Kamis, 01 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Sosial Budaya
Kisah
Senjata Ampuh Iblis Menjebak Manusia, Apa Itu?
Kamis, 31 Oktober 2019 - 14:36:41 WIB

SULUHRIAU- Iblis diberikan Allah SWT beberapa senjata untuk menjebak manusia, namun bagi iblis, ada senjata yang sangat ampuh, apa itu?

Imam al-Ghozali dalam karya terakhirnya yang berjudul Minhajul Abidin menyebutkan bahwa satu di antara empat hal yang menghalangi manusia dalam beribadah kepada Pemilik-nya adalah Setan/Iblis (walaupun hal ini juga bukan menjadi satu-satunya sebab, bisa juga memang dari orang atau pribadinya sendiri yang malas).

Kemarahan Iblis kepada nabi Adam terus sambung-menyambung hingga ke cucu-cucunya di era modern saat ini, sehingga Iblis tidak akan pernah kekurangan cara untuk bermanuver dalam menjerumuskan umat manusia ke dalam kesesatan. Pemilik Semesta telah menyediakan berbagai sarana dan prasarana yang dapat digunakan oleh Iblis sebagai media atau perangkan untuk menggoda manusia. Di antara sekian banyak perangkap, ternyata ada satu perangkap yang paling disukai oleh Iblis. Apakah itu?

Perangkap yang paling disukai oleh Iblis ini terdapat dalam dialog antara Iblis dengan Sang Maha Pengasih & Penyayang dalam kitab Al Matsnawi karya Jalaluddin Rumi. Pada suatu waktu, Iblis berkata kepada Sang Pemilik semesta “Aku menginginkan jebakan yang paling hebat untuk menangkap buruanku (para manusia) dengan cepat dan tepat”.

Sang Pemilik Semesta memberi Iblis beberapa keping emas, perak, dan beberapa ekor kuda seraya berfirman, “Kau dapat menangkap buruanmu (para manusia) menggunakan ini (dengan menunjuk emas dan perak)”.

Emas dan perak adalah lambang harta duniawi (uang), sedangkan kuda adalah lambang kendaraan yang dinaiki oleh umat manusia. Sebagian manusia berhasil dijebak oleh Iblis dengan kemilau harta dan kendaraan yang meraka gunakan. Mereka juga sampai di titik menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya.

Iblis menjawab pemberian Sang Pemilik Semesta dengan kalimat “bagus dan terima kasih”, tetapi Iblis mengucapkan kalimat tersebut dengan wajah cemberut sebagai representasi dari ungkapan kurang puas. Melihat hal tersebut, Sang Pemilik Semesta menawarkan batu permata yang paling indah dari tambang yang tersembunyi.

Kepada si perusak keimanan (Iblis), Sang Pemilik Semesta berkata “Ambillah perangkap ini juga, wahai Iblis yang terlaknat!”. Selain emas dan perak, batu permata seperti berlian, merah delima, dan lain-lainnya; juga termasuk harta namun berkategori menengah ke atas yang dapat membuat manusia buta terhadap hal yang lebih baik dan lebih kekal (akhirat).

Dan lagi-lagi Iblis masih merasa kurang dengan perangkap-perangkap tersebut sembari berkata kepada Sang Pemilik semesta, “Berilah aku perangkap lagi, wahai Sang Maha Memberi. Perangkap-perangkap tadi masih belum cukup untuk menjerat mereka (para manusia)”.

Sang Pemilik Semesta kemudian memberi Iblis anggur-anggur yang lezat, manis, dan mahal beserta beragam pakaian dari kain sutera asli 100%. Minuman anggur adalah wujud larangan syariat karena dapat membuat manusia kehilangan akal sehatnya. Selain itu, anggur adalah minuman surga dan siapapun yang meminumnya di dunia, tidak dapat meminumnya di akhirat.

Iblis telah mendapatkan beragam perangkap untuk memburu para manusia dan menggiring mereka ke dalam jurang neraka, tetapi semua perangkap tadi masih belum membuat Iblis merasa puas.

Iblis berkata kepada Sang Pemilik semesta, “Wahai Yang Maha Kasih, aku menginginkan bantuan yang lebih kuat lagi. Perangkap yang mampu mengikat manusia hingga sekarat. Perangkap yang mampu membelit manusia hingga tak kuasa lagi berkelit. Hingga para pemuja-Mu (manusia) yang gagah berani itu, tak lagi berdaya untuk mengurai ikatan-ikatan taliku yang sedemikian rupa”.

Sang Pemilik Semesta akhirnya memberikan perangkap pamungkas-Nya dan memberikannya kepada Iblis, yakni syahwat dan seks. Perangkap inilah yang membuat manusia benar-benar kehilangan akal sehat dan kendali diri. Mendapatkan perangkap ini, seketika Iblis berjingkrak-jingkrak kegirangan, bertepuk tangan, dan menari-nari seraya berkata: “Terima Kasih, Wahai Penguasa Alam. Dengan perangkap ini, aku benar-benar akan menang!”.

Oleh sebab itu, sudah sering dikisahkan seorang lelaki yang zuhud dan ahli ibadah, bernama Barsisha yang kehilangan kendali keimanannya karena tak mampu menahan syahwatnya (walaupun sebelumnya Barsisha juga terlebih dahulu minum minuman keras). Wallahu a’lam. [Imc]

Editor: Jandri






 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat