Rabu, 30 September 2026 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti | Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi | Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai | RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
 
 
☰ Advertorial
Advertorial DPRD Meranti
Bahas Ranperda, Banggar DPRD Meranti Kunker ke Pemrov DIY Terkait Upaya Peningkatan Mutu LPP APBD
Rabu, 17 Juli 2019 - 12:24:30 WIB

SULUHRIAU, Meranti- Badan Anggaran (Banggar) DPRD kabupaten Kepulauan Meranti melakukan kunjunga kerja (kunker) ke Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Selasa, 18 Juni 2019.

Kunker dipimpim langsung Ketua DPRD Meranti Fauzi Hasan bersama rombongan yakni Wakil Ketua 1, Taufikurahman, Wakil Ketua 2, Muzamil Baharudin serta anggota Bangggar Taufik, Edi Mashudi, Mikwan, M Tartib,  Yekti, Darwin, Aziz dan Mundarsih.

Selain itu hadir juga Kepala BPKAD Meranti Bambang dan Kepala Bidang Akutansi Eko tampak hadir mendampingi Tim Banggar DPRD Meranti.

Kedatangan rombongan legislator Meranti ini disambut langsung oleh Sekretaris BPKAD DIY Anik. Fauzi Hasan menjelaskan maksud dan tujuan kunker mengapa memilih Pemprov DIY menjadi sasaran.

Menurut Fauzi, Pemrov DIY, Jawa Tengah ini sudah 9 kali menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) dengan opini wajar tampa pengecualian (WTP). Dan  saat ini DPRD tengah membahas  rencana Peraturan daerah (Ranperda) LPP APBD tahun anggaran 2018.

"Jadi kita ke daerah ini menginginkan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPP) APBD Kabupaten Meranti setiap tahunnya bagus. Jadi mutu LPP APBD lebih baik," katanya.

Dari hasil kunker ini, minimal ada 8 poin yang perlu dijadikan contoh dan perlu diadopsi untuk diterapkan di Pemkab Meranti agar setiap LPP APBD dan LHP BPK untuk keungan Meranti semakin membaik,"ungkap Fauzi Hasan.


8 Poin Penting Perlu Diadopsi

Adapun hasil kunker Banggar Ke daerah istimewa Yogyakarta ada 8 poin;

1. Banggar ingin belajar dari Provinsi DIY karna sudah mendapat 9 kali WTP (Wajar tanpa Pengucalian)  dari LHP BPK  RI. APBD di Yogyakarta lebih kurang sebesar R5,4 triliun tertinggi diperoleh masih dana pusat sekitar 47 % untuk dana keistimewaaan 1 triliun.

Gambar mungkin berisi: 12 orang, orang tersenyum, orang berdiri, orang duduk dan dalam ruangan

2. Terkait dengan regulasi raperda LPP APBD TA 2018 pada prinsipnya adalah sama, yaitu UU No 23 tahun 2014, UU no 17, PP 58 dan Permendagri 13, mungkin hanya pelaksanaannya yang berbeda yaitu bagaimana ingin mengsingkronkan antara eksekutif dan legislatif.


3. DI yogyakarta terkait dengan anggaran sudah menggunakan aplikasi yang sudah singkron dari mulai penggagarannya sampai pada laporan

4. Dalam rangka untuk meningkatkan kinerja menyerapkan anggaran disetiap OPD, setiap 3 bulan sekali Gubernur memberikan laporan keseluruh OPD dimana akan dilakukan Reward dan Punhisment 3 OPD terbaik dan 3 OPD terburuk.

5. Ditahun 2018 LAKIP  DI Yogyakarta sudah mendapatkan nilai A yang merupakan terbaik seindonesia.
 
6. Untuk DIY pembahasan Ranperda tentang LPP APBD TA masih dibahas oleh Pansus,  sementara Meranti sesuai dengan Tatib dibahas oleh badan anggaran.

7. Tahapan Ranperda LPP APBD TA 2018 di yogyakarta adalah:

A. Tanggal 28 Mei diserahkan di paripuran
b. Pembentukan Pansus LHP
c. Tanggal 11 Juni pembahasan Efektif terkait LHP BPK.
d.  Tanggal 12 Juni Pansus melakukan konsultasi Kekementrian dalam negri.
e.  Tanggal 13 Juni Finalisasi
f. Tanggal 14 Juni Laporan.

Sementara itu terhadap seluruh temuan Dari LHP BPK provinsi DIY sudah ditindak lanjut dan yang belum sudah dibuat surat oleh gubernur untuk diserahkan kepada OPD yang menjadi temuan.an

8. Yang menjadi Pegangan Pansus di dalam Pembahasan LPP APBD adalah Hasil dari LHP BPK sudah sejauh mana ditindaklanjuti oleh OPD terkait yang menjadi temuan karena memgingat batas waktu yang diberikan oleh BPK selama 60 hari, karna BPK akan terus melakukan pengawasan yang dilakukan oleh pihak inspektorat. [adv, tmy]



 
Berita Lainnya :
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  • Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
  • Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
  • Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    02 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    03 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    04 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    05 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    06 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    07 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    08 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    09 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    10 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    11 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    12 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    13 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    14 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    15 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    16 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    17 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    18 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    19 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
    20 Evaluasi Kebijakan Indikasi Geografis, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Nasional
    21 Catat Jadwalnya, Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di 6 Kelurahan Pekanbaru
    22 Isu West Papua Diungkit di Sidang PBB ke- 81, Ketua BKSAP DPR RI Kecam PM Solomon
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat