Demo Mahasiswa depan Mapolda dan Kantor Gubri Bentrok
Selasa, 17 September 2019 - 20:03:46 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Demonstrasi mahasiswa Universitas Riau (Unri) dan UIN Susqa di depan Mapolda Riau dan Kantor Gubernur Riau Jalan Sudirman Pekanbaru, Selasa (17/9/2019) sore bentrok dengan aparat
Pantauan lapangan, gelombang mahasiswa Unri diperkirakan berjumlah ribuan itu menuntut penanganan dan penegakan karhutla yang telah memicu asap di Mapolda Riau.
Terjadi dorong-dorongan mahasiswa dan polisi. Polisi terpaksa menghalau massa dengan menyiramkan air dari water cannon untuk memukul mundur mahasiswa.
Namun, mahasiswa membalas dengan melemparkan batu dan botol air minuman ke arah petugas. Kondisi nyaris serupa terjadi di dua lokasi tersebut. Di Kantor Gubenur, pagar kantor Gubernur digoncang mahasiswa, aparat terus menahaan.
Banyak dari mahasiswa terkena pukulan aparat kepolisian. Namun, infromasi menyebutkan pihak kepolisian pun juga mengalami luka.
Wakapolda Riau, Brigjen Wahyu Widada membenarkan ada polisi terluka berasal dari Polda Riau dan Polresta Pekanbaru. "Polda tiga orang dan Polres 4 orang. Ada tujuh orang terluka," kata Wahyu.
Namun kata Wahyu, Adanya polisi yang terluka dalam pengamanan unjuk rasa adalah resiko tugas. "Nanti kita obati," katanya.
Wahyu juga mengatakan, bentrok juga mengakibatkan sejumlah mahasiswa dari Universitas Riau juga terluka dan dilarikan ke rumah sakit.
Demo mahasiswa tadi sore memang cukup ramai, terutama mahasiswa Unri. Jalan Sudirman mulai dari depan kantor walikota hingga ke Mapolda macet, kendaraan mahasiswa parkir di jalan.
Bentrok terjadi juga di depan kantor gubri. Bahkan pagar taman jalan Sudirman rusak karena ditumbangkan oleh massa.
Akibat unjuk rasa semakin rusuh, aparat kepolisian pun menyemprotkan air menggunakan water canon untuk menghalau massa. Polisi juga sempat menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.
Beberapa massa terlibat aksi lempar-lemparan botol minuman. Wakil Gubenur Riau, Edi Natar Nasution saat menemui massa dari Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Pekanbaru di halaman Kantor Gubernur Riau, Selasa sore.
Ia pun meminta mahasiswa untuk berempati atas musibah yang terjadi sore tadi, dimana ada mahasiswa dan polisi yang luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit. "Hati nurani kita bagaimana, kalau itu terjadi kepada keluarga kita. Harusnya kita pahami juga," pungkas Edi.[prt]
Komentar Anda :