Kamis, 01 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Sosial Budaya
Gajah Liar Afrika Kini Dilarang Dikirim ke Kebun Binatang Seluruh Dunia
Rabu, 28 Agustus 2019 - 12:39:38 WIB
Foto: Getty Images

SULUHRIAU- Sidang Konvensi Perdagangan Internasional jenis-jenis hewan dan tumbuhan yang terancam punah (Cites) melarang ekspor gajah liar Afrika ke kebun binatang.

Pihak-pihak yang berkepentingan dalam perjanjian itu sepakat mengakhiri praktik penangkapan dan pengiriman gajah dari Zimbabwe, Afrika Selatan, Botswana dan Namibia.

Saat ini Zimbabwe tercatat sebagai pengekspor utama gajah Afrika yang telah mengirim lebih dari 100 anak gajah ke berbagai kebun binatang di dunia sejak 2012, menurut Humane Society International.

Keputusan pelarangan yang dibuat Selasa (27/08) di Jenewa, Swiss, ini semakin memperketat pembatasan perdagangan gajah.

A baby elephant is covered head to tail in soft brown mud in this photograph Bayi gajah sedang mandi lumpur di Nairobi, Kenya, pada Januari silam. (Getty Images)

Kini, gajah hanya bisa diambil dari alam liar dan ditempatkan di "fasilitas penangkaran" di dunia dalam kondisi tertentu - dan harus disetujui oleh komite anggota Cites.

Namun, Zimbabwe berkampanye keras menentang langkah tersebut, dan Uni Eropa pada awalnya menentangnya karena kekhawatiran akan variasi genetik di kebun binatang di seluruh dunia.

Namun kemudian Uni Eropa mengubah sikapnya setelah beberapa amandemen dibuat untuk memungkinkan perdagangan dalam keadaan tertentu, dan begitu jelas bahwa gajah yang sudah ada di kebun binatang dapat dipindahkan di antara mereka.

"Itu tidak berarti bahwa tidak ada gajah yang akan diambil dari alam liar dan dimasukkan ke dalam fasilitas penangkaran di luar negeri," kata Will Travers, presiden Born Free Foundation.

"Tapi itu akan memperketatnya sehingga pengiriman massal gajah ke kebun binatang di Timur Jauh, misalnya, tidak akan terjadi."

Humane Society International menyebut pihaknya "merayakan kemenangan penting".

"Meskipun Uni Eropa berkompromi dengan keputusan itu, kami merasa lega bahwa larangan ini dijalankan," kata Audrey Delsink, direktur margasatwa Afrika kelompok itu.

Dia mengatakan hewan-hewan yang sangat ramah merasa "sangat traumatis" ketika dipisah dari kelompoknya.

"Berbicara secara pribadi sebagai ahli biologi gajah, saya sangat gembira bahwa kita telah mendapatkan kemenangan ini untuk semua gajah yang sekarang akan dari penelantaran dan pemisahan dari keluarga mereka."

Dalam konvensi itu, beberapa negara Afrika mendorong pembukaan kembali perdagangan gading, dengan alasan bahwa stok yang ada - yang disita dari pemburu liar atau yang tersisa dari hewan yang sudah mati - bernilai setara dengan uang untuk konservasi.

Sumber:  BBC News Indonesia
Editor: Jandri





 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat