Pagi, Kabut Asap Selimuti Kota Pekanbaru
Minggu, 28 Juli 2019 - 07:12:40 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Kabut asap imbas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau, pagi ini. Bau asap tercium menyengat oleh warga yang hendak menjalankan salat subuh.
Kabut asap terlihat di kawasan Panam, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Minggu (28/7/2019), pukul 08.00 WIB. Kabut asap terlihat jika memandang ke arah gedung Kantor Dinas PU Riau di Jalan SM Amin dari jarak 1 Km.
Begitu juga di Jalan Subrantas. Kabut asap yang menyelimuti kawasan kota ini tampak lebih jelas jika dibandingkan hari sebelumnya.
"Asapnya memang tipis tapi sangat jelas kelihatannya. Tadi bangun mau salat subuh ke masjid, buka pintu rumah bau asap menyengat," kata Ilham Saputra warga Jl Purwodadi saat berbincang dengan detikcom.
Walau asap menyelimuti kota, warga tetap berolahraga seperti biasa. Warga nampak ramai berolahraga di areal Stadion Utama, Kecamatan Tampan.
Ada warga yang joging, ada yang senam jantung dan bersepeda. Kawasan ini setiap akhir pekan memang selalu ramai dikunjungi warga.
"Memang terasa bau asapnya, tapi mau bagaimana lagi. Kan asapnya belum pekat, masih bisalah kita berolahraga," kata Surya Abdullah (34) saat ditemui di lokasi.
Seperti diketahui, kebakaran lahan saat ini terjadi di Kabupaten Siak dan Pelalawan. Di Kabupaten Siak, sudah sepekan api tak kunjung padam. Puluhan hektare lahan gambut di kabupaten tersebut terbakar.
Tim Satgas Darat dan Udara telah berupaya memadamkan api. Satgas Karhutla, lewat tim udara, melakukan water bombing dengan helikopter.
Titik panas di provinsi Riau semakin banyak. Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru, hari ini terdeteksi 61 hotspot yang tersebar di sejumlah daerah.
Forecaster Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru, Mia Vadilla, mengatakan 61 titik panas tersebut memiliki level konfidence diatas 50 persen semua.
"Titik panas yang terpantau di Riau tersebar di 10 wilayah. Dengan jumlah terbanyak itu di Pelalawan, yakni 28 titik," ujar Mia.
Sementara di Bengkalis terdeteksi 7 titik, Meranti, Kampar dan Kuansing masing-masing satu titik. Sedangkan di Rohil 2 titik, Rohul 3 titik, Siak 8 titik, Inhil 6 titik dan Inhu 4 titik.
"Dari jumlah tersebut, 30 titik diantaranya dipastikan adalah kebakaran hutan dan lahan. Karena memiliki level konfidence di atas 70 persen," cakapnya.
Titik api tersebut tersebar di 6 wilayah, yakni Bengkalis 2 titik, Kuansing 1 titik, Pelalawan 20 titik, Rohul 3 titik, Siak 2 titik dan Inhu 2 titik.
"Kita terus mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang memicu terjadinya kebakaram hutan dan lahan," imbaunya.
Lanjut Mia, untuk prakiraan cuaca hari ini ada potensi hujan ringan hingga sedang pada siang dan malam hari.
"Siang hingga sore hari potensi hujan ringan hingga sedang tidak merata terjadi di wilayah Bengkalis, Meranti,sebagian Siak, sebagian Kota Pekanbaru dan sebagian Pelalawan," ujarnya.
Pada malam hari potensi hujan ringan hingga sedang terjadi di wilayah Siak dan Bengkalis. [dtc.ckl]
Komentar Anda :