Kamis, 01 Oktober 2026 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel | Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda | Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
 
 
☰ Sosial Budaya
Bertemu Prabowo, Ustadz Abdul Somad Lega Ungkap Bisikan Hasil 5 Kali Mimpi Ulama
Kamis, 11 April 2019 - 20:42:48 WIB

SULUHRIAU- Ustadz Abdul Somad (UAS) bertemu dengan capres Prabowo Subianto. Keduanya berbincang soal Pilpres 2019. Seperti apa?

Pertemuan dan perbincangan itu diunggah di Channel Youtube Indonesia AdilMakmur, Kamis (11/4/2019). Video pertemuan itu berdurasi 12.45 menit.

"Terima kasih ustadz bisa berjumpa dengan saya, saya mengikuti ustadz banyak keliling di Indonesia, apa yang ustadz lihat selama keliling Indonesia akhir-akhir ini?" kata Prabowo di awal perbincangan.

UAS lalu bercerita soal pengalamannya berceramah di berbagai daerah. Kata UAS, jemaah kerap menunjukkan salam dua jari.

"Saya susah kadang saat ceramah ini, 'mari kita dengar tausiah dari Almukarrom Abdul Somad', begitu saya naik, semua orang (simbol dua jari) ustadz, saya bilang, kalian kan punya jari 10 kenapa yang diangkat cuma dua? saya ucapkan itu untuk netralisir, karena ini kan ada Panwaslu Bawaslu, saya tidak ingin tabligh akbar itu jadi politis," kata UAS.

Prabowo juga meminta saran ke UAS apa yang harus dilakukannya. UAS berpesan agar Prabowo tabah dan kuat serta menyerahkan pada Allah.

"Jihad paling besar adalah jihad menjadi pemimpin," kata UAS.

"Ada lagi pesan-pesan atau harapan-harapan perjuangan kita?" tanya Prabowo lagi.

UAS mengatakan dia sejak awal selalu mengikuti Ijtima' Ulama. Ijtima' Ulama menjatuhkan pilihan ke Prabowo. Lalu, UAS juga mengamati dari jemaah-jemaah di setiap ceramah.

"Kemudian keliling kemana-kemana, umat, 'Prabowo Prabowo'. Tapi saya masih tetap, karena mata kita kan kadang tertipu, kita di tepi sungai kita lihat ada tongkat bengkok, tapi kita tarik ternyata lurus, mata menipu. Saya khawatir jangan-jangan saya tertipu oleh Pak Prabowo. Oleh sebab itu, saya cari ulama yang tidak masyhur, tidak populer. Tapi mata batinnya bersih," papar UAS.

UAS mengaku tidak bertanya soal pilihan kepada ulama tersebut dan membiarkan sang ulama membaca hatinya. Ulama yang tidak disebutkan namanya itu pun membisikkan nama Prabowo.

"Saya tidak mau tanya, saya biarkan dia baca hati saya, ngerti nggak dia, dan ketika datang saya dekatkan ke telinga, apa kata dia, 'saya bermimpi 5 kali ketemu dia', saya tanya siapa, kata dia 'Prabowo'. Kalau mimpi satu kali bisa jadi dari setan. Tapi lima kali dia mimpi ketemu bapak, signal," katanya.

Tidak berhenti di situ, UAS lalu ke ulama lainnya. Ulama kedua itu juga menyebut nama Prabowo. Begitu juga dengan ulama ketiga yang ditemui UAS.

"Jadi saya berpikir lama, ini kalau saya diamkan sampai pilpres, kenapa mereka cerita sama saya, tiap malam saya berpikir. Berarti harus disampaikan, kalau tidak ini seumur hidup akan jadi penyesalan 'Abdul Somad kenapa tidak kau ceritakan'.
Setelah pertemuan ini selesai, ku serahkan semuanya kepada Allah, apa yang terjadi sama saya saya serahkan ke Allah SWT, ya Allah yang penting sudah saya sammpikan, plong, malam ini saya bisa tidur lelap," ucapnya.

UAS juga punya dua pesan ke Prabowo jika menjadi Presiden RI. Pertama, UAS meminta agar jangan diundang ke Istana.

"Kalau bapak nanti memang duduk jadi presiden, terkait dengan saya pribadi, dua saja, pertama jangan bapak undang saya ke Istana, biarkan saya berdakwah masuk ke dalam hutan, karena saya dari sana. Saya orang kampung. Kedua, jangan bapak beri saya jabatan apapun,' ucapnya.

UAS mengatakan biarlah dia tetap menjadi penceramah. "Ini anugerah besar tapi juga ujian besar, saya berharap Allah menolong bapak dalam setiap gerak dan langkah," ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, anggota Dewan Pembina Gerindra Mulyadi mengatakan dukungan UAS sangat berpengaruh. Sebab, UAS merupakan ulama yang berpengaruh.

"Pengaruhnya sangat besar, saat ini UAS menjadi salah satu ulama berpengaruh baik di Indonesia maupun di dunia internasional,
dengan dukungan beliau secara langsung akan menjadi penguat keyakinan dan soliditas umat dalam memutuskan pilihan pada 02," kata Mulyadi.

Mulyadin mengatakan UAS merupakan sosok ulama yang didengar oleh banyak jemaah karena keilmuannya dan ke istikamahannya dalam berdakwah.

"Seperti dialog hari ini dengan Pak Prabowo, dengan sangat jelas beliau meminta dua hal: Jangan pernah mengundang ke Istana dan jangan memberi jabatan, di akhir dialog beliau memberikan dua cendera mata, parfum dan tasbih, simbol dua permintaan dan dua cendera mata akan sangat mudah dibaca bahwa beliau memang rekomendasi ke umat untuk bersama 02," pungkasnya.   

Sumber: detik.com | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
  • Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    02 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    03 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    04 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    05 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    06 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    07 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    08 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    09 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    10 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    11 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    12 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    13 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    14 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    15 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    16 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    17 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    18 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    19 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    20 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    21 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    22 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat