Kamis, 01 Oktober 2026 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi | Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif | Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru | Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual | Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat | Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
 
 
☰ Sosial Budaya
Soal Fatwa Kiamat Sudah Dekat, Ini Klarifikasi Pengasuh Ponpes
Kamis, 14 Maret 2019 - 22:34:59 WIB

SULUHRIAU- Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Falahil Mubtadiin di Dusun Pulosari, Desa Sukosari, Kasembon, Kabupaten Malang, Gus Muhammad Romli mengklarifikasi tentang tudingan dirinya mengajarkan faham menyimpang, serta mengeluarkan fatwa kiamat sudah dekat.

"Tarekat, banyak santri di sini. Kalau sudah Rajab, Sya'ban sampai Ramadan banyak jemaah tarekat yang datang dari luar Jawa. Ini sudah berjalan tiga tahun," kata Gus Romli, Kamis, 14 Maret 2019.

Gus Romli mengatakan di ponpesnya ada program triwulan. Program ini semacam mondok singkat selama tiga bulan. Kegiatan jemaah triwulan dilakukan setiap 3 bulan hingga Ramadan berakhir. Aktivitasnya mendekatkan diri kepada Allah.

"Ada program triwulan dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah dan menyongsong meteor bukan kiamat. Jadi awal dari 10 tanda besar kiamat itu diawali dari hantaman meteor, dalam hadis maka tunggulah dan intailah hari dimana langit akan datang dengan membawa asap yang nyata," ujar Gus Romli.

Gus Romli menuturkan, dia mengajak para jemaah untuk mewaspadai datangnya hari kiamat. Sebab, tanda-tanda hari kiamat, dikatakan Gus Romli, semakin jelas. Salah satunya adalah keringnya danau Tiberias di Israel. Untuk itu jemaah diajak untuk mendekatkan diri kepada Allah agar selamat dunia dan akhirat.


"Kalau diakses di internet keringnya sudah sangat parah dan sudah hampir kering dan diperkirakan oleh BMKG dunia 2022 atau 2023 kering total. Padahal kalau itu kering Dajal pasti muncul karena hadisnya sohih," ujar Gus Romli.

Selain itu, Gus Romli menuturkan salah satu hadis, di mana kemunculan Dajal akan diawali dengan tiga tahun kemarau panjang. Dalam hadis itu, menurut Gus Romli, dunia bakal dihadapi dengan krisis pangan dan air.

"Ada hadis lagi sebelum Dajal muncul ada tiga tahun kemarau itu ada hadisnya tidak ada makanan tidak ada minuman. Tahun pertama Allah menahan sepertiga hujan sepertiga tanaman. Tahun kedua, dua pertiga hujan dua pertiga tanaman. Tahun ketiga seratus persen hujan tidak menetes seratus persen tanaman tidak tumbuh," kata Gus Romli.

Berpegangan pada hadis itu, Gus Romli mengajak para jemaah dan santri untuk mendekatkan diri kepada Allah. Ia mengajak berzikir, melakukan tahlil dan tahmid agar jemaah dan santri diselamatkan oleh Allah dalam ajaran islam.

"Dalam sebuah hadis, sahabat bertanya, Ya Rasulluah kita makan apa, kalian orang mukmin tidak perlu khawatir makanannya adalah zikir, tahlil dan tahmid, ada hadisnya itu. Karena itulah kesimpulan kami, kalau 2022 Tiberias mengering kemudian diambil 3 berarti tahun 2019 ini, tapi ini sifatnya kan karena waspada saja," ujar Gus Romli.

Sumber: Viva.co.id | Editor: Jandri




 
Berita Lainnya :
  • Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
  • Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
  • Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
  • Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
  • Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    02 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    03 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    04 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    05 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Perubahan Posisi Pejabat
    06 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    07 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    08 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    09 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    10 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    11 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    12 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    13 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    14 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    15 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    16 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    17 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    18 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    19 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    20 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    21 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    22 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat