Kamis, 01 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Sosial Budaya
Ketika Abu Nawas Menyembuhkan Cinta yang Buta
Rabu, 06 November 2019 - 08:48:46 WIB

SULUHRIAU- Khalifah Harun Al Rasyid tampak sedih. Pasalnya sang putra mahkota jatuh sakit. Sudah beberapa tabib didatangkan namun tak kunjung ada hasilnya. Menurut diagnosis para tabib itu penyakit yang diderita oleh putra mahkota sangat sulit dilacak. Akhirnya Khalifah membuat sayembara.

Dengan hadiah besar tentu membuat masyarakat berbondong-bondong mengikutinya. Namun hasilnya juga sama. Nihil. Tak satupun yang bisa memberikan putra mahkota kesembuhan. Kenyataan ini membuat Khlaifah Harun al Rasyid merasa terpukul. Hingga pada suatu hari seorang sahabat Abu Nawas memberanikan diri berkata,” Saya kira bisa mengobati penyakit putra baginda.”

Tentu tawaran ini membuat Khalifah kaget. Apa bisa Abu Nawas membuat putranya sehat seperti sedia kala. Namun kemudian raja berfikir. “Ada baiknya usul mustahil ini dicoba terlebih dahulu,” pikirnya.

Maka dipanggillah Abu Nawas. Tak lama kemudian Abu Nawas datang. Ia datang dengan tangan kosong tidak membawa peralatan yang dibutuhkan. Hal ini membuat Khalifah kembali merenung. “Apa benar Abu Nawas bisa mengobati penyakit putraku ini,” katanya dalam hati.

Sesaat kemudian dengan penuh keyakinan Abu Nawas tampak mulai bekerja. Ia kemudian masuk ke kamar putra mahkota. Dipandanginya wajah calon khalifah itu. Kemudian Abu Nawas berkata “Saya butuh seorang yang lanjut usia yang masa mudanya sering mengembara ke pelosok negeri.” Raja yang menunggu kemudian memerintahkan para pegawainya mencari seseorang yang dimaksud itu. Tak lama kemudian orang tua itu datang.

“Sebutkan satu persatu nama-nama desa di daerah selatan,” ucap Abu Nawas kepada orang tua tersebut. Tatkala orang  tua menyebut satu-persatu daerah, kuping Abu Nawas ditempelkan di dada putra mahkota.  Kemudian setelah selesai menyebutkan nama daerah, Abu Nawas memohon izin mengunjungi salah satu desa di sebelah utara. Tentu yang dilakukan Abu Nawas membuat Khalifah  heran.

“Abu Nawas, apa yang engkau lakukan,” tanya Khalifah.

” Maafkan hamba, saya belum bisa menjelaskan alasannya kali ini. Hamba akan pergi selama dua hari,” ungkap Abu Nawas.

Sekembali dari desa yang dituju, Abu Nawas langsung menuju istana memnemui putra mahkota sambil menempelkan telinganya di dada pangeran. Setelah itu ia menemui Khalifah dan berkata, “Apakah Paduka masih menginginkan sang putra mahkota tetap hidup?”.

“Apa maksudmu hingga engkau menanyakan hal seperti itu?”, jawab Khalifah

Kemudian Abu anwas menjelaskan kondisi putra mahkota. “ Putra paduka sedang cinta pada seorang gadis desa di sebelah utara negeri ini,” ungkap Abu Nawas menjelaskan.

“Bagaimana kau tahu bahwa putraku jatuh cinta pada seorang gadis?”

“Sederhana saja Tuanku. Ketika nama-nama desa di seluruh negeri disebutkan, degup jantungnya biasa saja. Tetapi ketika menyebutkan satu desa tiba-tiba degup jantungnya bertambah keras. Desa itu yang saya kunjungi kemarin. Nampaknya putra tidak berani mengutarakannya kepada Baginda, maka nikahkanlah mereka,” ujar Abu Nawas.

“Bagaimana kalau aku menolak usulmu itu?” ujar Khalifah.

“Cinta itu buta, Tuanku. Bila kita tidak selekasnya mengobati kebutaannya, maka ia akan mati,” jawab Abu Nawas. Khalifahpun akhirnya setuju. Dan benar saja putra mahkota berangsur-angsur pulih dari sakitnya. [Islami.co]

Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat