Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Sosial Budaya
Tanah Lapang Itu Bernama Lapangan Bukit, Konon Dulunya Icon Senapelan
Minggu, 03 Maret 2019 - 20:33:43 WIB
Csmat Senapelan Fabilla  Samdy usai main bola di Lapangan Bukit senapelan

SULUHRIAU, Pekanbaru- Jika kita melewati Jalan Panglima Undan Pekanbaru, tepatnya di sebelah Timur Kantor Camat Senapelan, ada terhampar luas tanah lapang.

Di sebelah Utara lapangan itu ada sedikit bangunan tribun penonton dengan sentuhan ornamen Selembayung Melayu. Tanah lapang itulah dinamakan Lapangan Bukit Senapelan-begitu warga Senapelan, Pekanbaru mengenalnya. Lapangan ini berada di wilayah Kelurahan Kampung Bandar. Dalam perjalanan waktu, lapangan itu juga disebut masyakarat sebagai Lapangan Bukit Putra Senapelan.

Sepintas lapangan itu terlihat biasa saja, bahkan kadang terlihat sampah-sampah  plastik berserakan di lapangan ini.

Baru-baru ini suluhriau.com sengaja lewat jalan di depan Lapangan Bukit tersebut. Ya, terlihat biasa saja, bahkan mengesankan jarang dimanfaatkan.
Namun, bukan berarti lapangan itu tidak digunakan, paling tidak ketika musim pilkada atau pesta demokrasi, lapangan itu digunakan untuk lokasi kampanye.

Bahkan, masa Pilgubri 2018 lalu, pasangan Syamsuar-Edy Natar Nasution-yang kini sudah resmi menjadi Gubernur Riau-Wakil Gubernur Riau menjadikan lapangan itu untuk salah satu titik deklarasi mereka.

Dulu masa Herman Abdullah maju sebagai calon Gubernur Riau, juga menjadikan lapangan itu salah satu lokasi untuk kampanye, dengan mendatangkan Grup Band Radja dan artis dangdut Iis Dahlia.

Tapi mungkin banyak masyarakat belum tahu sejarah Lapangan Bukit itu. Lapangan ini menurut Camat Senapelan, Fabilla Sandy, konon dulunya menjadi icon Pekanbaru.

Obet panggilan akrab Fabilla Sandy yang tak lain adalah putra Kampung Bandar Senapelan, lahir dan dibesarkan di wilayah itu. Dalam perjalanan hidup hingga masa remajanya, lapangan itu membawa kenangan tersendiri baginya. "Di lapangan itu  setiap sore kami bermain bola, dan klub bola kami lumayan terkenal," kenangnya.

Seperti dikatakan Obet, setahunya lapangan itu dulunya sebagai pusat kegiatan olah raga, yang tidak hanya olah raga nasional, tetapi berbagai permainan tradisional daerah ini, seperti main layang-layang, gasing, enggrang, patuk lele dan lain-lain.
 
Masih menurut Camat Fabilla, seperti informasi yang ia peroleh dari tetua Senapelan dan orang tertentu warga Senapelan, awalnya Lapangan Bukit ini lahannya merupakan hibah dari warga Senapelan untuk kegiatan masyarakat Kampung Bandar. "Datuk-datuk daerah ini dulunya menghibahkan lahan untuk lapangan ini, salah satunya Datuk Penghulu Ismail, sekitar tahun 1950-an, saat itu saya belum lahir," katanya.

Nah, seiring  waktu berjalan, Lapangan Bukit Putra Senapelan ini, diakui Obet pemanfaatannya kurang maksimal. Tidak lagi dilihat keceriaan anak-anak bermain bola setiap sore atau minggu pagi secara rutin di lapangan itu, dan jauh sekali untuk kegiatan permainan tradisional Melayu.

Menurut Obet, akhir-akhir ini Lapangan Bukit Senapelan hanya dimanfaatkan dua kali setahun, yakni untuk Shalat Idul Fitri dan Idul Adha.

Melihat fenomena ini, ia akan berusaha memaksimalkan fungsi lapangan tersebut. Namun diakuinya, ini tidak bisa Camat sendirian. Melainkan perlu sinergi dengan pihak terkait dan stakeholder yang ada.
Sehingga lapangan itu bisa tidak dimanfaatkan maksimal.

"Di tengah saat ini sudah sulitnya mencari tanah lapang untuk mendorong kegiatan olahraga, kita ada lapangan justru kurang dimanfaatkan. Saya siap menghidupkan kembali eksistensi lapangan ini yang sudah mati suri. Namun tidak bisa sendiri. Saya ingin mengajak semua pihak termasuk masyarakat untuk bersama mengangkat kembalikan eksistensi lapangan ini," katanya akhir pekan ini.

Terlepas Lapangan Bukit, wilayah Senapelan memiliki banyak peninggalan sejarah
yang perlu digali. Mungkin cagar budaya atau situs- situs bersejarah lainnya yang ada di wilayah Senapelan ini untuk ditempatkan kembali di posisinya. "Kalau bicara ini tentu perlu melibatkan OPD lain, seperti Dinas Kebudayaan Pariwisata dan lainnya serta dukungan anggaran," pungkas Fabilla. (Chr)



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat