Pemenang Lomba Mancing Harusnya Dapat Mobil Diganti Uang Rp5 Juta, Bagaimana Ceritanya?
Rabu, 30 Januari 2019 - 08:52:13 WIB
SULUHRIAU, Meranti- Safari (39) Warga Desa Batang Meranti, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, tentunya seharusnya sudah merasakan empuk jok dan dinginnya kabin sebuah mobil merk toyota setelah ia ditetapkan sebagai memenangkan lomba mancing.
Namun, apa nyana, dia hanya bisa melihat dan memegang replika kunci mobil yang diserahkan secara simbolis oleh Kapolres Meranti AKBP La Ode Proyek usai lomba mancing diselenggarakan oleh Laskar Melayu Bersatu (LMB) dalam rangka HUT ke-3 di selatanjang, Sabtu (26/1/2019) lalu.
Cerita yang berkembang di masyarakat mengapa, Safari atau yang juga disapa Fahri tidak jadi mendapat mobil dari hadiah kemenangannya memancing itu, karena pihak panitia menganggap ia berbuat curang, dimana ikan tangkapan yang ditimbang dan melebihi berat dari peserta lain bukan dari hasil pancingan melainkan tangkapan jaring.
Sehingga, ketika Safari diarahkan untuk menemui panitia penyelenggara di salah satu hotel di Kota Selatpanjang untuk membicarakan terkait hadiah mobil itu, Fahri mengaku dituduh dan diminta mengaku bahwa ikan yang mengantarkan dirinnya juara I lomba mancing mania tersebut bukan hasil pancing. Ia dikabarkan digertak akan dipolisikan atas dugaan kecurangan tersebut.
Lantas, Fahri tak bisa berbuat banyak, ia mengaku dalam ketakutan, sehingga mobil yang semestinya sudah di depan mata, dalam keadaan terpaksa, ia hanya menuruti apa yang disampaikan pihak panitia dan harus menerima uang Rp5 juta sebagai pengganti hadiah utama tersebut.
Terkait peristiwa ini, Zaujar, Plt Kepala Desa Batang Meranti dikonfirmasi, mengatakan atas kejadian itu Sapari merasa trauma. "Kita sudah melakukan musyawarah dan menanyakan kronologis dari awal hingga terjadi seperti itu," kata Zaujar saat di jumpai media ini di salah satu warung kopi di Kota selatpanjang, Selasa (29/1/2019).
Pihak keluarga menyerahkan masalah ini ke desa dan meminta untuk menyelesaikan. "Sejauh ini kita masih berupaya membangun komunikasi dengan pihak panitia pelaksana untuk meminta kejelasan dan pertanggungjawaban seperti apa, Namun sampai saat ini pihak penitia belum dapat di hubungi.
Sementara itu, Ketua Panitiai Pelaksana Lomba Mencing Mania yang dikenal Atuk Bur Panglima, ketika di konfirmasi wartawan via ponsel enggan memberi keterangan.
"Saya lagi di jalan mau ke Jakarta, dan tidak bisa menerangkan lewat HP," ucapnya lalu memutuskan komunikasi.(Tmy)
Komentar Anda :