Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Pendidikan
Pemrov Riau Dinilai Kurang Perhatian Bantu Anggaran untuk Pendidikan di Pekanbaru
Rabu, 02 Oktober 2019 - 20:10:47 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Minimnya anggaran daerah saat ini mulai terasa pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru. Ini dirasakan sejak SMA/SMK yang pengelolaannya ditangani Pemerintah provinsi.

Sejauh ini, Dinas Pendidikan Pekanbaru kelimpungan untuk meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan, termasuk upaya meningkatkan  kesejahteraan guru.

Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Pekanbaru, H Abdul Jamal kepada wartawan, Rabu (2/10/2019). "Sejak sekitar tiga tahun lalu, tepatnya sejak SMA/SMK di bawah pengelolaan Provinsi Riau, perhatian Pemrov Riau terkait pendidikan di Pekanbaru sangat minim," tegas Abdul Jamal.


Padahal, Pekanbaru ibu kota Provinsi Riau, bagaimanapun baik dan buruknya pendidikan di kota ini juga akan dirasakan Pemrov Riau.

Abdul Jamal mengaku, Pekanbaru tidak menuntut harus setara anggaran pendidikan dengan provinsi, tetapi proporsional. "Masa Pekanbaru bagian dari Provinsi Riau juga, tidak dapat menikmati anggaran memadai di bidang pendidikan ini," katanya.

Ia mengatakan, saking butuhnya Pekanbaru bantuan untuk pendidikan, apapun diberikan saat ini, akan diterima, misalnya bantuan pembangunan ruang kelas baru (RKB) untuk SMP dan SD, rahab bangunan sekolah, komputer dan lainnya.

Sebab, dengan jumlah sekolah negeri yang ada di Pekanbaru sebanyak 224, anggarannya untuk pembangunan fisik dan sarana hanya lebih kurang Rp6 miliar setahun.

Bandingkan dengan jumlah sekolah negeri di bawah Pemrov Riau sekitar 261, unit anggarannya triliunan pertahun.

Sejauh ini Pekanbaru hanya menerima bantaun dari Provinsi Riau di bidang pendidikan sekitar Rp7 miliar, namun itu untuk gaji guru bantu, bukan untuk fisik.

Sementara, gedung sekolah ataupun RKB baik SMP, SD bahkan juga PAUD masih minim. Sehingga, setiap penerimaan siswa baru selalu jadi polemik karena minimnya daya tampung.

Padahal katanya, Pekanbaru boleh menerima Benkeu dari pusat melalui Provinsi Riau untuk bantuan bidang pendidikan. "Ini tidak ada, yang ada itu Rp7 miliar uang habis untuk gaji guru," katanya.

Menurut Abdul Jamal, pihaknya kerap menyampaikan persoalan ini pihak Pemrov melalui rapat-rapat koordinasi. Saat rapat katanya ditanggapi, namun realisasinya tak ada. "Seperti munculnya polemik tinjangan guru kemarin, itu pak Gubri ngomong akan ada solusi membantu permasalahan seperti ini, mana," katanya bertanya.

Abdul Jamal berharap, ke depan Pemrov Riau dapat memperhatikan Pekanbaru di bidang anggaran pendidikan, dan tentunya juga kabupaten/kota lain. "Sebab, siswa yang tamat SMP, masuknya ke SMA/SMK, jika mutunya kurang, akan dirasakan dampaknya oleh Pemrov Riau juga," pungkasnya. [prt]






 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat