SULUHRIAU, Natuna- Jika tidak ada aral melintang, pada Idul Adha 1440 H/2019 ini, Ikatan Warga Kampar Natuna (IWKN) akan menyembelih 9 sapi qurban.
Penyebelihan hewan qurban ini setiap tahun dilaksanakan IWKN. Penyembelihan direncankan di Jl. Sukarno Hatta yang terletak di basis domisili warga Kampar di Natuna.
Selain kuponnya qurban dibagikan kepada warga Kampar di Natuna, juga warga membantu membagikan kupon ke rumah-rumah warga Natuna terdekat.
“Tahun ini, jumlah hewan qurban yang disembelih sebanyak delapan ekor sapi, terjadi meningkat dengan tahun sebelumnya,†ungkap ketua organisasi Warga Kampar, H. Ramlis saat dikonfirmasi media ini Senin, (29/7/2019)
H. Ramlis juga menambahkan, sesuai data, warga Kampar yang aktif sekitar 310 Kepala Keluarga (KK) , tetapi sebagian ada juga yang kurban di tempat lain. “Kita maklum, kalau mereka tidak bergabung berqurban ke persatuan warga Kampar,†katanya.
H. Ramlis berharap tahun depan ada peningkatan jumlah hewan qurban. “Saya saat ini sangat bersyukur dengan delapan ekor sapi hewan qurban, prediksi saya tahun ini qurban hanya enam ekor, tapi nyatanya prediksi saya meleset, dan bisa jadi masih bertambah karna masih ada waktu bagi yang ada niat untuk menunaikannya,†harapnya.
Ia juga mengajak masyarakat warga Kampar yang mapan dan mampu untuk berqurban, pada Idul Adha mendatang agar dapat mengeluarkan sebagian hartanya sebagai salah satu wujud menjalankan ibadah sesuai ajaran Islam.
Ketua IWKN, H. Ramlis memberikan apresiasi yang sangat besar terhadap warga Kampar yang ikut berqurban, juga kepada panitia qurban dengan meningkatnya pelaksanaan ibadah kurban tahun ini, yang dilaksanakan oleh masyarakat Kampar yang bermukim di Kabupaten Natuna.
Pada kesempatan yang sama salah seorang panitia qurba IWKN, Lukman Hakim ungkapkan bahwa ada sekitar 56 warga yang telah terdaftar ikut serta berkurban tahun ini yang ada di organisasi IWKN.
Lukman juga mengatakan bahwa dengan semangat Idul Adha berqurban, bisa memotivasi seluruh warga Kampar yang ada di Kabupaten Natuna, saling berbagi dan peduli dengan sesama warga Kampar dan masyarakat yang membutuhkannya.
“Alhamdulillah antusias warga Kampar masih tinggi. Hal ini tentu akan lebih memperat tali kekeluargaan antara warga Kampar dan masyarakat Natuna secara keseluruhan,†kata Lukman.
(helim)
Komentar Anda :