Rabu, 19 Agustus 2026 Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu | Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah | Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi | Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional | Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM | Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
 
 
☰ Peristiwa
Hari Pertama PPDB
Banyak Orantua Murid Keberatan dengan Sistem Zonasi PPDB
Senin, 01 Juli 2019 - 16:54:30 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Hari ini Senin (1/7/2019) merupakan hari pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pembelajaran (TP) 2019.

seperti diketahui, pemerintah dari pusat hingga daerah menerapkan sistem zonasi PPDB tersebut. Aturan ini merupakan dari Kementrrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Permen Dikbud No 20 tahun 2019, dan telah terjadi perubahan pada komposisinya.

Dari fenomena PPDB hari pertama di Pekanbaru, sejumlah orangtua murid tidak sepakat dengan dengan sistim zonasi ini. "Ini memberatkan anak-anak untuk mencari sekolah," kata Yona salah seorang orangtua murid yang ingin masukkan anaknya di SMPN 21.

Yona tidak sendirian, sejumlah orangtuan yang mendaftarkan anaknya ke sekolah lain juga mengeluhkan hal senada. 

Menyikapi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru Abdul Jamal Senin (1/7/2019) dikonfirmasi mengatakan, peraturan ini sudah pernah direvisi kembali oleh  pemerintah pusat.

"Zonasi tersebut sudah direvisi kembali, mengingat adanya permasalahan di pusat. Kini, khususnya Pekanbaru kita hanya dapat mengikutinya saja," kata Jamal.

Terhadap kurang diterima masyarakat dengan aturan baru zonasi dalam PPDB ini,  menurut Jamal sudah dilakukan perubahan pada komposisi peneriman.

Diantaranya zonasi untuk 80 persen, lalu siswa berprestasi mendapat jatah 15 persen. Pindahan 5 persen.

Adanya zonasi, kata Jamal supaya terjadi pemerataan murid terhadap seluruh sekolah negeri dan swasta. Artinya tidak adalagi sekolah yang difavoritkan dan non favorit. "Tujuan baik supaya warga bisa sekolah di dekat lokasi tinggalnya, otomatis terfavorit itu hilang," katanya.

Dikatakan, penerapan sekolah favorit sekarang jadi model madani, sudah diterapkan dua tahun lalu. Dimana dalam pelaksanaan kita sudah sediakan setiap kecamatan dibuat sekolah SD negeri dan SMP.

"Alat ukur harusnya lebih cerdas, seperti jarak rumah dengan sekolah dan dulu masuknya dengan nilai tinggi. Inikan sempat mendapat protes masyarakat juga, ini kata Jamal kembali direvisi. [han]




 
Berita Lainnya :
  • Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu
  • Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
  • Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi
  • Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
  • Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Gerebek Rumah di Bukit Payung, Polisi Kampar Amankan 4 Pengedar Sabu
    02 Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
    03 Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi
    04 Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
    05 Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
    06 Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
    07 Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus
    08 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    09 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    10 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    11 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    12 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    13 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    14 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    15 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    16 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    17 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    18 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    19 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    20 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    21 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    22 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat