BBC News Indonesia.com, viva.co.id
Editor: Jandri







 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat