Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Sosial Budaya
Kolom
Membangun Idealisme Birokrasi
Senin, 05 Agustus 2019 - 09:50:04 WIB

BICARA idealisme saat ini mungkin akan menimbulkan berbagai interpretasi berbeda setiap orang yang memberikan pandangan. Tergantung dari mana dan apa latarbelakang mereka.

Maka tentu tidak heran idealisme dalam pandangan mahasiswa, pedagang, pengusaha, politisi dan pegawai negeri (birokrasi) mungkin berbeda pula.

Idealisme pada diri manusia mucul dari  proses interaksi yang cukup panjang melalui internalisasi nilai-nilai pada institusi pendidikan, diskusi-diskusi, seminar-seminar, dan lain-lain.
 
Internalisasi dilakukan secara sadar maupun tidak diawali dengan proses membaca, memahami, menghayati, dan melaksanakannya. Ketika nilai-nilai telah bersemayam dalam diri manusia maka sekuat tenaga akan menjabarkannya dalam perilaku sehari-hari.

Mereka yang dengan teguh memegang nilai-nilai luhur dan mengaplikasikanya dalam kehidupan sehari-hari dianggap sebagai orang yang idealis. (Baderi, ME; Masyarakat Peduli Kebijakan Publik).

Idealisme sebenarnya memang terdapat di berbagai aspek kehidupan, karena pengertian idealisme adalah suatu pemikiran, ide, dan logika yang menuju ke arah ideal. Siapa yang tidak ingin ideal ? kehidupan yang lebih baik ? jika idealisme mati maka kehidupan pun pasti mati.

Dalam tulisan ini penting ditegaskan, idealisme akan selalu ada. Termasuk dalam lingkup pegawai negeri sipil (PNS) yang menjalankan tugas pemerintahan yang mereka emban.

Pemerintahan melalui berbagai lembaga dan pembinaan PNS atau aparatur sipil negara (ASN) berusaha menciptakan idealisme birokrasi.

Dalam setiap institusi pemerintah dituntut untuk konsisten menjalankan regulasi-regulasi baik undang-undang, peraturan pemerintah, peraturan presiden dan lainnya.

ASN dituntut berpikir dan bertindak cepat, mudah dan praktis dalam memberikan pelayanan sesuai peraturan dan prosedur yang benar.
Kualitas pelayanan dapat dinilai dari kecepatan, ketepatan, kemudahan dan tidak berbelit-belit.

Kecepatan dalam mendapatkan pelayanan apapun tetap dalam kerangka kontrol birokrasi yang baik dan dewasa. Tidak mengada-ada dan memudah-mudahkan, ada diskriminasi dan menghambat dan moralitas yang baik dan terkendali.

Bukan pelayanan cepat diberikan kepada mereka yang telah memberikan uang pelicin (angpaow) atau sogokan atau kepada teman sejawat, saudara dekat, kelompoknya dan mediskriminasi orang-orang tertentu.
Tidak melanggar kode etik, peraturan dan ketentuan yang berlaku serta merugikan berbagai pihak.

Karena, masyarakat menginginkan birokrasi menjadi pendorong untuk berdnaya dengan mempermudah berbagai urusan, bukan kemudahan didasari pungli (pungutan liar) dengan berkedok biaya administrasi.

*) Penulis: Khairullah [Wartawan suluhriau.com]

[Sebagian Tulisan ini juga pernah dimuat di Majalah Bertuah Humas Pemko Pekanbaru]



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat