Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Sosial Budaya
"Riau Dibakar, Bukan Terbakar" Warga Riau di Jakarta Demo Desak Jokowi Gerak Cepat Atasi Karhutla
Minggu, 15 September 2019 - 12:02:41 WIB

SULUHRIAU- Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang berujung kabut asap pekat dihampir seluruh wilayah provinsi Riau menuai kecaman dari berbagai pihak. Apalagi Karhutla dan kabut asap bukan perkara baru terjadi di Bumi Lancang Kuning.

Sejumlah elemen masyarakat melancarkan aksi dan protes terhadap pemerintah yang dinilai lamban menangani karhutla di Riau, sehingga kabut asap tebal tak terelakkan.

Minggu, (15/9/2019) pagi ratusan pelajar, mahasiswa dan masyarakat Riau di Jakarta menggelar aksi protes terhadap lambannya pemerintah dalam menanggulangi bencana asap di Bumi Melayu.

Dengan mengenakan masker,  massa tersebut membentangkan sejumlah spanduk dan poster protes di acara Car Free Day (CFD) di Bundaran HI. Dalam spanduk tersebut tertulis "Riau Dibakar, Buka Terbakar".


Spanduk lainnya juga tertulis "Selamatkan Rakyat Riau Dari Bencana Asap, Kembalikan Hutan Kami".

Salah seorang koordinator aksi, Boby Irtanto, mengatakan bahwa aksi protes ini adalah bentuk kekecewaanya terhadap pemerintah pusat yang lambat dalam penanggulangan kebakaran hutan di Riau.

"Kita mendesak presiden untuk gerak cepat. Jangan menunggu warga Riau mati," tegasnya.

"Kabut asap yang menyelimuti Riau sudah mengakibatkan 39.000 orang lebih terserang ISPA, jangan dibiarkan terus bertambah," serunya.

Hal yang sama juga diungkapkan Hendri Marhadi. Ia mendesak agar Presiden Jokowi segera menetapkan status bencana nasional di Riau.

"Kita juga meminta agar pemerintah bertindak tegas terhadap perusahan korporasi yang selama ini menjadi biang Kerok kebakaran di Riau. Kita menuntut transparansi hukum untuk perusahaan yang telah ditetapkan menjadi tersangka oleh kepolisian," tegasnya.

Sontak saja aksi ini menjadi pusat perhatian masyarakat yang melintasi kawasan tersebut.

"Kami turut prihatin atas musibah atau bencana kabut asap di provinsi Riau. Walaupun kami hanya melihat di televisi, kami turut prihatin. Semoga tidak ada korban dan masyarakat Riau kembali menghirup udara bersih," ungkap Gemal, warga Jakarta.

Sebagaimana diketahui, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengungkap luas lahan dan hutan yang terbakar hingga akhir Agustus di seluruh Indonesia mencapai 328 ribu hektare. Kebakaran tersebut terjadi di Riau, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat serta Nuda Tenggara Timur.

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Raffles B. Panjaitan mengatakan, berdasarkan pemetaan melalui satelit dan kroscek di lapangan, Riau menjadi wilayah terparah terjadinya karhutla, khususnya lahan gambut.

"Provinsi paling luas terjadinya Karhutla itu adalah Riau. Setelah itu Kalteng dan Kalbar," ungkap Raffles, Sabtu (14/9/2019).

Dari data yang dihimpun sambung Raffles, luas areal terbakar hingga 31 Agustus, mencapai 49.266 hektare, dimana 40.553 hektare merupakan lahan gambut yang memicu terjadinya kabut asap parah. Sementara sisanya merupakan lahan mineral.

Selain Riau, kondisi terparah lainnya berada di Kalimantan Tengah dimana luas areal yang terbakar mencapai 44.769 hektare dimana 24.884 merupakan areal gambut dan 19.884 lahan mineral.

Kalimantan Barat juga terjadi kebakaran lahan yang cukup luas. Dimana 25.900 hektare hutan dan lahan terbakar. 10.025 hekatare merupakan lahan gambut dan 15 ribu lainnya mineral.

Sementara di Nusa Tenggara Timur, kebakaran lahan juga cukup luas. Menurutnya, kebakaran lahan mencapai 108 ribu hektate.

"Tetapi yang terbakar di NTT itu bukan gambut, hanya area padang ilalang yang tidak memicu kabut asap parah seperti lahan gambut," tuturnya.

Sumber: Cakaplah.com
Editor: Jandri
 





 
Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat