Rabu, 19 Agustus 2026 Patroli Malam hingga Dini Hari, Polres Kampar Amankan Titik Rawan di Kota Bangkinang | Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu | Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah | Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi | Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional | Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
 
 
☰ Peristiwa
Warga Desa Gunung Melintang dan Rambahan Kuansing Belajar Budidaya Madu Kelulut
Jumat, 25 Oktober 2019 - 11:45:29 WIB

SULUHRIAU, Kuansing- Kampung Lalang, Kecamatan Sungai Apit, Siak, telah terkenal dengan Madu Kelulut yang memiliki potensi meningkatkan ekonomi warga.

Madu Kelulut ini memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi dan sangat menjanjikan.

Dua desa dari Kabupaten Kuantan Singingi yakni Desa Gunung Melintang, Kecamatan Kuantan Hilir dan Desa Rambahan, Kecamatan Logas Tanah Darat, belajar langsung kepada warga Desa Sungai Apit, Juanda dan Candra, yang telah menjadi peternak lebah kelulut yang sukses.

Satu dari banyak faktor yang menjadi motivasi dua desa ini untuk belajar bagaimana beternak Lebah Kelulut adalah faktor ekonomi. Ali Nasri SPd, Kepala Desa Rambahan ingin warganya tidak hanya mengandalkan penghasilan dari karet dan sawit.

"Madu sudah kami konsumsi sejak nenek moyang, ada madu dari lebah Pohon Sialang dan Lebah Kelulut. Tapi, kami belum tahu bagaimana membudidayakan lebah kelulut ini. Orang dari TNTN (Taman Nasional Teso Nilo-red) mengarahkan kami ke ke mitra bina PT RAPP (Riau Andalan Pulp and Paper-red), pak Juanda dan Candra," tuturnya.

Senada dengan Ali, Hamza Harianto, Kepala Desa Gunung Melintang ingin beternak lebah kelulut agar madunya bisa dijual. Mendengar cerita sukses dari Juanda dan Candra, ia pun ingin ada warga desanya juga sukses seperti mereka.

"Supaya ada komoditi lain yang dikembangkan dan ada pilihan mata pencaharian baru warga kami," ujar kepala Desa yang memimpin 330 KK ini.

Camat Sungai Apit Wahyudi SSTP sangat bangga karena daerahnya menjadi tempat belajar warga dari kabupaten lain. Hal ini membuktikan bahwa lebah kelulut sudah menjadi komoditi unggul di desanya.

"Ini juga berkat peran dari pemerintah Kabupaten Siak dan RAPP yang memberikan dukungan kepada warga kami. Saat ini sudah banyak warga yang mulai beternak lebah kelulut. Semoga bisa menginspirasi pihak lain," tuturnya.

Studi banding ini merupakan inisiasi dari pihak Balai TNTN. Kepala Sesi TNTN Wilayah II Baserah, Ibram Eddy Chandra berkomitmen mengembangkan madu dari lebah kelulut pada dua desa ini. Lewat internet, ia mencari terkait informasi madu kelulut.

"Saya menemukan RAPP telah membina petani kelulut di Kampung Lalang, Siak. Kemudian saya berkomunikasi dengan pihak RAPP yang ada di estate Baserah untuk mengarahkan kami ke Pak Juanda dan Candra," tuturnya. (rls, jan)



 
Berita Lainnya :
  • Patroli Malam hingga Dini Hari, Polres Kampar Amankan Titik Rawan di Kota Bangkinang
  • Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu
  • Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
  • Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi
  • Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Patroli Malam hingga Dini Hari, Polres Kampar Amankan Titik Rawan di Kota Bangkinang
    02 Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu
    03 Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
    04 Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi
    05 Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
    06 Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
    07 Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
    08 Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus
    09 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    10 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    11 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    12 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    13 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    14 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    15 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    16 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    17 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    18 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    19 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    20 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    21 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    22 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat