Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Sosial Budaya
Mahasiswa Ungkap Upaya Penggembosan Aksi dengan Tawaran Seminar hingga Pensi
Kamis, 17 Oktober 2019 - 18:29:14 WIB

SULUHRIAU-Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menyatakan ada upaya penggembosan hingga aksi demonstrasi hari ini di luar target. Massa juga diminta tidak berdemo sepanjang 15-20 Oktober.

"Betul sekali (di luar target). Karena tak mau, kita ketahui bahwa kawan-kawan kita tidak mau aksi karena ada kekhawatiran dari pandangan tersebut. Secara otomatis, ini menjadi penekanan ataupun ancaman dari pihak kepolisian yang terkait hak kebebasan berpendapat di muka umum," kata koordinator lapangan aksi sekaligus Ketua BEM UNJ Muhammad Abdul Basit (Abbas) di Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (17/10/2019).

Abbas menyayangkan keputusan itu. Sebab, menyampaikan pendapat merupakan hak warga dan tidak perlu izin.

Publik harus mengetahui aksi kita bukan atas perizinan tapi pemberitahuan dan itu adalah hak kita sebagai warga negara yang harus dijamin oleh aparat ataupun pemerintah," ujarnya.

Abbas mengatakan mahasiswa dari 20 kampus ikut dalam konsolidasi untuk aksi hari ini. Abbas juga mengaku kecewa terhadap Kemenristek Dikti yang mengimbau rektor-rektor melarang mahasiswa melakukan aksi.

"Kita ketahui sendiri sudah mendapat laporan dari pihak kampus melalui birokrasi setiap kampus, pasti beda-beda. Ada yang ditahan oleh birokrat atau yang lainnya, pelarangan-pelarangan aksi ada. Itu menjadi kekecewaan kita khususnya pada Kemenristek Dikti yang sudah mengimbau rektor untuk mengeluarkan larangan aksi kepada mahasiswa. Seperti yang kita ketahui mahasiswa atau kebebasan berpendapat itu hak setiap warga negara hari ini di Indonesia," ujarnya.

Larangan itu berupa tulisan atau edaran dari pihak kampus. Untuk di UNJ, katanya, pihak kampus menawari mahasiswa menggelar seminar atau acara seni.

"Khususnya dari UNJ sendiri kita ditawarkan untuk membuat agenda tertentu ataupun seperti halnya seminar, pensi, acara seni di kampus yang mana mengalihkan aksi tanggal 15 sampai 20 (Oktober) itu untuk kita tidak turun. Itu ada. Jadi terkait dengan penggembosan atau iming-iming itu ada sampai dengan saat ini," tuturnya.

Sementara itu, Abbas menilai Presiden Jokowi gagal menjalankan janji Nawacita-nya jika tidak mengeluarkan Perppu KPK. Kata Abbas, mereka akan terus mendesak Jokowi mengeluarkan Perppu KPK..

"Sampai dengan saat ini, kita masih meminta Pak Jokowi, tidak ada batasan akhir, tapi secepatnya Pak Jokowi segera mengeluarkan Perppu," ucapnya.

Saat ditanya kenapa Jokowi belum mengeluarkan Perppu KPK, Abbas mengatakan masyarakat saat ini sedang dibenturkan oleh elite politik. Karena itu, mereka meminta Jokowi lebih mengutamakan kepentingan rakyat.

"Saya sampaikan masyarakat atau publik sedang dibenturkan dengan elite politik atau oleh oligarki politik. Maka salah satu tuntutan kita adalah meminta Pak Jokowi untuk keluar dari kepentingan tersebut, keluar dari oligarki tersebut. Karena itu menghalangi menjadi bimbang Pak Jokowi untuk mengeluarkan Perppu," pungkasnya.

Sumber: detik.com
Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat