Pemenang Lomba Mancing Hadiah Mobil Diganti Rp5 Juta Datangi Polres, Kapolres: Saya Juga Kaget!
Kamis, 31 Januari 2019 - 20:30:00 WIB
SULUHRIAU, Meranti- Pemenang Lomba Memancing Mania Nusantara 34 Provinsi di Perairan Selat Air Hitam yang diselenggarakan Laskar Melayu Riau (LMB) yang seharusnya mendapat hadiah mobil, namun diganti dengan uang Rp5 juta, mendatangi Kantor Polres Kepulauan Meranti.
Adalah Safari alias Fahri (39), didampingi keluarga dan tokoh masyarakat serta Pj Kepala Desa (Kades) Batang Meranti Jauzir, datang ke kantor Polres Kabupaten Kepulauan Meranti untuk bertemu lansung kapolres AKBP La Ode Proyek.
Mereka meminta untuk dilakukan mediasi atas persoalan yang tidak terelisasinya hadiah lomba juara I mancing oleh panitia yakni 1 unit mobil. Fahri datang ke kantor Polres, karena setelah dilakukan upaya penyelesaian, juga belum ada hasil.
Kedatangan rombongan Safari disambut langsung oleh Kapolres Kabupaten Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek. "Saya sebenarnya juga sempat kaget mendengar adanya kejadian seperti itu, karena saya juga sempat hadir dan bahkan saya menyerahkan hadiah (reflika kunci mobil-red) kepada pemenang didampingi pada saat itu," katanya saat menemui rombongan Fahri.
Bahkan sambung Kapolres, ia meminta kepada pantia sama-sama memberikan hadiah, ini untuk meyakinkan. Sehingga tidak dia sendiri kata Kapolres memberikan hadiah, dan ini juga sebagai rasa tanggungjawab, apalagi sebelumnya sudah angkat sumpah.
"Saya sempat menayakan kepada Safari apakah sudah mempunyai SIM, dan sempat menyaranka kepada Safari jika ada apa-apa segera laporkan kesaya termasuk menawarkan untuk belajar mengemudi," terangnya.
Dikatakan Kapolres, ia juga mencari informasi terkait hal ini, dan sempat menelepon salah satu warga, karena Kapolres mengaku ingin tahu masalahnya seperti apa.
BACA JUGA: Pemenang Lomba Mancing Harusnya Dapat Mobil Diganti Uang Rp5 Juta, Bagaimana Ceritanya?
"Pada saat itu saya ada di sana dan saya tidak dapat informasi itu. Maka saya juga mau memanggil kalian. Kita harapkan ada mediasi ataupun proses hukum agar terungkap kebenarannya, siapa yang bermain atas kejadian ini," tegasnya.
Jika kasus ini dilaporkan, pihaknya kata Kapolres akan akan melakukan penyelidikan dan semuanya yang bersangkutan akan diperiksa.
Sementara itu, dalam kesempatan itu juga, pihak Safari berserta keluarga menyatakan sikap siap untuk membuat laporan, dan Kapolres juga menegaskan kepada Kapolsek Tebing Tinggi mengawal pekara ini. (tmy)
Komentar Anda :