Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Pendidikan
Pelaksanaan UNBK Tahun Depan 100% di Semua Sekolah
Kamis, 04 April 2019 - 11:19:51 WIB

SULUHRIAU- Pemerintah menargetkan tahun depan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) akan dilaksanakan 100% di semua sekolah.

Pada tahun ini, persentase UNBK yang bisa dilaksanakan di seluruh Indonesia sudah mencapai 91%.

Sementara itu, yang belum melaksanakan UNBK berada di kawasan terpencil memerlukan pemenuhan fasilitas dan butuh penanganan khusus.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan, sisa 9% lagi siswa yang belum bisa menjadi peserta UNBK ini memang merupakan bab yang tersulit untuk ditangani.

Masalahnya, mereka berada di wilayah yang sulit terjangkau, di kepulauan hingga daerah terpencil. “Kemudian 9% ini memang bukan yang mudah. Ini yang paling sulit ini sehingga penyelesaiannya butuh biaya yang lebih tinggi, juga mungkin penangannya harus lebih spesifik dan tidak bisa digeneralisasi,” katanya seusai Sosialisasi dan Harmonisasi Bunda PAUD di Jakarta kemarin.

Mendikbud mengatakan bahwa tercatat ada 8.259.581 peserta UN. Dari jumlah tersebut, peserta UNBK sejumlah 7.507.116 siswa. Jumlah peserta UNBK meningkat 19% dari jumlah peserta UNBK tahun lalu.

Kemendikbud mengapresiasi peran serta pemerintah daerah dan masyarakat yang mendukung penyelenggaraan ujian nasional tahun ini. Mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini menjelaskan bahwa di lapangan memang masih banyak yang harus dibenahi.

Misalnya mengenai kekurangan sarana prasarana yang bisa ditanggulangi dengan meminjam ke sekolah lain, sesuai dengan jumlah kebutuhan siswa yang ada di sekolah itu. Proses pinjam meminjam ini bisa dilakukan untuk tahun hingga tahun depan.

Menurut Muhadjir, meski target pemenuhan UNBK hanya tersisa 9%, penanganannya ini sesulit untuk memenuhi sarana prasarana UNBK 50%. Hal ini karena ada sekolah yang berada di wilayah yang tidak terjangkau jaringan internet.

Kemendikbud pun harus berkomunikasi dan koordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi agar jaringan segera masuk lokasi dimaksud. Wilayah yang terpencil itu tidak hanya di daerah perbatasan. Guru Besar Universitas Negeri Malang ini mengaku pernah melakukan kunjungan ke suatu sekolah di area kepulauan di Jawa Timur.

Perjalanan ke sekolah itu membutuhkan waktu sampai 10 jam dengan menggunakan kapal. “Yang di sana itu tidak mungkin kita layani dengan waktu yang singkat untuk UN. Jangankan UN, untuk keperluan pendidikan membutuhkan penanganan yang khusus,” katanya.

Terkait dengan pelaksanaan UN di lapangan, Muhadjir mengaku telah mendapat laporan terkait kendala server yang terkena virus di Sumatera Utara. Namun, server sudah berhasil ditangani sehingga tidak mengganggu pelaksanaan UN secara signifikan.

Dia berharap pelaksanaan UN di daerah lain berjalan dengan lancar. Kalaupun ada kendala, Kemendikbud yakin penanganan akan segera dilakukan sehingga tidak mengganggu jalannya UN.

Wakil Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia Satriwan Salim mengatakan sudah empat tahun UNBK dilaksanakan, tapi tidak ada kebijakan atau bantuan peningkatan sarana yang signifikan. “Terbukti masih banyak sekolah yang harus pontang-panting mencari pinjaman meski dengan biaya transportasi yang cukup mahal, dan mengakibatkan persiapan UNBK menjadi lebih rumit dan tergesa-gesa,” katanya.

Selain itu, tahun ini standar pe laksanaan UNBK lebih tinggi dengan pengaturan sesi yang ketat. Hal ini cukup menyulitkan sekolah dengan jumlah komputernya terbatas untuk mengelola siswa. Dia menuturkan, karena sesi tidak bisa digeser, siswa yang misalnya terlambat datang di jadwal sesi 1 tidak bisa ikut ujian dan harus mengikuti susulan.
Selain itu, dalam aplikasi computer based test juga diwajibkan mengaktifkan Transfer Response yang merekam pekerjaan siswa per detik sebagai antisipasi kerusakan server.

Jika server rusak maka siswa nantinya dapat melanjutkan ujian dengan posisi terakhir sebelum server rusak atau tidak harus mengulang. “Meski fitur ini bagus tetapi cukup menyulitkan sekolah,” jelasnya.

Sumber: Okezone.com | Editor: Jandri






 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat