Senin, 17 Agustus 2026 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti | Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap | Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
 
 
☰ Religi
5 Sifat Jahiliyah Di Zaman Modern yang Sering Kita Lihat
Minggu, 14 Juli 2019 - 13:20:01 WIB
Ilustrasi [Foto: Int]

SULUHRIAU- Sebelum Islam menyebar, penduduk Mekkah dikenal sebagai kaum jahiliyah. Disebut jahiliyah karena sifat mereka yang terlalu banyak melakukan kemungkaran dan kebodohan. Seperti menyembah berhala, mengubur hidup-hidup anak perempuan dan melakukan kemaksiatan.

Namun setelah Islam tersebar luas, istilah jahiliyah tidak lagi digunakan karena penduduk Mekkah sudah berada di jalan yang benar. Namun istilah jahiliyah bukan menunjukkan waktu atau zaman, melainkan sifat seseorang.

Jahiliyah sendiri memiliki arti kebodohan. Secara garis besar, jahiliyah berarti melakukan kemungkaran padahal sudah tahu yang benar. Sudah jelas kalau Islam itu adalah agama yang benar, tapi masih banyak yang membangkang.

Meskipun pada zaman Nabi kejahiliyahan sudah diberantas, namun nyatanya sifat jahiliyah masih ada sampai sekarang, hanya saja dalam wajah yang berbeda. Berikut sifat-sifat jahiliyah di zaman modern yang sering kita lihat.


1. Terlalu cinta dunia ketimbang akhirat


Dunia itu sementara, sementara akhirat selama-lamanya. Tapi kebanyakan dari kita lebih mengutamakan urusan dunia ketimbang urusan akhirat. Kita lebih takut hidup miskin di dunia ketimbang takut masuk neraka nanti.

Terlalu mencintai dunia adalah salah satu kejahiliyahan dalam wujud halus. Orang yang terlalu cinta dunia bisa lupa akan urusan akhirat dan merasa hidupnya akan kekal. Padahal dia tahu akan mati dan akan menghadap Allah, tapi dia lebih memilih kebahagiaan dunia.

2. Mengaku Islam tapi masih suka melakukan kemusyrikan


Tak sedikit umat Muslim yang rajin melakukan ibadah tapi ia masih banyak melakukan kemusyrikan. Misalnya saja percaya jimat, memberikan sesajen kepada arwah leluhur, meminta-minta kepada kuburan, percaya dukun atau mengikuti tradisi leluhur yang bertentangan dengan tauhid.

Di samping percaya kepada Allah, mereka juga percaya kepada selain Allah. Mereka merasa sudah berada di jalan yang benar, padahal mereka berada di jalan yang sesat. Bukankah menyekutukan Allah adalah panglima dosa yang tidak terampuni?

3. Kemaksiatan di mana-mana

Salah satu tanda kebodohan di akhir zaman adalah membiarkan kemaksiatan merajalela. Meskipun sudah jelas kemaksiatan itu dilarang oleh Islam, tapi kemaksiatan dibiarkan begitu saja. Bahkan diberikan tempat atau fasilitas.

Buktinya saja di kota-kota besar hingga kota kecil sekarang banyak tempat khusus untuk mabuk-mabukan dan zinah seperti diskotik, karoke dan tempat prostitusi.

4. Senang kalau melakukan kemungkaran


Salah satu sifat orang jahiliyah adalah mereka bangga dengan kebodohannya. Mereka bangga dengan dosa-dosa yang dilakukannya, bahkan menyanjung dirinya sendiri di hadapan orang lain. Namun mereka merasa malu ketika harus melakukan kebaikan.

5. Menutup telinga dari kebenaran

Orang jahiliyah itu sudah tahu mana yang benar dan yang salah, tapi mereka lebih suka melakukan kesalahan. Ketika mereka mendengar tentang kebenaran, mereka menutup telinga dan ketika mereka mendengar kemungkaran, mereka membuka telinganya. Mereka tidak ingin kebenaran ditegakkan.

[Dikutip dari Viva.co.id]






 
Berita Lainnya :
  • Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
  • Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    02 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    03 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    04 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    05 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    06 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    07 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    08 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    09 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    10 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    11 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    12 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    13 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    14 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    15 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    16 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    17 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    18 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    19 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    20 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    21 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    22 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat