Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Sosial Budaya
Kisah
Senjata Ampuh Iblis Menjebak Manusia, Apa Itu?
Kamis, 31 Oktober 2019 - 14:36:41 WIB

SULUHRIAU- Iblis diberikan Allah SWT beberapa senjata untuk menjebak manusia, namun bagi iblis, ada senjata yang sangat ampuh, apa itu?

Imam al-Ghozali dalam karya terakhirnya yang berjudul Minhajul Abidin menyebutkan bahwa satu di antara empat hal yang menghalangi manusia dalam beribadah kepada Pemilik-nya adalah Setan/Iblis (walaupun hal ini juga bukan menjadi satu-satunya sebab, bisa juga memang dari orang atau pribadinya sendiri yang malas).

Kemarahan Iblis kepada nabi Adam terus sambung-menyambung hingga ke cucu-cucunya di era modern saat ini, sehingga Iblis tidak akan pernah kekurangan cara untuk bermanuver dalam menjerumuskan umat manusia ke dalam kesesatan. Pemilik Semesta telah menyediakan berbagai sarana dan prasarana yang dapat digunakan oleh Iblis sebagai media atau perangkan untuk menggoda manusia. Di antara sekian banyak perangkap, ternyata ada satu perangkap yang paling disukai oleh Iblis. Apakah itu?

Perangkap yang paling disukai oleh Iblis ini terdapat dalam dialog antara Iblis dengan Sang Maha Pengasih & Penyayang dalam kitab Al Matsnawi karya Jalaluddin Rumi. Pada suatu waktu, Iblis berkata kepada Sang Pemilik semesta “Aku menginginkan jebakan yang paling hebat untuk menangkap buruanku (para manusia) dengan cepat dan tepat”.

Sang Pemilik Semesta memberi Iblis beberapa keping emas, perak, dan beberapa ekor kuda seraya berfirman, “Kau dapat menangkap buruanmu (para manusia) menggunakan ini (dengan menunjuk emas dan perak)”.

Emas dan perak adalah lambang harta duniawi (uang), sedangkan kuda adalah lambang kendaraan yang dinaiki oleh umat manusia. Sebagian manusia berhasil dijebak oleh Iblis dengan kemilau harta dan kendaraan yang meraka gunakan. Mereka juga sampai di titik menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya.

Iblis menjawab pemberian Sang Pemilik Semesta dengan kalimat “bagus dan terima kasih”, tetapi Iblis mengucapkan kalimat tersebut dengan wajah cemberut sebagai representasi dari ungkapan kurang puas. Melihat hal tersebut, Sang Pemilik Semesta menawarkan batu permata yang paling indah dari tambang yang tersembunyi.

Kepada si perusak keimanan (Iblis), Sang Pemilik Semesta berkata “Ambillah perangkap ini juga, wahai Iblis yang terlaknat!”. Selain emas dan perak, batu permata seperti berlian, merah delima, dan lain-lainnya; juga termasuk harta namun berkategori menengah ke atas yang dapat membuat manusia buta terhadap hal yang lebih baik dan lebih kekal (akhirat).

Dan lagi-lagi Iblis masih merasa kurang dengan perangkap-perangkap tersebut sembari berkata kepada Sang Pemilik semesta, “Berilah aku perangkap lagi, wahai Sang Maha Memberi. Perangkap-perangkap tadi masih belum cukup untuk menjerat mereka (para manusia)”.

Sang Pemilik Semesta kemudian memberi Iblis anggur-anggur yang lezat, manis, dan mahal beserta beragam pakaian dari kain sutera asli 100%. Minuman anggur adalah wujud larangan syariat karena dapat membuat manusia kehilangan akal sehatnya. Selain itu, anggur adalah minuman surga dan siapapun yang meminumnya di dunia, tidak dapat meminumnya di akhirat.

Iblis telah mendapatkan beragam perangkap untuk memburu para manusia dan menggiring mereka ke dalam jurang neraka, tetapi semua perangkap tadi masih belum membuat Iblis merasa puas.

Iblis berkata kepada Sang Pemilik semesta, “Wahai Yang Maha Kasih, aku menginginkan bantuan yang lebih kuat lagi. Perangkap yang mampu mengikat manusia hingga sekarat. Perangkap yang mampu membelit manusia hingga tak kuasa lagi berkelit. Hingga para pemuja-Mu (manusia) yang gagah berani itu, tak lagi berdaya untuk mengurai ikatan-ikatan taliku yang sedemikian rupa”.

Sang Pemilik Semesta akhirnya memberikan perangkap pamungkas-Nya dan memberikannya kepada Iblis, yakni syahwat dan seks. Perangkap inilah yang membuat manusia benar-benar kehilangan akal sehat dan kendali diri. Mendapatkan perangkap ini, seketika Iblis berjingkrak-jingkrak kegirangan, bertepuk tangan, dan menari-nari seraya berkata: “Terima Kasih, Wahai Penguasa Alam. Dengan perangkap ini, aku benar-benar akan menang!”.

Oleh sebab itu, sudah sering dikisahkan seorang lelaki yang zuhud dan ahli ibadah, bernama Barsisha yang kehilangan kendali keimanannya karena tak mampu menahan syahwatnya (walaupun sebelumnya Barsisha juga terlebih dahulu minum minuman keras). Wallahu a’lam. [Imc]

Editor: Jandri






 
Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat