Hindari Dampak Sosial,
Komisi I DPRD Minta IOM Tindaklanjuti Pemindahan Imigran Satria
Senin, 25 Februari 2019 - 18:06:54 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Komisi I DPRD Pekanbaru meminta International Organization for Migration (IOM) atau Organisasi Internasional untuk Migrasi segera menindaklanjuti saran pemerintahan daerah dan pihak terkait untuk pemindahan imigran di penampungan Satria Jl Cik Ditiro Pekanbaru.
Hal itu ditegaskan Wakil Ketua Komisi I DPRD Pekanbaru, Ferry Sandra Pardede Senin (25/1/2019). Menurutnya, sesuai informasi rapat antara Pemko Pekanbaru dalam hal ini Badan Kesbangpol dengan pihak terkait semua pihak sudah sepakat agar imigran di penampungan Satria itu dipindahkan pasca perkelahian antar mereka yang dilihat warga sekitar. "Inikan menyangkut sosial, jangan nanti berulang-ulang kejadian serupa karena teledor," katanya.
"Kita khawatir ada hal-hal yang di luar jangkauan pemantauan kita menyebabkan Imigran itu berkelahi sesama mereka, nah jangan gara-gara itu masyarakat sekitar dampaknya," kata Politisi Hanura ini.
Anggota DPRD tiga periode ini menegaskan agar IOM mengambil tindakan tegas, kalau hambatan soal birokrasi atau yang lain mestinya segera diselesaikan.
Apalagi kalau memang Kepala Daerah sudah menyetujui penampungan lain selain Satria diperuntukkan bagi imigran. "Tolonglah, nanti terjadi masalah daerah ini akan disorot PBB karena ini dibawa penanganan UNHCR juga," pungkasnya.
Sementara itu, diberitakan sebelumnya, rapat upaya pemindahan imigran Afganistan dari penampungan Cik Ditiro ke Orchid Jl Tambusai, berjalan alot. Rapat yang dilaksanan Kamis (21/2/2019) dihadiri Imigrasi, Rudenim, IOM, UNHCR, Polresta, Badan Kesbangpol M Yusuf dan Sekban Kesbangpol Pekanbaru Maisisco.
Rapat dipimpin oleh Kaban Kesbangpol Pekanbaru M Yusuf. Rapat ini terkait tindaklanjut perkelahian imigran di penampungan Satria.
Dari rapat ini, Kesbangpol, Imigrasi, Rudenim, Kesbangpol, UNHCR sudah setuju pemindahan imigran itu ke penampungan baru.
IOM belum bisa memutuskan karena birokrasi yang harus mendapat persetujuan dulu dari kantor pusat IOM di Jakarta, karena yang hadir rapat perwakilan IOM Pekanbaru dan Medan yakni Ahmad Reza dan Erlinda.
"Kami akan membicarakan hal ini lebih dulu, bukan tidak sepakat dengan pendapat rapat ini," katanya.
Apalagi disebutkan IOM, penampingan Orchid untuk penampungan imigran di Marina.
Pihak ini mendesak dengan alasan agar suasana kondusif dan penampungan Satria juga aman, masyarakat sekitar juga nyaman.
Namun karena IOM bergeming, maka rapat mengeluarkan kesimpulan, bahwa segera masing-masing pihak melaporkan permaslahan ini ke pihak IOM pusat dan pihak terkait untuk memberitahu hasil rapat tersebut dan diberikan solusinya.
"Kita tidak bisa memaksakan juga, kalau IOM belum bisa menyetujuinya, lalu kita pindahkan imigran ke lokasi baru, seandainya nanti ada kendala, akan menjadi masalah baru lagi. Maka kita kirim surat ke pihak IOM pusat,"pungkas Yusuf. [prt]
Komentar Anda :