Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Sosial Budaya
Jangkrik Serbu Masjidil Haram, Warga Mekah: Ini Belum Pernah Terjadi!
Jumat, 11 Januari 2019 - 16:11:38 WIB

SULUHRIAU- Serbuan serangga dalam jumlah besar di kompleks Masjidil Haram di Mekah, Arab Saudi membuat warga setempat heran. Fenomena semacam ini disebut belum pernah terjadi sebelumnya.

Seperti dilansir Gulf Business dan The National, Jumat (11/1/2018), serbuan jangkrik hitam di Masjidil Haram membuat publik bertanya-tanya.

Sejumlah foto dan video yang beredar di media sosial menunjukkan kawanan jangkrik menempel di dinding, lantai hingga pada pakaian para jemaah di kompleks Masjidil Haram.

Para pengguna media sosial yang memakai tagar #jangkrik dalam bahasa Arab menyatakan rasa jijik pada pemandangan tak biasa itu. Mereka meminta penjelasan soal pemicu serbuan serangga ini.

"Pada Sabtu (5/1) malam, saya sedang salat di Masjidil Haram dan serangga ada di mana-mana, masjid dimasuki serangga-serangga, tidak hanya di halaman, tapi juga di sekitar Kakbah," tutur Abdulwhab Soro (64) kepada media Uni Emirat Arab, The National.

"Saya sudah tinggal di Mekah seumur hidup saya dan saya tidak pernah melihat sesuatu seperti ini sebelumnya," ucapnya.


Fenomena semacam ini juga membuat heran pakar satwa liar. Dr Jacky Judas yang menjabat sebagai manajer dan penasihat ilmiah untuk keberagaman hewan dan tumbuhan di Bumi pada WWF dan Emirates Nature, menyatakan fenomena ini merupakan yang pertama dilihatnya. Dr Judas menyebut dirinya terkejut saat melihat begitu banyak jangkrik hitam di satu lokasi.

"Ini merupakan kali pertama bagi saya untuk melihat spesies ini dalam jumlah besar. Saya tidak terkejut jika orang-orang mengatakan hal yang sama. Saya tidak pernah melihat spesies ini dalam jumlah sebanyak ini," ucapnya kepada The National.

Menurut Dr Judas, sumber dari fenomena ini bisa saja datang dari area-area bisnis di Semenanjung Arab yang membiakkan jangkrik untuk pakan burung.
Beberapa ekor jangkrik bisa saja kabur dari penangkaran dan menyebar ke Mekah. Dr Judas menyatakan dirinya sedang meneliti lebih lanjut spesies jangkrik yang menyerbu Masjidil Haram. Namun dia menyebut jangkrik itu bisa saja berkaitan dengan jangkrik spesies Gryllus campestris.

"Ini bisa jadi sebuah insiden di mana satu pengembangbiakan dalam penangkaran kabur dan menyebar dalam jumlah besar, atau mungkin juga ada kondisi khusus yang membantu perkembangan dan pembiakan spesies ini. Tapi saya tidak tahu apa itu," tandasnya.

Untuk menangani insiden ini, Emirat Provinsi Mekah mengerahkan 22 tim beranggotakan 138 petugas untuk membasmi jangkrik-jangkrik itu. Para petugas melakukan pembersihan juga pengasapan desinfeksi pada saluran-saluran air di kompleks Masjidil Haram juga di jalanan kota Mekah, yang disinyalir menjadi area reproduksi dan pembiakan serangga-serangga itu.

Editor: Jandri | Sumber: detik.com



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat