Badan Kesabangpol Gelar Sosialisasi Pemilu Pemula, Siswa Tanyakan Soal Kotak Suara dari Kardus
Selasa, 12 Februari 2019 - 23:14:05 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pekanbaru, menggelar sosialisasi pemilu pemula kepada ratusan siswa sekolah lanjutan atas (SLTA) Pekanbaru.
Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Dafam, Selasa (12/2/2019). Acara dibuka Kepala Badan Kesbangpol Pekanbaru, M Yusuf didampingi Sekban Kesbangpol Meisisco dan Kabid Politik dan Hubungan Antar Lembaga Zulnawirawan.
Para peserta terdiri dari Siswa SMAN 1, 8, 9, 11, MAN 1, SMKN 1, 2, SMA Santa Maria, SMA Annur, SMA Kalam Kudus, SMA Handyani, SMA Al-Azahar, SMA Syifabudi, SMK Labor dan Mas Alkautsar.
Kepala Badan Kesbang Pekanbaru M Yusuf mengatakan, tujuan kegiatan ini upaya meningkatkan partisipasi pemilih pemula pemilu 2019. Sebab, selama ini tingkat pemilih pemula masih rendah. "Kegiatan ini diharapkan bisa meningkatkan partisipasi pemula," katanya.
Sementara itu, Kabid Politik dan Hubungan Antar Lembaga Zulnawirawan mengatakan, kegiatan ini akan dilakukan di beberapa titik lokasi di wilayah kecamatan, untuk mudah terjangkau oleh siswa- siswi yang sekolahnya terdekat dengan kegiatan. "Target kita akan ada 750 pemilih pemula untuk mendapat sosialisasi ini," katanya.
Pemateri dihadirkan, Komisioner KPU Pekanbaru, Yelli Nofiza, dengan materi terkait lembaga negara, kemudian dari perguruan tinggi Tyastinof.
Sementara itu, peserta dari kalangan siswa ini sangat antusias bertanya kepada nara sumber sesuai pemaparan materi masing- masing.
Siswa mempertanyakan antara lain, kenapa kotak suara yang dipakai dari kardus. Kemudian pemilih pemula ini juga bertanya mengapa orang gila ikut memilih.
Mejawab pertanyaan pemilih pemula ini, nara sumber yakni Komisioner KPU Yelli mengatakan, kalau soal kotak suara dari kardus yang mungkin dalam persepsi masyarakat dianggap banyak kelemahan, menurut Yelli, kota suara seng juga punya
kelemahan, kalau air masuk ke kotak suara tersebut juga akan berakibat basah dan bisa juga rusak.
Sedangkan, soal orang gila ikut memilih, kata nara sumber kepada yang bertanya, jangan dibayangkan orang gila yang ada di jalan-jalan itu, melainkan mereka pernah gangguan jiwa tapi dilakukan penanganan dan sembuh.
Pada intinya, pemilu 2019 ini harus sukses, salah satunya tingkat partisipasi pemilih tinggi. (Chr).
Komentar Anda :