Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Metropolis
Dinilai Dampak Pembangunan,
Jalan Sekitar Pasar Induk Tergenang, Sekretaris Komisi IV Minta Masalah Ini Diatasi
Kamis, 28 November 2019 - 14:46:09 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Jalan di sekitar lokasi pembangunan Pasar Induk Pekanbaru di Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tampan kerap terendam.

Naiknya air ke aspal jalan sekitar Jl Sukarno-Hatta (termasuk jalan sekitar pemukiman penduduk) mengakibatkan mulai rusaknya aspal jalan.

Sekretaris Komisi IV DPRD Pekanbaru, Rois mengatakan, ada menerima keluhan dari warga sebagai anggota DPRD.
Bahkan, ia mengaku juga melihat kondisi jalan tergenang air yang dinilai dampak dari pembangunan pasar induk dengan sistim Build-Operate-Transfer (BOT) antara pihak Pemko Pekanbaru dengan PT ARB itu.

Air tergenang lantaran timbunan tanah dampak pembangunan, karena katanya posisi timbunan lebih tinggi, sehingga air merembes menggenangi jalan aspal yang dibangun beberapa tahun lalu.

Menurutnya, jika hal ini tidak diperhatikan pihak terkait, aspal jalan itu menunggu kehancuran.

Ia menyarankan pihak investor bersinergi dengan pihak OPD Pemko Pekanbaru terkait agar membuat parit  pembuangan diantara batas antara pasar dan jalan.

Sedari awal katanya pihak terkait mestinya melibatkan warga tempatan dalam proses pembangunan pasar induk. Dengan demikian, warga akan dapat memberikan masukan langsung kepada pihak investor jika di lapangan terjadi masalah. "Sekarang patut dipertanyakan konstribusi ke warga sekitar, bahkan dengan jalan yang tergenang justru bisa menimbulkan masalah," katanya.

Menurut politisi PKS ini, dari awal pembangunan pasar induk ini kurang pas, misalnya mulai pengadaan lahan terus lokasi yg bersebelahan dengan  permukiman penduduk

Ia juga menyarankan pihak investor perlu pihak investor juga membangun tembok perbatasan antara pasar dengan pemukiman warga, sehingga nantinya saat pasar beroperasi hiruk pikuknya tidak menggangu warga.

"Jadi khusus untuk masalah banjir jalan segera bereskanlah, jangan sampai ada warga turun membereskan ini, karena saya dengar begitu. Ini tentu tidak kita inginkan," pungkasnya, Kamis (28/11/2019).

Hampir Rampung

Sementara itu, sebelumnya pembangunan fisik pasar induk itu sudah hampir sekitar 80 persen. Kondisi agak telat dari target penyelsaian.

Menurut Kadis Perindag Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut, kerlambatan pembangunan Pasar Induk disebabkan penimbunan lahan untuk bangunan. Penimbunan tak bisa dilakukan 24 jam dalam sehari.

"Semua tergantung lalu lintas dan cuaca. Ditambah lagi dengan perubahan desain dengan peraturan yang berlaku. Karena dalam perjalannya ada perkembangan dan perubahan regulasi," tutur Ingot.

Pengelolaan pasar ini diserahkan ke PT ARB selama 30 tahun. Sementara, pihak manajemen investor ARB sejauh ini belum bisa dikonfirmasi. [prt]




 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat