Fabila Sandy, SE, MAP
'Budak' Senapelan 'Balik' Kampung
Kamis, 31 Januari 2019 - 06:45:43 WIB
SULUHRIAU, Pekanbaru- Di kalangan pegawai negeri sipil (PNS) Pemko Pekanbaru, nama Fabila Sandy yang akrab disapa Obet sudah tidak asing lagi.
Pria tampan dengan kulit sawo matang ini, selain mudah bergaul, juga peka dan mengerti terhadap suatu persoalan. Itulah salah satu daya tarik ketika banyak orang dan PNS atau aparatur sipil negara (ASN) berkomunikasi dengannya.
Pria kelahiran Kelurahan Kampung Bandar, Kecamatan Senepelan- Pekanbaru 1974 ini, memiliki komitmen tinggi terhadap pekerjaan yang diembannya. Tak heran bila ia sudah malang melintang di banyak satuan kerja (Satker) tempat ia bertugas.
Di awali karirnya menjadi staf biasa belasan tahun silam, lalu dipercaya Walikota saat itu dijabat Herman Abdullah, MM di bagian Umum dan cukup lama disitu melayani kepentingan semua pihak, terutama apa yang dimau Kepala Daerah sebagai pimpinan.
Karirnya tetap berlanjut, Obet lantas mendapat kepercayaan menjabat jabatan strategis berhubungan dengan pelayanan masyarakat di Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) kini Bapenda. Bertungkus lumus dengan tugas dan amanah diberikan.
Perjalanan karirnya tidak berhenti di situ, dengan tekad dan semangat kerjanya, Obet semasa Walikota Pekanbaru Firdaus, MT dipercaya beberpa jabatan, seperti Sekretaris (Sekdis) Koperasi UMKM, lalu tak lama disitu diperpecaya pula sebagai Sekretaris di Dinas Perdagangan dan Perindustrian.
Nah, tepat pada tanggal 25 Januari 2019 lalu, pria yang lahir dan menghabiskan masa kecil, remaja dan bahkan dewasa di Lapangan Bukit Senapelan ini dipercaya menjabat Camat di Kecamatan Senapelan.
Ya, Camat yang merupakan kepala wilayah membawi sejumlah kelurahan. Ujung tombak keberhasilan pemerintah daerah.
Fabila Sandy dengan gaya bahasanya saat berbincang dengan media ini, Rabu (30/1/2019) mengatakan, dirinya dipercaya dan di diangkat sebagai Camat Senapelan, merupakan anugrah. Karena ini memang kampungnya. "Jadi istilahnya Budak Melayu Balik kampunglah," katanya setengah bergurau.
Sedikit ia merevew, bahwa masa-masanya dihabiskan di Senapelan bersama orangtua, dan entah ini 'Rekayasa Tuhan' pada tahun 2013 dia pindah tinggal di Wilayah Tampan, sedangkan ibundanya baru tanggal 2 Januari 2019 lalu pindah ke Jalan Paus.
"Nah, sekarang saya justru balik memimpin wilayah dan masyarakat yang tak lain warga saya sendiri," katanya.
Ini kata Obet, diantara tanggungjawab dan seni bekerja baginya. Lantaran ia mengetahui betul karekter dan psikologi sosial warga Senapelan. "Saya hanya minta dukungan warga dan berdoa, semoga Allah memudahkan tugas ini, itu saja," katanya.
Bercerita soal program, Obet mengatakan, Kecamatan Senapelan bukan Kecamatan baru, semua tentu sudah ada sistem kerja, hanya saja mana yang kurang akan dibenahi.
Namun satu hal yang ditekankan, seperti pesan Walikota katanya, agar bisa lebih baik membangun daerah.
Lalu, tekad Obet, sehubungan dia manjabat Camat di tahun politik, dan sekitar 76 hari lagi atau tepatnya 17 April 2019 nanti, akan dilansungkan pemiluhan umum DPRD kanbupaten/kota, DPRD Provinsi, DPD RI, DPR RI dan Pilres, maka ia bertekad bagaimana tingkat kepemilihan warga di wilayah Senapelan bisa tinggi. "Karena selama ini tingkat kepemilihan masih rendah. Ini bagian dari ujian dalam jabatan saya," katanya.
Tentu saja upaya yang kita lakukan bisa saja di luar ekpektasi. Namun kata Obet ia yakin, "Usaha tidak menghinati hasil".
Selamat bertugas pak camat, semoga sukses memimpin kampung sendiri. [khr]
Komentar Anda :