Selasa, 18 Agustus 2026 Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah | Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi | Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional | Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM | Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat | Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus
 
 
☰ Peristiwa
Sejumlah Tiang Kabel PLN di Meranti Tumbang Karena Angin Kencang
Senin, 24 Desember 2018 - 18:00:56 WIB

SULUHRIAU, Meranti- Diduga tidak mampu menahan beban kabel akibat di terjang angin kencang disertai hujan deras sejumlah tiang listrik milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Rayon cabang Selatpanjang di wilayah Tebing Tinggi Barat Kabupaten Kepulauan Meranti di kabarkan tumbang.

Robohnya tiang listrik tersebut tepatnya di wilayah Desa Kundur menuju Desa Tanjung peranap mengakibatkan pasokan listrik ke daerah tersebut terputus, Senin (24/12/2018).

Sap, salah seorang warga setempat mengatakan, sudah masuk hari ketiga listrik di Desa Tanjung Peranat dan Desa Mengkikip mati, Kabarnya ada sejumlah tiang listrik yang tumbang sega terbenam kedalam tanah  dan kabelnya terputus.

Memang tidak ada penghuni maupun pengendara yang melintas, karean di lokasi tergenang air dan tidak bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat, tapi sering masyarakat berkerja dan merawat kebunnya mengunakan perahu. 

Manajer PLN Area Rayon Selatpanjang melalui Bagian Jaringan Sugiyanto belum bisa memastikan penyebab putusnya aliran lisrtik dan menyebabkan padamnya listik untuk lebih kurang 4.000 pelanggan di dua desa tersebut.

"Kami sangat khawatir dengan kondisi padamnya feeder mengkikip, kita masih berusaha di lapangan, saat ini kita belum tau penyebabnya apa kah tiang listrik tumbang akibat tanah pijakannya longsor atau bagai mana," kata Sugiyanto kepada wartawan ini ketika dihubungi melalui via telelpon pribadinya, Minggu (23/12/2018).

"Tim kami belum bisa masuk kelokasi karean kondisi di lokasi tidak bisa di lewati dengan kendaraan karena dilokasi banjirnya tinggi setinggi sanfat dalam setinggi pinggang orang dewasa, itu menjadi hambatan bagi kami, tapi kami tetap berupaya besok mengunakan perahu warga sekitar. Dan kita juga belum bisa memastikan berapa lama untuk memperbaikinyab,"

Kita berupaya secepat mungkin, untunk menghindar dari bahaya aliran listrik kita sudah putuskan arus di trapo di Desa Kundur,tutupnya. (tmy), Meranti- Diduga tidak mampu menahan beban kabel akibat di terjang angin kencang disertai hujan deras sejumlah tiang listrik milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Rayon cabang Selatpanjang di wilayah Tebing Tinggi Barat Kabupaten Kepulauan Meranti di kabarkan tumbang.

Robohnya tiang listrik tersebut tepatnya di wilayah Desa Kundur menuju Desa Tanjung peranap mengakibatkan pasokan listrik ke daerah tersebut terputus, Senin (24/12/2018).

Sap, salah seorang warga setempat mengatakan, sudah masuk hari ketiga listrik di Desa Tanjung Peranat dan Desa Mengkikip mati, Kabarnya ada sejumlah tiang listrik yang tumbang sega terbenam kedalam tanah  dan kabelnya terputus.

Memang tidak ada penghuni maupun pengendara yang melintas, karean di lokasi tergenang air dan tidak bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat, tapi sering masyarakat berkerja dan merawat kebunnya mengunakan perahu. 

Manajer PLN Area Rayon Selatpanjang melalui Bagian Jaringan Sugiyanto belum bisa memastikan penyebab putusnya aliran lisrtik dan menyebabkan padamnya listik untuk lebih kurang 4.000 pelanggan di dua desa tersebut.

"Kami sangat khawatir dengan kondisi padamnya feeder mengkikip, kita masih berusaha di lapangan, saat ini kita belum tau penyebabnya apa kah tiang listrik tumbang akibat tanah pijakannya longsor atau bagai mana," kata Sugiyanto kepada wartawan ini ketika dihubungi melalui via telelpon pribadinya, Minggu (23/12/2018).

"Tim kami belum bisa masuk kelokasi karean kondisi di lokasi tidak bisa di lewati dengan kendaraan karena dilokasi banjirnya tinggi setinggi sanfat dalam setinggi pinggang orang dewasa, itu menjadi hambatan bagi kami, tapi kami tetap berupaya besok mengunakan perahu warga sekitar. Dan kita juga belum bisa memastikan berapa lama untuk memperbaikinyab," katanya.

Kita berupaya secepat mungkin, untunk menghindar dari bahaya aliran listrik kita sudah putuskan arus di trapo di Desa Kundur,tutupnya. (tmy)



 
Berita Lainnya :
  • Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
  • Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi
  • Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
  • Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
  • Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Ketua RT/RW Diberi HP, Nanti Warga Urus Surat Sistim Digitalisasi, tak Perlu Bolak-balik ke Kantor Lurah
    02 Hadapi Potensi Bencana, BPBDPK Riau Rapatkan Barisan Damkar se-Provinsi
    03 Gibra Hazell Alvaro, Atlet Muda Riau Ukir Prestasi di Panggung Padel Internasional
    04 Gratis! Kemenkum Riau Gandeng BNI Daftarkan Hak Cipta Pelaku Kreatif dan UMKM
    05 Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
    06 Perkuat Akses Hukum, Kemenkum Riau Genjot Pendampingan JDIH ke Pemda, DPRD dan Kampus
    07 Mafirion: Agrinas Jangan Beri KSO kepada Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
    08 Dibalut Pakaian Adat Nusantara, Upacara HUT ke-81 RI di Pemko Pekanbaru Berlangsung Khidmat
    09 Di Balai Pauh Janggi, Kemenkum Riau Serahkan Remisi HUT ke-81 RI untuk Narapidana
    10 Peringati HUT ke-81 RI, Kemenkum Riau Tegaskan Komitmen Layani Rakyat dengan Integritas
    11 Obor Menyala di Tengah Hening, Forkopimda Kampar Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti
    12 Digerebek di Peron Sawit, Pengedar Sabu di Kampar Kiri Hilir Ditangkap
    13 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    14 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    15 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    16 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    17 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    18 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    19 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    20 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    21 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    22 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat