SULUHRIAU, Natuna- Pelaksanaan Bursa Inovasi Desa Cluster l Pemkab Natuna tahun 2019 yang digelar di Gedung Sri Serindit Jl. Yos Sudarso, B Hitam, Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna, Sabtu,(20/7/2019) dinilai sukses dan meriah.
Kegiatan ini dibuka Wakil Bupati Natuna, Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti, MA.
Bursa Inovasi Desa (BID) dilaksanakan oleh Panitia Pelaksana Inovasi Desa yang dipilih dari Ketua Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) dari seluruh kecamatan di Kabupaten Natuna dengan bertemakan "Bersama Inovasi Desa Kita Wujudkan Desa Maju, Mandiri dan Sejahtera".
Tim Pelaksana Inovasi Desa merupakan program Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia (Kemendes PDTT RI) sebagai media belajar bagi desa untuk memperoleh informasi dan kegiatan inovasi yang dapat mendukung pembangunan desa.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Natuna mengajak kepala desa se-Kabupaten Natuna untuk melakukan inovasi sesuai dengan potensi desa masing-masing. Ditegaskan Wabup, BID bertujuan untuk membantu desa dalam meningkatkan kualitas pembangunan melalui pertukaran pengetahuan kegiatan yang inovatif, untuk memberi inspirasi dan alternatif pilihan bagi pembangunan desa.
"Intinya bahwa Bursa Inovasi Desa tersebut merupakan ajang pertukaran ide-ide kreatif dalam pembangunan desa, bukan ajang pameran dalam bentuk barang, yang dipamerkan adalah ide-ide kreatif yang lahir dan berkembang di desa-desa," ungkap Wabup.
Dengan demikian, melalui BID ini, orang nomor 2 di Natuna tersebut berharap mampu memicu munculnya inovasi desa yang sesuai dengan kondisi wilayah, potensi sumber daya alam dan ekonomi desa.
Kepala desa diharapkan untuk dapat mereplikasi atau meniru praktek cerdas/inovasi yang ditampilkan dalam Bursa Inovasi Desa ini sesuai dengan kondisi dan potensi desa.
Sementara itu ketua panitia pelaksana Abu Bakar, mengatakan dalam laporannya bahwa pelaksanaan bursa inovasi desa adalah bertujuan untuk meningkatkan mengembangkan kapasitas dan pelaksanaan pengembangan desa yang desa dalam perencanaan bersumber dari dana desa secara lebih berkualitas melalui pengelolaan inovasi desa, reflikasi dan atau adopsi kegiatan pemabangunan dan pemberdayaan masyarakat desa yang inovatif serta dukungan P2KTD.
Panitia pelaksana Bursa Inovasi Desa Cluster I Kabupaten Natuna tahun 2019 terdiri dari TPID 13 Kecamatan yang ada di Natuna kecuali serasan dan - serasan timur. Tim Pendamping Desa se-Kabbupaten Natuna Kelembagaan P2KTD yang terdiri Dari : Himpaudi, IDI, STAI dan BNI.
Sumber Anggaran Pelaksanaan Bursa Inovasi Desa Cluster I Kabupaten Natuna Tahun 2019 ini adalah: Bantuan Pemerintah Program Inovasi Desa atau yang bersumber dari APBN.
Abu Bakar juga ungkapkan bahwa Sumber Anggaran Pelaksanaan Bursa Inovasi Desa Cluster I Kabupaten Natuna Tahun 2019 ini adalah: - 60 kepala desa -60 Ketua BPD Perwakilan Kepala Dusun 1 orang setiap desa sebanyak 60 desa.
Ketua Tim Inovasi Kabupaten Natuna, Anrizal Zen, ST dalam kesempatan itu juga sampaikan bahwa dana Desa sangat bermanfaat bagi pembangunan Desa. Hasil evaluasi pemerintah terhadap pembangunan di Desa perlu adanya upaya transisi peningkatan, upaya untuk meningkatkan SDM.
"selama ini kita fokus kepada infrastruktur, tahun depan kita akan fokus kepada SDM dan peningkatan perekonomian masyarakat" ungkapnya.
Acara itu juga dihadiri beberapa OPD dan para Camat dilingkungan pemkab. Natuna dan peserta bursa inovas Cluster I, Kabupaten Natuna tahun 2019 serta tamu undangan lainnya.
(helim)
Komentar Anda :